Komplikasi Diabetes

Komplikasi Diabetes

Komplikasi DiabetesKomplikasi Diabetes – Sangatlah penting bahwa setiap orang dengan diabetes menyadari dan mengetahui Komplikasi Diabetes yang dapat terjadi, agar mereka dapat mengetahui secara dini gejala awal dari setiap penyakit yang merupakan Komplikasi Diabetes sebelum berkembang menjadi penyakit yang lanjut. Komplikasi Diabetes melibatkan gangguan berbagai sistem tubuh. Begitu banyaknya Komplikasi Diabetes sehingga penyakt ini dijuluki sebagai “Mother of Diseases” alias “Induknya Penyakit”. Komplikasi Diabetes dapat terjadi selama rentang waktu yang berbeda, dari tanggal diagnosis, atau bertahun-tahun setelah diagnosis diabetes ditegakkan.

Diabetes tipe 2 dapat dengan mudah untuk diabaikan, terutama pada tahap awal ketika merasa baik-baik saja alias tidak bergejala. Tapi diabetes mempengaruhi organ utama, termasuk jantung, pembuluh darah, saraf, mata dan ginjal. Mengontrol kadar gula darah tetap dalam rentang normal dapat membantu mencegah Komplikasi Diabetes ini.

Meskipun Komplikasi Diabetes jangka panjang dari diabetes berkembang secara bertahap, mereka akhirnya dapat menonaktifkan atau bahkan mengancam jiwa. Beberapa komplikasi potensial dari diabetes meliputi:

  1. Jantung dan penyakit pembuluh darah

Diabetes secara dramatis meningkatkan risiko berbagai masalah kardiovaskular, termasuk penyakit arteri koroner dengan nyeri dada (angina), serangan jantung, stroke, penyempitan arteri (aterosklerosis) dan tekanan darah tinggi. Risiko stroke adalah dua sampai empat kali lebih tinggi pada penderita diabetes, dan tingkat kematian akibat penyakit jantung adalah 2-4 kali lebih tinggi untuk orang-orang dengan diabetes dibandingkan dengan orang tanpa penyakit ini, menurut American Heart Association.

  1. Kerusakan saraf

Kelebihan gula ini bisa melukai dinding pembuluh darah kecil (kapiler) akibatnya mempengaruhi saraf, terutama di kaki. Hal ini dapat menyebabkan kesemutan, mati rasa, terbakar atau nyeri yang biasanya dimulai di ujung jari-jari kaki atau jari dan secara bertahap menyebar ke atas. Gula darah yang Kurang terkontrol pada akhirnya dapat menyebabkan kehilangan semua rasa pada tungkai yang terkena. Kerusakan saraf yang mengendalikan pencernaan dapat menyebabkan masalah dengan mual, muntah, diare atau sembelit. Untuk pria, disfungsi ereksi mungkin menjadi masalah.

  1. Kerusakan ginjal

Ginjal mengandung jutaan cluster pembuluh darah kecil sebagai filter limbah dari darah. Diabetes dapat merusak sistem penyaringan halus ini. Kerusakan parah dapat menyebabkan gagal ginjal atau penyakit ginjal stadium akhir yang irreversible, yang memerlukan dialisis atau transplantasi ginjal.

  1. Kerusakan mata

Diabetes dapat merusak pembuluh darah retina (retinopati diabetik), berpotensi menyebabkan kebutaan. Diabetes juga meningkatkan risiko lainnya kondisi penglihatan yang serius, seperti katarak dan glaukoma.

  1. Kerusakan kaki

Kerusakan saraf di kaki atau aliran darah yang buruk ke kaki meningkatkan risiko berbagai Komplikasi Diabetes pada kaki. Jika tidak diobati, luka dan lecet dapat menjadi infeksi yang serius. Kerusakan parah mungkin memerlukan perawatan kaki, atau bahkan amputasi kaki.

  1. Kulit dan mulut

Diabetes dapat membuat Anda lebih rentan terhadap masalah kulit, termasuk infeksi bakteri dan jamur. Infeksi gusi juga dapat menjadi perhatian, terutama jika Anda memiliki riwayat kesehatan gigi yang buruk.

  1. Penyakit AlzheimerKomplikasi Diabetes

Diabetes tipe 2 dapat meningkatkan risiko penyakit Alzheimer dan Demensia Vaskular. Jadi apa hubungan diabetes dengan 2 kondisi ini? Masalah kardiovaskular yang disebabkan oleh diabetes dapat berkontribusi untuk terjadinya demensia dengan memblokir aliran darah ke otak atau menyebabkan stroke.

  1. Gangguan pendengaran

Diabetes juga dapat menyebabkan gangguan pendengaran. Itulah beberapa komplikasi diabetes yang utama, selalu kontrol gula darah anda dalam rentang normal agar komplikasi tersebut tidak terjadi.

 

 

Komplikasi Diabetes

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Dampak Negatif Diabetes

Dampak Negatif Diabetes

 

Dampak Negatif DiabetesDampak Negatif Diabetes – Diabetes merupakan penyakit yang memberikan ancaman yang serius bagi penderitanya. Dahulu penyakit ini diidentikkan dengan orang-orang yang telah memasuki usia lanjut. Namun, akibat pola hidup yang tidak sehat, penyakit diabetes kini bisa menjangkiti semua kalangan tanpa memandang batas usia. Penyakit diabetes sendiri merupakan penyebab kematian nomor 6 di dunia. Bahkan diperkirakan sebanyak 1,3 juta orang meninggal akibat penyakit ini. 4% di antaranya meninggal sebelum usia 70 tahun. Hal tersebut menunjukkan bahwa kasus diabetes dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia. Karena itulah, untuk mencegah penyakit tersebut, hendaknya kita melakukan tindakan pencegahan sejak dini.

 

Dampak Negatif Diabetes

Meningkatnya kadar gula dalam darah sekaligus akan meningkatkan resiko untuk memiliki penyakit diabetes. Berdasarkan penelitian, penyakit diabetes yang tidak segera ditangani akan menimbulkan dampak negatif dan juga komplikasi terhadap organ-organ di dalam tubuh penderitanya. Berikut beberapa Dampak Negatif Diabetes dan juga komplikasi akibat menderita penyakit diabetes:

 

  • Pembuluh darah akan mengalami kerusakan. Dampak Negatif Diabetes tersebut sekaligus akan meningkatkan resiko penyakit stroke dan juga penyakit kardiovaskuler lainnya. Kadar gula darah yang terlalu tinggi akan meningkatkan resiko kerusakan pembuluh darah arteri yang dapat memicu gangguan pada jantung.
  • Tingkat kepadatan tulang akan menurun. Dampak Negatif Diabetes kedua juga berakibat pada tingkat kepadatan tulang yang menurun sehingga resiko untuk terkena osteoporosis juga akan meningkat.Dampak Negatif Diabetes
  • Ginjal mudah mengalami kerusakan. Dampak Negatif Diabetes berikutnya yaitu semakin tinggi kadar gula dalam darah maka semakin berat pula kinerja yang harus dilakukan oleh ginjal. Akibatnya, ginjal akan lebih mudah mengalami kerusakan.
  • Kerusakan pembuluh darah mikro pada mata. Diabetes juga memicu kerusakan pembuluh darah mikro pada mata sehingga resiko gangguan penglihatan akan meningkat. Dampak Negatif Diabetes yang parah juga bisa menyebabkan kebutaan.
  • Diabetes akan memicu kerusakan saraf (neuropati). Dampak Negatif Diabetes itulah yang menyebabkan penderita diabetes sering mengalami kesemutan atau bahkan mati rasa pada kaki atau tangannya.
  • Lebih beresiko untuk mengalami infeksi kulit. Dampak Negatif Diabetes tersebut terjadi karena kerusakan jaringan sel kulit pada penderita diabetes tidak mudah disembuhkan. Hal tersebut akan menyebabkan ulkus/gangren yaitu luka yang susah untuk disembuhkan. Pada beberapa kasus, hal tersebut harus diatasi dengan metode amputasi.
  • Sistem kekebalan tubuh juga akan mengalami penurunan. Respon tubuh untuk memperbaiki jaringan yang mengalami kerusakan juga akan terganggu.
  • Kemandulan. Dampak Negatif Diabetes yang lainnya diabetes juga dapat menyebabkan kemandulan. Hal tersebut terjadi karena diabetes akan menyebabkan disfungsi ereksi pada pria.
  • Kadar gula yang terlalu tinggi akan menyebabkan aliran darah ke otak terganggu. Dampak Negatif Diabetes yang bisa ditimbulkan yaitu penderita diabetes akan lebih mudah pikun.
  • Kehilangan organ penting pada tubuh. Salah satu metode penyelesaian untuk mencegah penularan ulkus ke area tubuh yang lain, dokter sering mengambil langkah amputasi. Akibatnya, penderita diabetes akan kehilangan beberapa organ penting pada tubuhnya.

 

Demikian beberapa Dampak Negatif Diabetes sekaligus komplikasi yang disebabkan oleh penyakit diabetes. Sayangnya, penyakit diabetes tidak memandang usia seseorang dengan kata lain, siapa saja bisa beresiko untuk mengidap penyakit ini. Terutama bagi mereka yang tidak menerapkan pola hidup sehat. Menerapkan pola hidup sehat dengan rutin berolah raga dan juga mengontrol pola asupan makanan. Penuhi kebutuhan istirahat dengan tidur setidaknya 6 sampai 8 jam per hari. Penyakit diabetes merupakan penyakit yang bisa diderita oleh siapapun tanpa memandang usia. Karena itu, melakukan tindakan pencegahan sejak dini dapat menjadi metode paling efektif jika Anda tidak ingin terkena penyakit yang satu ini.

 

Dampak Negatif Diabetes

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mencegah Diabetes Sejak Dini

Cara Mencegah Diabetes Sejak Dini

 

Cara Mencegah Diabetes Sejak DiniCara Mencegah Diabetes Sejak Dini – Meningkatnya kadar gula darah secara drastis akan menyebabkan gangguan komplikasi pada tubuh. Penyakit yang pertama kali akan muncul ketika kadar gula darah melonjak tajam adalah penyakit diabetes. Pada umumnya, glukosa sangat dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber energi. Namun, kadar gula dalam darah yang terlalu tinggi justru berakibat buruk pada kinerja organ-organ tubuh kita.

 

Normalnya, kadar gula darah dalam kisaran yang wajar berada pada angka-angka tertentu. Setelah kita selesai makan, karbohidrat di dalam tubuh kita akan dipecah menjadi gula atau glukosa. Selanjutnya glukosa tersebut akan diserap oleh darah di dalam tubuh kita. Darah akan mengalirkan glukosa tersebut ke seluruh tubuh untuk menghasilkan energi. Namun, sebelum menjadi energi, terlebih dahulu glukosa harus melewati sebuah pintu agar bisa masuk ke sel-sel di tubuh kita. Hormon yang memiliki peranan untuk membukakan pintu tersebut adalah hormon insulin. Hormon insulin sendiri dihasilkan oleh pankreas.

 

Adapun kisaran gula darah yang normal adalah:

  • Sebelum makan sebesar 70 sampai 130 mg/dl.
  • Dua jam setelah makan kurang dari 180 mg/dl.
  • Jika tidak makan (puasa) setidaknya selama 8 jam maka kadar gula darah akan kurang dari 100 mg/dl.
  • Menjelang kita tidur kadar gula darah sebesar 100 sampai 140 mg/dl.

 

Namun, kebanyakan orang akan merasakan gejala dari penyakit diabetes setelah kadar gula darahnya melebihi angka 270 mg/dl. Untuk mencegah penyakit diabetes sejak dini sebenarnya Anda cukup melakukan beberapa Cara Mencegah Diabetes yang sederhana berikut ini :

 

  1. Jangan Melupakan Sarapan

Salah satu kebiasaan yang dapat memicu penyakit diabetes adalah jarang sarapan. Penting bagi Anda untuk tidak menyepelekan sarapan. Penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang sering sarapan memiliki kadar gula darah yang lebih rendah dibandingkan orang-orang yang jarang sarapan. Karena itu Cara Mencegah Diabetes yang baik adalah jangan melewatkan sarapan.

 

  1. Aktif Bergerak

Jarang melakukan aktivitas fisik atauCara Mencegah Diabetes Sejak Dini malas bergerak akan meningkatkan kadar gula dalam darah. Cara Mencegah Diabetes yang baik yaitu dengan aktif bergerak karena akan menurunkan kadar gula dalam darah sekaligus meningkatkan sensitivitas insulin. Jangan pernah menyepelekan aktivitas kecil seperti berjalan kaki. Penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang berjalan kaki setiap hari akan menurunkan resiko untuk terkena diabetes hingga 30%.

 

  1. Makanan Sehat

Asupan makanan yang berasal dari gandum utuh seperti oatmeal, sereal, dan roti gandum baik untuk mengontrol kadar gula dalam darah. Alasannya, beberapa jenis makanan tersebut mengandung jenis karbohidrat kompleks yang sulit untuk diubah menjadi glukosa. Mengkonsumsi beberapa jenis makanan tersebut juga akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama sehingga mencegah anda untuk mengkonsumsi lebih banyak makanan. Sementara itu Cara Mencegah Diabetes lainnya yaitu dengan mengkonsumsi biji-bijian yang terbukti mampu menurunkan resiko untuk terkena penyakit diabetes sebesar 30%. – Cara Mencegah Diabetes Sejak Dini

 

  1. Konsumsi Sayuran dan Buah

Semua orang pasti akan sependapat bahwa mengkonsumsi sayur dan buah memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Mengkonsumsi sayur dan buah akan meningkatkan metabolisme tubuh, termasuk tingkat gula darah. Selain itu Cara Mencegah Diabetes dengan mengkonsumsi sayur dan buah juga akan melancarkan aliran darah sehingga mencegah kerusakan pembuluh darah. – Cara Mencegah Diabetes Sejak Dini

 

  1. Hindari Minuman yang Manis

Beberapa jenis minuman yang manis, seperti minuman bersoda, teh manis, atau minuman manis lainnya tidak diragukan lagi dapat meningkatkan kadar glukosa dalam darah. Untuk meningkatkan metabolisme tubuh dan juga mengontrol kadar gula dalam darah sebaiknya Anda banyak mengkonsumsi air putih. Cara Mencegah Diabetes yaitu dengan mengonsumsi air putih setidaknya 8 gelas per hari.

 

  1. Hindari Stres

Stres dapat meningkatkan sejenis hormon di dalam tubuh yang dapat menaikkan kadar glukosa darah. Cara Mencegah Diabetes Sejak DiniCara Mencegah Diabetes yang baik adalah menghindari stres dalam bentuk apapun. Jika stres tidak dapat Anda hindari, Anda harus bisa mengelola stres itu dengan baik, seperti dengan relaksasi, refreshing, atau sekedar mendengarkan musik kesukaan di sela-sela aktivitas.

 

  1. Penuhi Kebutuhan Vitamin D

Vitamin D ternyata tidak hanya berguna untuk menjaga kesehatan tulang saja. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, vitamin D memiliki peranan untuk mengontrol kadar gula dalam darah. Karena itu Cara Mencegah Diabetes yang baik lainnya yaitu penuhilah kebutuhan vitamin D Anda melalui asupan makanan. Anda juga bisa memperoleh manfaat vitamin D dengan cara berjemur pada pagi hari sebelum jam 9 pagi.

 

  1. Tidur Cukup

Penuhilah kebutuhan istirahat Anda dengan tidur setidaknya 6 sampai 8 jam per hari. Kurang tidur akan menyebabkan proses metabolisme tubuh terganggu. Selain itu, kurang tidur juga akan merangsang rasa lapar sehingga menyebabkan Anda ingin mengkonsumsi lebih banyak makanan. Akibatnya, kadar gula darah akan mengalami peningkatan. Untuk itu Cara Mencegah Diabetes yang efektif adalah penuhi kebutuhan istirahat Anda agar tidak terkena diabetes.  – Cara Mencegah Diabetes Sejak Dini

 

  1. Berhenti Merokok

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, merokok akan meningkatkan resiko untuk terkena diabetes. Bahkan, merokok juga akan meningkatkan resiko untuk terkena kanker dan gangguan jantung. Karena itu Cara Mencegah Diabetes yang sangat baik yaitu dengan menghentikan kebiasaan merokok Anda. Bila perlu, hindari lingkungan asap rokok karena asap rokok akan menimbulkan dampak yang sama buruknya dengan merokok.

 

  1. Hindari Makanan Berlemak

Makanan yang kaya akan kandungan lemak seperti gorengan merupakan makanan yang memberikan kontribusi besar terhadap kenaikan berat badan dan juga resiko untuk terkena penyakit diabetes. Cara Mencegah Diabetes yang terakhir yaitu menghindari gorengan atau berbagai jenis makanan dengan kandungan lemak jahat yang tinggi. Gantilah kebutuhan lemak Anda dengan mengkonsumsi minyak ikan, minyak zaitun, minyak almond, atau berbagai jenis sumber lemak yang baik bagi kesehatan tubuh.

 

Itulah beberapa Cara Mencegah Diabetes Sejak Dini yang bisa Anda lakukan. Semoga bermanfaat…

 

Cara Mencegah Diabetes Sejak Dini

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mengatasi Diabetes Melitus

Cara Mengatasi Diabetes MelitusCara Mengatasi Diabetes Melitus

Berikut ini merupakan beberapa Cara Mengatasi Diabetes Melitus, diantaranya yaitu :

 

  • Menurunkan berat badan

Cara Mengatasi Diabetes Melitus yang pertama yaitu dengan melakukan upaya penurunan berat badan sebanyak 5 kg dapat membantu menurunkan resiko diabetes secara signifikan, sedangkan bagi yang mengalami obesitas dapat terhindar dari resiko diabetes setelah menurunkan berat badan sekitar 5% dari berat tubuhnya walaupun tanpa melakukan olahraga. – Cara Mengatasi Diabetes Melitus

 

  • Konsumsilah jenis makanan pembuka yang baik dan sehat

Cara Mengatasi Diabetes MelitusCara Mengatasi Diabetes Melitus yang kedua menurut dari hasil studi yang dilakukan oleh Arizona State University mengugkapkan bahwa seseorang yang menderita penyakit diabetes jika mengkonsumsi 2 sendok makan cuka sebelum mengkonsumsi makanan berat akan memiliki kadar gula darah lebih rendah dibanding dengan  yang tidak mengkonsumsi. Hal ini dikarenakan, cuka memiliki kandungan asam asetat yang dapat bermanfaat untuk menonaktifkan enzim yang berperan dalam memproses pati. Cara Mengatasi Diabetes Melitus ini dapat membantu dalam memperlambat proses pencernaan karbohidrat.

 

  • Lakukan olahraga ringan setiap hari

Menjalankan olahraga ringan secara rutin setiap hari merupakan Cara Mengatasi Diabetes Melitus yang sangat efektif agar dapat membantu menurunkan berat badan anda, karena menurut penelitian yang dilakukan di firlandia mengungkapkan bahwa seseorang yang selalu rutin menjalankan olahraga ringan seperti berjalan kaki  selama 30 menit setiap harinya dapat membantu menurunkan resiko terkena diabetes sekitar 80%. Cara Mengatasi Diabetes Melitus dengan cara ini sangatlah efektif dilakukan sehari – hari.

 

  • Minum kopi

Cara Mengatasi Diabetes Melitus lainnya yaitu dengan meminum kopi. Minum kopi ternyata sangat bermanfaat dalam menurunkan resiko diabetes, karena dalam hasil penelitian yang dilakukan oleh para ilmuan dari Harvad School of Public Health selama 18 tahun pada 126,210 pria dan wanita mengungkapkan bahwa pecinta kopi sangat beresiko kecil terhadap penyakit diabetes. Seseorang yang meminum kopi lebih dari 6 cangkir setiap harinya dapat menurunkan resiko diabetes sekitar 29-55%. Sedangkan meminum kopi sebanyak 4-5 cangkir setiap harinya dapat menurunkan resiko diabetes sekitar 29%, namun bagi seseorang yang hanya meminum kopi sekitar 2-3 cangkir kopi setiap harinya hanya dapat menurunkan resiko sebagian kecilnya saja. Untuk itu, Cara Mengatasi Diabetes Melitus dengan melanjutkan minum kopi yang rendah gula setiap harinya agar anda dapat terhindar dari resiko diabetes.

 

  • Menghindari mengkonsumsi makanan siap saji

Dari hasil studi yang dilakukan oleh para ahli Cara Mengatasi Diabetes Melitusdi University of Minnesota dengan melakukan penelitian pada 3000 orang yang berusia 18 sampai 30 tahun, penelitian dilakukan selama 15 tahun mengungkapkan bahwa pada saat awal dilakukan penelitian para relawan memiliki berat badan yang normal. Namun setelah mengkonsumsi makanan siap saji minimal 2 kali dalam seminggu, mereka mengalami peningkatan berat badan yang signifikan, serta dapat memicu peningkatan resistensi insulin 2 kali lipat lebih banyak. Kedua faktor inilah yang dapat memicu seseorang terkena diabetes tipe 2. Maka dari itu, Cara Mengatasi Diabetes Melitus yang baik yaitu dengan menghindari konsumsi makanan siap saji dan konsumsilah makanan yang kita masak sendiri dirumah.

 

  • Hindari mengkonsumsi daging merah

Menghindari konsumsi daging merah juga merupakan salah satu Cara Mengatasi Diabetes Melitus. Bagi seorang wanita yang sering menyantap daging merah minimal 5 kali dalam seminggu, mereka dapat beresiko mengalami diabetes tipe 2 sekitar 29% lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang menikmatinya kurang dari seminggu sekali. Hal ini diungkapkan oleh para ahli yang melakukan penelitian di Brigham and Woman`s Hospital pada 37,000 pasien wanita. – Cara Mengatasi Diabetes Melitus

 

  • Maniskan hidup dengan kayu manis

Kayu manis merupakan rempah-rempah alami yang sangat bermanfaat dalam menurunkan kadar gula dalam darah, Cara Mengatasi Diabetes Melitus ini terbukti dari hasil studi yang dilakukan di jerman dengan meneliti lebih dari 65 orang dewasa yang positif mengidap penyakit diabetes tipe 2. Setelah itu, para peneliti memberikan kapsul yang di dalamnya terdapat kandungan bubuk kayu manis sekitar 1 gram dan diberikan sebanyak 3 kali sehari. Hal ini disebabkan karena kandungan yang terdapat pada kayu manis mampu mengaktifkan enzim dalam menstimulasi reseptor insulin. Selain itu, manfaat kayu manis juga dapat menurunkan kadar kolesterol dan triglyceride, lemak darah yang dapat memicu penyakit diabetes. – Cara Mengatasi Diabetes Melitus

 

  • Hindari stres

Ternyata sering mengalami stres yang berat dapat memicu peningkatan gula darah. Hal ini dikarenakan, jika sel di dalam tubuh kita mengalami resistensi terhadap insulin, maka hal ini dapat menyebabkan terjadinya penumpukan gula di dalam darah dan dapat memicu terjadinya penyakit diabetes kronis. Namun ada kabar baik, ternyata Cara Mengatasi Diabetes Melitus dengan melakukan latihan relaksasi ringan dan melakukan pengendalian stres dapat membantu mencegah terjadinya peningkatan gula dalam darah.

 

  • Istirahat yang cukup

Biasakanlah melakukan tidur di malam hari dengan waktu yang cukup minimal 6 jam sampai 8 jam setiap harinya, ini dikarenakan tidur minimal 6 jam setiap harinya dapat menurunkan resiko diabetes hingga 2 kali lipat, sedangkan tidur sekitar 8 jam dapat menurunkan resiko diabetes hingga 3 kali lipat. Cara Mengatasi Diabetes Melitus dengan tidur cukup ini dikarenakan, pada saat tidur, sistem saraf kita akan tetap waspada. Namun bagi seseorang yang sering melakukan aktivitas tidur kurang dari 5 jam setiap harinya dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah sekitar 2 kali lipat, kondisi seperti ini dapat mengganggu dalam mengontrol kadar gula dalam darah.

 

  • Jangan sering menyendiri

Seseorang yang sering menyendiri dan jarang bersosialisasi dengan orang-orang disekitar seperti teman, saudara, keluarga atau masyarakat sekitar dapat meningkatkan resiko terkena diabetes. Terutama pada wanita yang hidup sendiri dan jarang bergaul, mereka biasanya memiliki pola hidup dan pola makan yang tidak sehat seperti sering merokok, mengkonsumsi minuman alkohol dan melakukan pola hidup tidak sehat lainnya. Maka dari itu, Cara Mengatasi Diabetes Melitus yaitu dengan bersosisalisasi dengan orang lain.

Bagi anda yang selalu menyendiri, hilangkan kebiasaan tersebut dan banyak bergaul bersama orang-orang terdekat. Sedangkan bagi anda yang belum memiliki pasangan hidup, segera cari pasangan hidup agar pola hidup anda menjadi lebih baik dan teratur.

 

Cara Mengatasi Diabetes Melitus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mengindari Diabetes

Cara Mengindari Diabetes

Cara Mengindari DiabetesCara Mengindari Diabetes – Dengan gaya hidup yang serba sibuk, banyak orang yang tak sadar bahwa ada beberapa penyakit yang secara diam-diam mengintai kesehatan mereka. Diabetes, tekanan darah tinggi, stroke, dan serangan jantung adalah sejumlah penyakit yang muncul karena pola hidup yang tidak seimbang.

Diabetes adalah salah satu penyakit kritis yang dapat menimbulkan masalah kesehatan tingkat lanjut seperti penyakit kardiovaskular. Bahkan, para ahli kesehatan mengatakan bahwa prosentase orang yang berisiko terkena diabetes semakin meningkat di zaman modern seperti saat ini. Oleh karena itu, ada beberapa kebiasaan dan gaya hidup penyebab diabetes yang harus dihindari.

Diabetes terbagi menjadi dua jenis: tipe 1 dan tipe 2. Pada diabetes tipe 1, tubuh berhenti memproduksi insulin secara total. Sedangkan diabetes tipe 2 tubuh masih bisa memproduksi insulin namun dalam jumlah yang tidak memadai.

Cara Mengindari Diabetes

Mengapa orang yang terkena penyakit diabetes? Selain karena kebiasaan atau gaya hidup sehari-hari, diabetes juga bisa disebabkan oleh faktor keturunan. Jika keluarga Anda ada yang mengidap diabetes, Anda juga memiliki risiko untuk terkena diabetes pula.

Selain faktor keturunan, diabetes juga dapat dipicu oleh gaya hidup buruk, seperti merokok, mengkonsumsi minuman berakohol, kurang berolahraga, dan lain sebagainya. Maka dari itu, satu-satunya cara paling ampuh untuk mencegah penyakit ini adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat. Berikut beberapa Cara Mengindari Diabetes :

  1. Membatasi asupan karbohidrat

Cara Mengindari Diabetes adalah dengan membatasi jumlah asupan karbohidrat. Karbohidrat memang menjadi sumber energi yang tinggi, namun Anda juga dapat memilih sumber alternative lainnya seperti kacang-kacangan, buah-buahan, dll dengan jumlah yang tepat. Sebagai contoh jika Anda ingin mengkonsumsi kentang saat makan malam, maka cobalah untuk menghindari nasi.

  1. Menjaga berat badan

Cara Mengindari Diabetes lainnya agar tidak terkena diabetes adalah dengan menjaga berat badan. Tahukah Anda bahwa obesitas adalah penyebab utama mengapa seseorang terjangkit penyakit diabetes. Jika Anda berhasil menjaga berat badan tetap ideal, risiko Anda terkena diabetes juga akan menurun.

  1. Olahraga rutin

Cara Mengindari Diabetes yang Cara Mengindari Diabetessangat simpel, yaitu dengan berolahraga secara teratur. Jika Anda berolahraga secara teratur maka berat badan Anda akan terjaga dan produksi insulin dalam tubuh Anda akan mencukupi. Selain itu, olahraga juga akan menjaga tekanan darah Anda tetap normal.

  1. Tidur cukup

Selain mencegah penuaan dini, tidur cukup juga mampu sebagai Cara Mengindari Diabetes. Para ahli kesehatan menyarankan tidur selama tujuh sampai delapan jam setiap hari sudah cukup untuk menjaga kadar gula darah Anda tetap terkendali.

  1. Kurangi stres

Jika Anda terbiasa mengalami stres, mungkin akan terasa sulit bagi Anda untuk menghindarinya. Ketika Anda mengalami stres tinggi, jantung Anda berdetak lebih cepat dan hormon stres mulai mengalir yang dapat menghambat produksi dan aktivitas insulin. Jadi, Cara Mengindari Diabetes yaitu cobalah untuk mengendalikan kadar stres Anda dengan melakukan yoga, meditasi atau sekadar jalan-jalan.

  1. Hindari merokok

Sudah menjadi rahasia umum jika merokok merupakan biang keladi dari berbagai penyakit, termasuk diabetes. Jika Anda seorang perokok, Cara Mengindari Diabetes yang paling baik dengan cobalah untuk berhenti merokok demi menghindari komplikasi penyakit yang kelak ditimbulkan seperti diabetes.

  1. Kurangi asupan garam

Hambar. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan makanan tanpa bumbu garam. Namun Anda harus berhati-hati dalam mengkonsumsi garam. Garam mampu meningkatkan tekanan darah Anda sehingga dapat menghasilkan peningkatan gula darah Anda. Cara Mengindari Diabetes dengan hal ini yaitu dengan mengurangi asupan garam.

  1. Hindari konsumsi alkohol

Cara Mengindari Diabetes yang lainnya juga dengan menghindari konsumsi alkohol. Sangat disarankan bagi Anda untuk menghindari alkohol. Pasalnya, alkohol memiliki kalori yang dapat memicu penambahan berat badan. Selain itu, alkohol juga tidak baik untuk kesehatan otak Anda.

  1. Periksa luka

Cara Mengindari Diabetes dengan memeriksa luka sangat dibutuhkan oleh orang yang pernah menderita diabetes. Pasien diabetes memiliki risiko terkena infeksi dan sangat sulit disembuhkan jika terluka. Oleh karenanya, luka kecil saja bisa berbahaya bagi penderita diabetes. Jangan pernah mengabaikan luka yang tidak kunjung sembuh.

  1. Hati-hati dalam memilih makanan

Menghindari karbohidrat bukan satu-satunya solusi untuk mempertahankan tingkat gula darah Anda. Anda juga harus cerdas dalam memilih makanan. Cara Mengindari Diabetes yang benar yaitu pilihlah makanan yang mengandung asam lemak omega-3 dan hindari makanan olahan (junkfood) yang penuh lemak jenuh.

  1. Kontrol gula darah

Anda juga perlu untuk memonitor kadar gula darah Anda secara teratur untuk mencegah komplikasi yang ditimbulkan akibat diabetes. Selain itu, periksakan kondisi kesehatan Anda secara teratur.

  1. Berkonsultasi dengan dokter

Meski Anda tidak sedang sakit, melakukan medical check-up secara rutin juga dibutuhkan. Hal ini berguna untuk mendeteksi penyakit-penyakit tak kasat mata, seperti diabetes. Lakukan cek kesehatan setidaknya dua kali dalam setahun.

Itu tadi beberapa Cara Mengindari Diabetes. Selagi belum terlambat dan masih muda, terapkan kebiasaan dan gaya hidup sehat agar terhindar berbagai serangan penyakit, seperti diabetes ketika Anda sudah lanjut usia.

Cara Mengindari Diabetes

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Faktor Resiko Penyakit Diabetes

Faktor Resiko Penyakit Diabetes

 

Faktor Resiko Penyakit Diabetes – PFaktor Resiko Penyakit Diabetesenyakit diabetes atau kencing manis adalah penyakit yang paling umum diderita masyarakat luas. Ada banyak penyebab penyakit diabetes melitus, mulai dari faktor keturunan hingga faktor gaya hidup. Penyebab penyakit ini juga bisa dilandaskan pada tipenya. Tiap jenis memiliki pemicu yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Sebenarnya, ada tiga tipe diabetes mellitus, yakni DM tipe 1, DM tipe 2, dan diabetes gestasional. Namun, tipe 1 dan tipe 2 adalah yang paling sering terjadi, sedangkan tipe 3 hanya terjadi pada wanita hamil dan tidak semua wanita hamil mengalami masalah ini.

Faktor Resiko Penyakit Diabetes ini ada dua faktor yang mempengaruhi yaitu faktor yang dapat dimodifikasi dan faktor resiko yang tidak dapat dimodifikasi. Dibawah ini adalah penjelasan apa saja yang termasuk dalam Faktor Resiko Penyakit Diabetes.

Faktor Resiko Penyakit Diabetes yang dapat dimodifikasi diantaranya yaitu :

  • Obesitas (kegemukan)

Analisis yang dilakukan di Jakarta melihat adanya korelasi yang bermakna antara obesitas dengan kadar gula darah. Obesitas secara tersendiri tidak sampai menimbulkan diabetes, walaupun hal ini jelas dapat menaikkan kadar gula darah seseorang.

Mekanisme hubungan antara obesitas sebagai Faktor Resiko Penyakit Diabetes, sampai saat ini masih belum diketahui secara jelas benar. Yang sudah diketahui adalah bahwasannya diabetes melitus mempunyai etiologi multifaktorial dengan obesitas sebagai salah satu faktornya.

  • Merokok

Faktor Resiko Penyakit Diabetes yang dapat dimodifikasi kedua yaitu merokok. Merokok merupakan salah satu masalah kesehatanFaktor Resiko Penyakit Diabetes masyarakat di Indonesia karena merokok dapat menimbulkan kematian. Bila pada tahun 2000 hampir 4 juta orang meninggal akibat merokok, maka pada tahun 2010 akan meningkat menjadi 7 dari 10 orang yang akan meninggal karena merokok.

Di Indonesia, 70% penduduknya adalah perokok aktif. Dilihat dari sisi rumah tangga, 57 persennya memiliki anggota yang merokok yang hampir semuanya merokok di dalam rumah ketika bersama anggota keluarga lainnya. Artinya, hampir semua orang di Indonesia ini merupakan perokok pasif.

  • Stressor

Stres memang faktor yang dapat membuat seseorang menjadi rentan dan lemah, bukan hanya secara mental tetapi juga fisik. Penelitian terbaru membuktikan komponen kecemasan, depresi dan gangguan tidur malam hari adalah Faktor Resiko Penyakit Diabetes khususnya di kalangan pria.

Para ahli dari Karolinska Institute Swedia menemukan, pria yang memiliki tingkat stres psikologisnya tinggi tercatat memiliki risiko dua kali lipat menderita diabetes tipe-2 dibandingkan mereka yang tingkat stres psikologisnya rendah.

  • Hipertensi

Hipertensi juga merupakan Faktor Resiko Penyakit Diabetes yang dapat dimodifikasi. Di Amerika telah meneliti hubungan antara tekanan darah dengan diabetes tipe 2 dan menemukan bahwa wanita yang memiliki tekanan darah tinggi berisiko 3 kali terkena diabetes dibandingkan dengan wanita yang memiliki tekanan darah rendah. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa wanita yang memiliki hipertensi, berisiko 3 kali lipat menjadi diabetes dibandingkan dengan wanita yang memiliki tekanan darah optimal.

 

Faktor Resiko Penyakit Diabetes yang tidak dapat dimodifikasi diantaranya yaitu :

  • Umur di atas 45 tahun keatas
  • Faktor keturunan
  • Ras
  • Riwayat menderita diabetes gestasional
  • Mempunyai riwayat melahirkan bayi dengan berat lebih dari 4,5 kg
  • Jenis kelamin

 

Demikian tadi sahabat sedikit mengenai Faktor Resiko Penyakit Diabetes dan semoga bisa berguna serta memberikan manfaat.

Dengan kita lebih mengenal akan faktor-faktor yang meningkatkan resiko diabetes melitus ini kita diharapkan lebih waspada dan berhati-hati terhadap penyakit ini dan tentunya pencegahan akan selalu lebih baik daripada pengobatan.

 

Faktor Resiko Penyakit Diabetes

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kentang Peningkat Risiko Diabetes

Kentang Peningkat Risiko Diabetes

Kentang Peningkat Risiko Diabetes

Kentang Peningkat Risiko Diabetes – Diabetes atau dapat disebut dengan kencing manis atau penyakit gula darah. Salah satu jenis penyakit kronis yang mempunyai tanda awal berupa meningkatnya kadar gula di dalam darah akibat adanya gangguan sistem metabolisme di dalam tubuh. Diabetes ini tidak dapat disembuhkan namun kadar gula darah dapat dikontrol.
Mengonsumsi kentang dapat meningkatkan risiko diabetes tipe-2 dan mengganti kentang dengan biji-bijian dapat menurunkan risiko diabetes tipe-2, demikian menurut sebuah penelitian yang diterbitkan secara online pada 17 Desember.

“Kentang dianggap salah satu jenis sayuran oleh Pedoman Makan Sehat yang dikeluarkan oleh pemerintah Amerika Serikat. Namun menurut saya, seharusnya kentang tidak dianggap sebagai komponen kunci dari diet yang sehat. Kentang harus dianggap sebagai sumber karbohidrat seperti biji-bijian, dan bukan sayuran, ” kata Isao Muraki, MD, PhD, dari Osaka Center for Cancer and Cardiovascular Disease Prevention, Japan, dan Harvard TH Chan School of Public Health, Boston, Massachusetts.

“Kentang mengandung sejumlah besar tepung dan relatif rendah serat, vitamin, mineral dan polifenol, dibanding jenis sayuran lain,” tambah Muraki. Tingginya kandungan karbohidrat berkualitas rendah di dalam kentang yang menjadikan Kentang Peningkat Risiko Diabetes tipe-2. Selain itu, masih menurut Muraki, kentang yang dipanaskan menyebabkan kulitnya lebih mudah dicerna dan bisa menaikkan kadar gula darah dengan lebih cepat.   – Kentang Peningkat Risiko Diabetes

 

Kentang, Termasuk Jenis Sayuran atau Bukan?

Apakah kentang termasuk jenis sayuran atau bukan, telah menjadi bahan ‘perdebatan’ antara ilmuwan Amerika Serikat dan Inggris.

Panduan makan sehat yang dirilis oleh pemerintah AS, MyPlate, dan Review of Special Supplemental Nutrition Program for Women, Infant, and Children Food Packages yang dipublikasikan oleh Institute of Medicine, menyebutkan bahwa kentang adalah jenis sayuran yang sehat.   – Kentang Peningkat Risiko Diabetes

Sementara panduan nasional makan sehat yang dikeluarkan pemerintah Inggris, EatWell, mengategorikan kentang ke dalam kelompok yang sama dengan sereal. Inggris menyatakan, bahwa kentang bukan termasuk jenis sayur apapun.

Sebelum menanggapi perdebatan dua negara maju itu, ada baiknya kita melihat dulu hasil sebuah penelitian yang mengombinasikan data gabungan tiga studi besar.

Ketiga studi itu adalah Nurses’ Health Study (1984–2010) yang meneliti  70.773 wanita, Nurses’ Health Study II (1991–2011) yang meneliti  87.739 wanita dan Health Professionals Follow-Up Study (1986–2010) yang meneliti 40.669 pria. Semua relawan tidak menderita penyakit diabetes, kardiovaskular dan kanker di awal penelitian.

Peneliti menilai konsumsi kentang para relawan menggunakan kuesioner yang harus mereka isi.   – Kentang Peningkat Risiko Diabetes

 

Para peneliti juga mengevaluasi perubahan konsumsi kentang mereka dalam kurun waktu empat tahun, dan mengidentifikasi kemunculan diabetes tipe 2 dari laporan yang diberikan para relawan. Laporan-laporan itu kemudian divalidasi untuk membuktikan kebenarannya.  – Kentang Peningkat Risiko Diabetes

 

Kentang Peningkat Risiko Diabetes

Kentang Peningkat Risiko Diabetes dari hasil penelitian menunjukkan, bahwa peserta yang sering mengonsumsi kentang  (dipanggang, direbus, dihaluskan, atau digoreng), mengalami peningkatan risiko diabetes tipe 2  yang signifikan, lebih tinggi dibanding peserta lainnya.

Setelah dikurangi dengan faktor demografi, gaya hidup, dan faktor risiko dari makanan lain, didapat hasil sebagai berikut:

  1. Kentang Peningkat Risiko Diabetes yang di uji pada peserta yang makan kentang kurang dari dua sampai empat porsi per minggu memiliki peningkatan risiko diabetes tipe 2 sebanyak 7 %.
  2. Kentang Peningkat Risiko Diabetes yang di uji pada peserta yang makan kentang sebanyak tujuh porsi atau lebih per minggu memiliki peningkatan risiko sebesar 33 %.
  3. Kentang Peningkat Risiko Diabetes yang di uji pada peserta yang sering makan kentang goreng memiliki risiko diabetes tipe 2 yang lebih tinggi dari peserta yang makan kentang panggang, rebus, dan tumbuk.

 

“Konsumsi kentang yang berlebihan harus dikurangi, terutama bagi mereka yang berisiko tinggi diabetes dan resistensi insulin, Perbanyaklah  sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan kacang-kacangan, untuk mencegah diabetes tipe 2.” kata Dr Muraki

 

Kentang Peningkat Risiko Diabetes

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Diabetes Tipe 2

Penyebab Diabetes Tipe 2

Penyebab Diabetes Tipe 2

Penyebab Diabetes Tipe 2 – Diabetes merupakan jenis penyakit serius di mana kadar gula darah tinggi adalah sebagai penandanya dan penyakit ini termasuk penyakit jangka panjang yang sulit untuk disembuhkan secara total. Dua jenis utama dari diabetes adalah diabetes tipe 1 dan 2, namun yang paling umum diderita oleh masyarakat Indonesia adalah yang tipe 2 dan bisa dibilang presentasenya adalah 80%. Resistensi terhadap insulin adalah yang dialami pada diabetes tipe 2 ini dikarenakan adanya produksi insulin dalam tubuh yang menurun maka menyebabkan fungsi menjadi tak maksimal.

Kepekaan tubuh terhadap insulin juga berkurang karena hal tersebut. Kalau diabetes tipe 1 akan diderita oleh anak-anak atau dari usia yang sangat muda, diabetes tipe 2 ini justru diidap lebih banyak oleh orang-orang yang usianya bahkan sudah lebih dari 40 tahun walaupun kini banyak juga yang masih muda. – Penyebab Diabetes Tipe 2

Gaya hidup yang kurang baik tentu menjadi salah satu pemicunya dan etnis Asialah yang lebih sering mengalami diabetes tipe 2 jika Anda membandingkannya dengan etnis lain.

Hormon kita sebut dengan insulin sebenarnya diproduksi oleh organ pankreas kita dan inilah bagian yang membuat glukosa diubah oleh sel-sel dari makanan yang kita konsumsi sehingga bisa menjadi energi. Untuk penderita diabetes tipe 2, insulin masih bisa dihasilkan, tidak seperti diabetes tipe 1 yang sudah sulit untuk memroduksi insulin; hanya saja, sel-sel tubuh tak dapat menggunakan sesuai dengan yang seharusnya. Inilah kondisi yang dinamakan resistensi insulin oleh para dokter. – Penyebab Diabetes Tipe 2

 

Penyebab Diabetes Tipe 2

Pada dasarnya, ada insulin lebih yang diproduksi oleh pankreas untuk supaya sel-sel bisa mengubah glukosa, namun karena sel-sel tersebut tak dapat berfungsi atau bekerja seperti biasanya, akhirnya tak bisa mengikuti lagi. Hasilnya, gula pun mengalami penumpukan di dalam darah dan berikut ini adalah Penyebab Diabetes Tipe 2, diantaranya :

  1. Kegemukan. Kegemukan memang menjadi pemicuPenyebab Diabetes Tipe 2 banyak penyakit serius, tak hanya penyakit jantung, kolesterol tinggi, darah tinggi, atau bahkan stroke. Penyebab Diabetes Tipe 2 juga bisa berawal dari berat badan berlebih yang menyebabkan adanya resistansi insulin. Kini bahkan penyakit ini tengah mengincar mereka yang masih muda (anak dan remaja), tidak hanya orang dewasa yang mengalami obesitas.
  2. Gen. Para ilmuwan rupanya sudah melakukan penelitian soal ini di mana ditemukan bahwa potongan-potongan berbeda dari DNA bisa memengaruhi bagaimana tubuh Anda bisa menghasilkan insulin.
  3. Komunikasi buruk antar sel. Sel-sel inilah yang menjadi masalah sebab terkadang sinyal yang dikirimkan bahkan tidak benar dan sel pun tak menerima pesan secara salah. Penyebab Diabetes Tipe 2 juga disebabkan oleh adanya masalah ini karena sel-sel akan dipengaruhi akan produksi dan penggunaan insulin maupun glukosa.
  4. Sindrom metabolik. Penyebab Diabetes Tipe 2 juga karena resistensi insulin yang dialami oleh orang-orang akan membuat penderitanya mempunyai kondisi gula darah tinggi, bagian pinggang yang memiliki ekstra lemak, trigliserida dan kolesterol tinggi, begitu juga dengan tekanan darah tinggi.
  5. Kerusakan sel beta. Apabila jumlah yang dikirimkan oleh sel-sel pembuat insulin salah dan juga bukan di waktu yang tepat, maka ini sama saja dengan proses pembuangan gula darah. Sel-sel akan menjadi rusak akibat dari gula darah yang berkadar tinggi dan akan menjadi Penyebab Diabetes Tipe 2.
  6. Glukosa terlalu banyak yang berasal dari liver. Penyebab Diabetes Tipe 2 juga bisa terjadi karena gula darah Anda rendah, glukosa akan diproduksi dan dikirim, dan saat Anda selesai makan, organ hati akan menjadi melambat sewaktu gula darah meningkat dan glukosa pun akan disimpan untuk kemudian. Itu yang seharusnya, namun pada beberapa orang hati tidak berfungsi seperti yang seharusnya.
  7. Faktor usia. Usia juga bisa menjadi Penyebab Diabetes Tipe 2 dan ini masih ada hubungannya dengan bertambah gemuknya badan dan semakin jarangnya aktivitas fisik yang dilakukan. Seperti yang sudah disebutkan, orang-orang dengan usia lebih dari 40 tahun akan lebih berisiko menderita diabetes tipe 2 walau kini penyakit diabetes tak pandang umur targetnya.
  8. Faktor etnis. Penyebab Diabetes Tipe 2 rupanya malah lebih sering terjadi pada orang-orang yang beretnis Asia. Bahkan penyakit jantung juga dihubung-hubungkan dan disebut-sebut sebagai risiko komplikasi dari diabetes tipe 2. Penyakit jantung pun sama di mana orang-orang beretnis Asialah yang lebih banyak terserang bahkan di usia yang tergolong muda.
  9. Faktor keturunan. Faktor Penyebab Diabetes Tipe 2 yang utama adalah faktor keturunan. Artinya, jika Anda mempunyai anggota keluarga dengan penyakit diabetes, otomatis risiko Anda untuk terkena penyakit tersebut semakin tinggi, khususnya jika yang pernah menderita adalah saudara kandung, ibu atau ayah yang merupakan keluarga inti. Anak-anak yang ibu atau ayahnya Penyebab Diabetes Tipe 2menderita diabetes tipe ini pun juga akan berisiko terserang diabetes sepertiga lebih tinggi.
  10. Jarang berolahraga. Obesitas atau bahkan kebiasaan makan terlalu banyak bila tak diimbangi dengan olahraga akan bisa menjadi Penyebab Diabetes Tipe 2.

 

Penyebab Diabetes Tipe 2 lainnya yaitu :

  1. Kebiasaan merokok
  2. Tidur terlalu sering atau kurang tidur
  3. Mengalami stres

 

Itulah beberapa Penyebab Diabetes Tipe 2, semoga dengan membaca apasaja penyebab dari diabetes tipe 2 kita menjadi tau dan bisa mencegah sebelum terlambat. 🙂

 

 

Penyebab Diabetes Tipe 2

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Diabetes Tipe 1

Penyebab Diabetes Tipe 1

Penyebab Diabetes Tipe 1Penyebab Diabetes Tipe 1 – Perlu dan sangat penting untuk diketahui bahwa tugas untuk membuat makanan yang masuk ke dalam tubuh sampai hancur sehingga nutrisi dan gizi atau sari-sari makanan bisa tersebar dan tersalur ke dalam darah secara sempurna itu dimiliki oleh sistem pencernaan Anda. Insulin yang diproduksi oleh pankreas yang letaknya ada di belakang lambung sehingga glukosa akan mampu dipindahkan dari darah lalu ke semua sel tubuh. Energi tubuh Anda untuk melakukan segala kegiatan didapat dari hasil pengubahan tersebut.

 

Itu adalah keadaan normal atau seharusnya, namun karena penderita diabetes tipe 1 memiliki pankreas yang berkurang fungsinya sehingga insulin tidak bisa terproduksi dengan baik, imbasnya adalah kadar gula pada darah tak bisa dikendalikan. Pemindahan glukosa akan terhambat ke bagian sel-sel tubuh dari darah dengan kekurangan insulin tersebut. Autoimun adalah kondisi sebenarnya dari Penyebab Diabetes Tipe 1 yang artinya adalah segala hal berbahaya maupun asing bagi tubuh tak dapat dihancurkan maupun dilawan oleh sistem daya tahan tubuh dari penderita diabetes tipe 1.

 

Kekeliruan bisa terjadi dan bahkan sempat dijumpai di kasus diabetes yang bertipe 1, yaitu pada penyerangan yang dilakukan oleh sistem daya tahan tubuh terhadap sel-sel yang ada pada bagian pankreas di mana insulin akan berhenti diproduksi. Hal ini dapat terjadi ketika sel-sel pankreas dianggap bisa berbahaya bagi tubuh oleh kekebalan tubuh dan belumlah diketahui secara jelas apa yang menyebabkan reaksi dari sistem daya tahan tubuh saat berhadapan dengan organ pankreas, yaitu terutama pada sel-selnya. Diabetes tipe 1 lebih berisiko mengenai orang-orang yang memiliki keluarga inti dan salah satu anggotanya pernah menderita diabetes tipe 1.

 

 

Penyebab Diabetes Tipe 1

Kalau misalnya diabetes tipe 1 tak pernah dikenal dan dialami oleh keluarga Anda, maka otomatis sangat aman karena risiko untuk terserang penyakit ini pun terbilang kecil. Karena Penyebab Diabetes Tipe 1 berfokus pada terganggunya autoimun, lalu sebenarnya apa yang membuat risiko autoimun lebih besar?

  • Faktor Lingkungan

Penyebab Diabetes Tipe 1 karena terganggunya autoimun dapat terjadi yang dipicu oleh adanya faktor lingkungan. Contoh yang paling nyata dapat membuat autoimun tersebut muncul adalah adanya paparan bahan berbahaya tertentu, seperti misalnya merkuri.

  • Faktor Genetik

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bila Anda adalah salah satu dari banyak orang dengan keluarga beriwayat diabetes tipe 1, maka seseorang tersebut akan juga berpeluang memiliki penyakit tersebut. Penyebab Diabetes Tipe 1 karena terganggunya Autoimun pun juga bisa timbul dikarenakan faktor keturunan menurut para ahli. Reaksi kekebalan tubuh terjadi akibat adanya faktor keturunan juga.

  • Infeksi

Autoimun yang timbul sebagai Penyebab Diabetes Tipe 1 bisa terjadi karena tubuh Anda kemungkinan menderita infeksi tertentu. Karena adanya infeksi itulah, tubuh menjadi mengalami kondisi yang lebih buruk.

  • Perubahan Hormon

Penyebab Diabetes Tipe 1 juga bisa dipicu oleh adanya perubahan hormon yang menyebabkan autoimun pada jaringan tubuh, bahkan para wanita pasca melahirkan pun bisa saja terserang. Autoimun juga tak luput oleh adanya menopause, proses kelahiran dan juga kehamilan.

 

Penyebab Diabetes Tipe 1 lainnya

  • Penyakit Kuning dari Lahir
  • Ibu Menderita Pre-Eclampsia Semasa Hamil
  • Mengonsumsi Air dengan Kandungan Nitrat
  • Rendahnya Kadar Vitamin D
  • Paparan Awal dari Susu Sapi
  • Paparan oleh Virus Tertentu

Setelah mengetahui Penyebab Diabetes Tipe 1  maupun faktor yang meningkatkan risiko kondisi, Anda sebaiknya berpikir cepat untuk mendapatkan solusi pengobatan diabetes tipe 1 sesudah menyadari kejanggalan atau gejala pada tubuh Anda. Mungkin memang penyembuhan diabetes tipe 1 sendiri terbilang mustahil untuk bisa total, namun ada cara mengobati yang bisa Anda jalani supaya kadar gula darah dapat terus seimbang. Datanglah ke dokter untuk konsultasi penyakit Anda, mintalah saran untuk mencegah dan juga mengobati Diabetes tipe 1.

 

 

Penyebab Diabetes Tipe 1

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Diabetes Melitus

Penyebab Diabetes Melitus

 

Ada beberapa Penyebab Diabetes Melitus yang harus mendapatkan perhatian serius untuk Anda bisa terhindar dari penyakit yang bisa dibilang sangat mematikan ini. Keberadaan beberapa Penyebab Diabetes Melitus di bawah ini pada diri Anda, akan menjadikan Anda memiliki peluang yang sangat besar untuk Anda terserang penyakit yang dikenal penyakit kencing manis ini. Segera lakukan perbaikan pada pola hidup Anda apabila ada salah satu Penyebab Diabetes Melitus di bawah ini sampai berada dalam tubuh Anda.

 

Penyebab Diabetes Melitus

  • Riwayat keluarga

Penyebab Diabetes Melitus karena keturunan atau genetik punya kontribusi yang tidak bisa diremeh untuk seseorang terserang penyakit diabetes. Menghilangkan faktor genetik sangatlah sulit. Yang bisa dilakukan untuk seseorang bisa terhindar dari penyakit diabetes melitus karena faktor genetik adalah dengan memperbaiki pola hidup dan pola makan. Dengan memperbaiki pola makan dan pola hidup in sha Allah Anda akan terhindar dari penyakit yang mengerikan ini.

  • Obesitas atau kegemukan

Kegemukan bisa menjadi Penyebab Diabetes Melitus karena tubuh seseorang mengalami resistensi terhadap hormon insulin. Sel-sel tubuh bersaing ketat dengan jaringan lemak untuk menyerap insulin. Akibatnya organ pankreas akan dipacu untuk memproduksi insulin sebanyak-banyaknya sehingga menjadikan organ ini menjadi kelelahan dan akhirnya rusak. Segera hindari makan makanan yang tinggi kalori!

  • Usia yang semakin bertambah

Usia diatas 40 tahun banyak organ-organ vital melemah dan tubuh mulai mengalami kepekaan terhadap insulin menjadi salah satu Penyebab Diabetes Melitus. Bahkan pada wanita yang sudah mengalami monopause punya kecenderungan untuk lebih tidak peka terhadap hormon insulin.

  • Kurangnya aktivitas fisik

Kurangnya aktivitas fisik menjadi faktor cukup besar untuk seseorang mengalami kegemukan dan melemahkan kerja organ-organ vital seperti jantung, liver, ginjal dan juga pankreas. Kurangnya aktivitas fisik ini dapat menjadi Penyebab Diabetes Melitus karena melemahnya organ-organ vital yang berhubungan dengan insulin. Lakukan olahraga secara teratur minimal 30 menit sebanyak 3 kali dalam seminggu.

  • Merokok

Asam rokok ternyata menimbulkan efek negatif terhadap kesehatan dan sifatnya sangat komplek. Termasuk menjadi salah satu resiko Penyebab Diabetes Melitus. Jadila

Penyebab Diabetes Melitus

h orang yang berakal dan cerdas dengan tidak menimbun racun dalam tubuh kita walaupun rokok dianggab bisa memberikan kenikmatan. Kasihanilah tubuh Anda. Efek jangka panjang rokok sungguh sangat mengerikan. Maka sangat sesuai sekali kalau agama sangat membenci rokok karena memang lebih banyak kerusakannya ketimbang manfaatnya

 

  • Mengkonsumsi makanan berkolesterol tinggi

Makanan berkolesterol tinggi juga diyakini memberi kontribusi yang cukup tinggi memicu Penyebab Diabetes Melitus. Batasi konsumsi kolestorol Anda tidak lebih dari 300mg per hari.

  • Stres dalam jangka waktu lama

Kondisi stres berat bisa mengganggu keseimbangan berbagai hormon dalam tubuh termasuk produksi hormon insulin yang bisa memicu menjadi Penyebab Diabetes Melitus. Disamping itu stres bisa memacu sel-sel tubuh bersifat liar yang berpotensi untuk seseorang terkena penyakit kanker juga memicu untuk sel-sel tubuh menjadi tidak peka atau resiten terhadap hormon insulin. Belajarlah untuk berpola hidup santai walau dalam keadaan serius. Banyak-banyaklah untuk selalu bertawakkal kepada Allah dalam setiap menghadapi masalah hidup. Bergantunglah hanya kepada Allah dalam setiap lika-liku kehidupan agar pikiran tenang dan beban terasa ringan.

  • Hipertensi atau darah tinggi

Jagalah tekanan darah Anda tetap di bawah 140/90 mmHg. Jangan terlalu banyak konsumsi makanan yang asin-asin. Garam yang berlebih memicu untuk seseorang teridap penyakit darah tinggi yang pada akhirnya berperan dalam meningkatkan risiko Penyebab Diabetes Melitus.

  • Kehamilan

Penyebab Diabetes Melitus juga terjadi pada saat kehamilan, plasenta memproduksi hormon yang mengganggu keseimbangan hormon insulin dan pada kasus tertentu memicu untuk sel tubuh menjadi resisten terhadap hormon insulin. Kondisi ini biasanya kembali normal selah masa kehamilan atau pasca melahirkan. Namun demikian menjadi sangat berisiko terhadap bayi yang dilahirkan untuk kedepan punya potensi diabetes melitus.

  • Ras

Ras juga menjadi Penyebab Diabetes Melitus. Ada beberapa ras manusia di dunia ini yang punya potensi tinggi untuk terserang diabetes melitus. Peningkatan penderita diabetes di wilawah Asia jauh lebih tinggi dibanding di benua lainnya. Bahkan diperkirakan lebih 60% penderita berasal dari Asia.

  • Terlalu sering konsumsi obat-obatan kimia

Konsumsi obatan kimia dalam jangka waktu yang lama diyakini akan memberika efek negatif yang tidak ringan juga menjadi salah satu Penyebab Diabetes Melitus. Obat kimia ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi mengobati di sisi yang lain mengganggu kesehatan. Bahkan tidak sedikit kasus penyakit berat seperti jantung dan liver serta diabetes diakibatkan oleh terlalu seringnya mengkomsumsi obat kimia. Salah satu obat kimia yang sangat berpotentsi sebagai penyebab diabetes adalah Thiazide Diuretik dan Beta Bloker. Kedua jenis obat tersebut sangat meningkatkan resiko terkena diabetes melitus karena bisa merusak pankreas.

Penyebab Diabetes Melitus

Saran kami, hindarilah obat kimia sebisa mungkin. Kembalilah kepada obat-obatan herbal. Jadikanlah obat kimia sebagai alternatif terakhir dan sifatnya darurat. Jangan sampai Anda baru sakit sedikit langsung telan obat kimia. Cobalah terapi setiap penyakit yang Anda derita dengan ramuan herbal terlebih dahulu. In sha Allah akan lebih aman dan dalam jangka panjang akan mengoptimalkan kesehatan Anda secara menyeluruh.

 

Konsumsi obat herbal S Lutena akan lebih mendorong tubuh Anda bekerja sendiri dalam melawan penyakit karena sifat obat herbal umumnya untuk memacu tubuh dalam meningkatkan imunitas dari dalam secara alami. S Lutena obat herbal dari Jepang yang terbukti dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit termasuk diabetes.

 

 

 

Penyebab Diabetes Melitus

Posted in Uncategorized | Leave a comment