Penyebab Diabetes Tipe 1

Penyebab Diabetes Tipe 1

Penyebab Diabetes Tipe 1Penyebab Diabetes Tipe 1 – Perlu dan sangat penting untuk diketahui bahwa tugas untuk membuat makanan yang masuk ke dalam tubuh sampai hancur sehingga nutrisi dan gizi atau sari-sari makanan bisa tersebar dan tersalur ke dalam darah secara sempurna itu dimiliki oleh sistem pencernaan Anda. Insulin yang diproduksi oleh pankreas yang letaknya ada di belakang lambung sehingga glukosa akan mampu dipindahkan dari darah lalu ke semua sel tubuh. Energi tubuh Anda untuk melakukan segala kegiatan didapat dari hasil pengubahan tersebut.

 

Itu adalah keadaan normal atau seharusnya, namun karena penderita diabetes tipe 1 memiliki pankreas yang berkurang fungsinya sehingga insulin tidak bisa terproduksi dengan baik, imbasnya adalah kadar gula pada darah tak bisa dikendalikan. Pemindahan glukosa akan terhambat ke bagian sel-sel tubuh dari darah dengan kekurangan insulin tersebut. Autoimun adalah kondisi sebenarnya dari Penyebab Diabetes Tipe 1 yang artinya adalah segala hal berbahaya maupun asing bagi tubuh tak dapat dihancurkan maupun dilawan oleh sistem daya tahan tubuh dari penderita diabetes tipe 1.

 

Kekeliruan bisa terjadi dan bahkan sempat dijumpai di kasus diabetes yang bertipe 1, yaitu pada penyerangan yang dilakukan oleh sistem daya tahan tubuh terhadap sel-sel yang ada pada bagian pankreas di mana insulin akan berhenti diproduksi. Hal ini dapat terjadi ketika sel-sel pankreas dianggap bisa berbahaya bagi tubuh oleh kekebalan tubuh dan belumlah diketahui secara jelas apa yang menyebabkan reaksi dari sistem daya tahan tubuh saat berhadapan dengan organ pankreas, yaitu terutama pada sel-selnya. Diabetes tipe 1 lebih berisiko mengenai orang-orang yang memiliki keluarga inti dan salah satu anggotanya pernah menderita diabetes tipe 1.

 

 

Penyebab Diabetes Tipe 1

Kalau misalnya diabetes tipe 1 tak pernah dikenal dan dialami oleh keluarga Anda, maka otomatis sangat aman karena risiko untuk terserang penyakit ini pun terbilang kecil. Karena Penyebab Diabetes Tipe 1 berfokus pada terganggunya autoimun, lalu sebenarnya apa yang membuat risiko autoimun lebih besar?

  • Faktor Lingkungan

Penyebab Diabetes Tipe 1 karena terganggunya autoimun dapat terjadi yang dipicu oleh adanya faktor lingkungan. Contoh yang paling nyata dapat membuat autoimun tersebut muncul adalah adanya paparan bahan berbahaya tertentu, seperti misalnya merkuri.

  • Faktor Genetik

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bila Anda adalah salah satu dari banyak orang dengan keluarga beriwayat diabetes tipe 1, maka seseorang tersebut akan juga berpeluang memiliki penyakit tersebut. Penyebab Diabetes Tipe 1 karena terganggunya Autoimun pun juga bisa timbul dikarenakan faktor keturunan menurut para ahli. Reaksi kekebalan tubuh terjadi akibat adanya faktor keturunan juga.

  • Infeksi

Autoimun yang timbul sebagai Penyebab Diabetes Tipe 1 bisa terjadi karena tubuh Anda kemungkinan menderita infeksi tertentu. Karena adanya infeksi itulah, tubuh menjadi mengalami kondisi yang lebih buruk.

  • Perubahan Hormon

Penyebab Diabetes Tipe 1 juga bisa dipicu oleh adanya perubahan hormon yang menyebabkan autoimun pada jaringan tubuh, bahkan para wanita pasca melahirkan pun bisa saja terserang. Autoimun juga tak luput oleh adanya menopause, proses kelahiran dan juga kehamilan.

 

Penyebab Diabetes Tipe 1 lainnya

  • Penyakit Kuning dari Lahir
  • Ibu Menderita Pre-Eclampsia Semasa Hamil
  • Mengonsumsi Air dengan Kandungan Nitrat
  • Rendahnya Kadar Vitamin D
  • Paparan Awal dari Susu Sapi
  • Paparan oleh Virus Tertentu

Setelah mengetahui Penyebab Diabetes Tipe 1  maupun faktor yang meningkatkan risiko kondisi, Anda sebaiknya berpikir cepat untuk mendapatkan solusi pengobatan diabetes tipe 1 sesudah menyadari kejanggalan atau gejala pada tubuh Anda. Mungkin memang penyembuhan diabetes tipe 1 sendiri terbilang mustahil untuk bisa total, namun ada cara mengobati yang bisa Anda jalani supaya kadar gula darah dapat terus seimbang. Datanglah ke dokter untuk konsultasi penyakit Anda, mintalah saran untuk mencegah dan juga mengobati Diabetes tipe 1.

 

 

Penyebab Diabetes Tipe 1

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Diabetes Melitus

Penyebab Diabetes Melitus

 

Ada beberapa Penyebab Diabetes Melitus yang harus mendapatkan perhatian serius untuk Anda bisa terhindar dari penyakit yang bisa dibilang sangat mematikan ini. Keberadaan beberapa Penyebab Diabetes Melitus di bawah ini pada diri Anda, akan menjadikan Anda memiliki peluang yang sangat besar untuk Anda terserang penyakit yang dikenal penyakit kencing manis ini. Segera lakukan perbaikan pada pola hidup Anda apabila ada salah satu Penyebab Diabetes Melitus di bawah ini sampai berada dalam tubuh Anda.

 

Penyebab Diabetes Melitus

  • Riwayat keluarga

Penyebab Diabetes Melitus karena keturunan atau genetik punya kontribusi yang tidak bisa diremeh untuk seseorang terserang penyakit diabetes. Menghilangkan faktor genetik sangatlah sulit. Yang bisa dilakukan untuk seseorang bisa terhindar dari penyakit diabetes melitus karena faktor genetik adalah dengan memperbaiki pola hidup dan pola makan. Dengan memperbaiki pola makan dan pola hidup in sha Allah Anda akan terhindar dari penyakit yang mengerikan ini.

  • Obesitas atau kegemukan

Kegemukan bisa menjadi Penyebab Diabetes Melitus karena tubuh seseorang mengalami resistensi terhadap hormon insulin. Sel-sel tubuh bersaing ketat dengan jaringan lemak untuk menyerap insulin. Akibatnya organ pankreas akan dipacu untuk memproduksi insulin sebanyak-banyaknya sehingga menjadikan organ ini menjadi kelelahan dan akhirnya rusak. Segera hindari makan makanan yang tinggi kalori!

  • Usia yang semakin bertambah

Usia diatas 40 tahun banyak organ-organ vital melemah dan tubuh mulai mengalami kepekaan terhadap insulin menjadi salah satu Penyebab Diabetes Melitus. Bahkan pada wanita yang sudah mengalami monopause punya kecenderungan untuk lebih tidak peka terhadap hormon insulin.

  • Kurangnya aktivitas fisik

Kurangnya aktivitas fisik menjadi faktor cukup besar untuk seseorang mengalami kegemukan dan melemahkan kerja organ-organ vital seperti jantung, liver, ginjal dan juga pankreas. Kurangnya aktivitas fisik ini dapat menjadi Penyebab Diabetes Melitus karena melemahnya organ-organ vital yang berhubungan dengan insulin. Lakukan olahraga secara teratur minimal 30 menit sebanyak 3 kali dalam seminggu.

  • Merokok

Asam rokok ternyata menimbulkan efek negatif terhadap kesehatan dan sifatnya sangat komplek. Termasuk menjadi salah satu resiko Penyebab Diabetes Melitus. Jadila

Penyebab Diabetes Melitus

h orang yang berakal dan cerdas dengan tidak menimbun racun dalam tubuh kita walaupun rokok dianggab bisa memberikan kenikmatan. Kasihanilah tubuh Anda. Efek jangka panjang rokok sungguh sangat mengerikan. Maka sangat sesuai sekali kalau agama sangat membenci rokok karena memang lebih banyak kerusakannya ketimbang manfaatnya

 

  • Mengkonsumsi makanan berkolesterol tinggi

Makanan berkolesterol tinggi juga diyakini memberi kontribusi yang cukup tinggi memicu Penyebab Diabetes Melitus. Batasi konsumsi kolestorol Anda tidak lebih dari 300mg per hari.

  • Stres dalam jangka waktu lama

Kondisi stres berat bisa mengganggu keseimbangan berbagai hormon dalam tubuh termasuk produksi hormon insulin yang bisa memicu menjadi Penyebab Diabetes Melitus. Disamping itu stres bisa memacu sel-sel tubuh bersifat liar yang berpotensi untuk seseorang terkena penyakit kanker juga memicu untuk sel-sel tubuh menjadi tidak peka atau resiten terhadap hormon insulin. Belajarlah untuk berpola hidup santai walau dalam keadaan serius. Banyak-banyaklah untuk selalu bertawakkal kepada Allah dalam setiap menghadapi masalah hidup. Bergantunglah hanya kepada Allah dalam setiap lika-liku kehidupan agar pikiran tenang dan beban terasa ringan.

  • Hipertensi atau darah tinggi

Jagalah tekanan darah Anda tetap di bawah 140/90 mmHg. Jangan terlalu banyak konsumsi makanan yang asin-asin. Garam yang berlebih memicu untuk seseorang teridap penyakit darah tinggi yang pada akhirnya berperan dalam meningkatkan risiko Penyebab Diabetes Melitus.

  • Kehamilan

Penyebab Diabetes Melitus juga terjadi pada saat kehamilan, plasenta memproduksi hormon yang mengganggu keseimbangan hormon insulin dan pada kasus tertentu memicu untuk sel tubuh menjadi resisten terhadap hormon insulin. Kondisi ini biasanya kembali normal selah masa kehamilan atau pasca melahirkan. Namun demikian menjadi sangat berisiko terhadap bayi yang dilahirkan untuk kedepan punya potensi diabetes melitus.

  • Ras

Ras juga menjadi Penyebab Diabetes Melitus. Ada beberapa ras manusia di dunia ini yang punya potensi tinggi untuk terserang diabetes melitus. Peningkatan penderita diabetes di wilawah Asia jauh lebih tinggi dibanding di benua lainnya. Bahkan diperkirakan lebih 60% penderita berasal dari Asia.

  • Terlalu sering konsumsi obat-obatan kimia

Konsumsi obatan kimia dalam jangka waktu yang lama diyakini akan memberika efek negatif yang tidak ringan juga menjadi salah satu Penyebab Diabetes Melitus. Obat kimia ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi mengobati di sisi yang lain mengganggu kesehatan. Bahkan tidak sedikit kasus penyakit berat seperti jantung dan liver serta diabetes diakibatkan oleh terlalu seringnya mengkomsumsi obat kimia. Salah satu obat kimia yang sangat berpotentsi sebagai penyebab diabetes adalah Thiazide Diuretik dan Beta Bloker. Kedua jenis obat tersebut sangat meningkatkan resiko terkena diabetes melitus karena bisa merusak pankreas.

Penyebab Diabetes Melitus

Saran kami, hindarilah obat kimia sebisa mungkin. Kembalilah kepada obat-obatan herbal. Jadikanlah obat kimia sebagai alternatif terakhir dan sifatnya darurat. Jangan sampai Anda baru sakit sedikit langsung telan obat kimia. Cobalah terapi setiap penyakit yang Anda derita dengan ramuan herbal terlebih dahulu. In sha Allah akan lebih aman dan dalam jangka panjang akan mengoptimalkan kesehatan Anda secara menyeluruh.

 

Konsumsi obat herbal S Lutena akan lebih mendorong tubuh Anda bekerja sendiri dalam melawan penyakit karena sifat obat herbal umumnya untuk memacu tubuh dalam meningkatkan imunitas dari dalam secara alami. S Lutena obat herbal dari Jepang yang terbukti dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit termasuk diabetes.

 

 

 

Penyebab Diabetes Melitus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Diabetes Di Usia Muda

Gejala Diabetes Di Usia Muda

 

Gejala Diabetes Di Usia Muda – Umumnya penderita diabetes tidak menyadari akan status kesehatannya. Mereka baru akan menyadari jika komplikasi penyakit kencing manis ini sudah mengganggu kehidupannya. Tidak heran jika ketidaktahuan itu menjadikan seseorang mengikuti pola hidup tidak benar. Acuh mengonsumsi apa saja dan cuek terhadap kesehatan.

Banyak mengira bahwa diabetes hanya menyerang para orangtua atau orang paruh baya. Sehingga para kawula muda tidak begitu respon terhadap penyakit atau pun gejala penyakit ini. Karena merasa masih muda dan tidak mungkin terserang diabetes, otomatis tenang-tenang saja tanpa perlu tes gula darah. Tapi sesungguhnya diabetes juga bisa menyerang saat usia masih terbilang muda.

Sebenarnya jika Anda jeli gejala dari diabetes bisa dideteksi sejak dini. Gejala Diabetes Di Usia Muda memang sulit untuk dikenali, Anda harus lebih jeli untuk mengenalinya.

Gejala Diabetes Di Usia Muda

Berikut akan dijelaskan Gejala Diabetes Di Usia Muda tahap awal mengidap penyakit diabetes melitus :

  • Sering kencing

Gejala Diabetes Di Usia Muda sering buang air kecil atau kencing. Hal ini disebabkan karena banyaknya gula didalam darah sehingga ginjal harus menyerap banyak air dari tubuh untuk mengurainya. Akibatnya produksi air kencing semakin banyak.

Keadaan sering buang air kecil ini disebut dengan polusi. Biasanya orang normal hanya mengeluarkan satu hingga dua liter air kencing saja. Jika Anda mengalami sering kencing, sebaiknya segera periksa kadar gula darah sebelum terlambat.

 

  • Sering kehausan

Gejala Diabetes Di Usia Muda awalnya adalah polidipsia atau sering merasa kehausan. Hal ini disebabkan tubuh menyerap banyak air untuk mengurai gula darah yang jumlahnya diatas rata-rata. Jadi Anda akan merasa kehausan walaupun sudah minum banyak air. Tapi kehausan juga bisa disebabkan karena cuaca panas dan aktifitas yang banyak.

 

  • Sering merasa lapar

Gejala Diabetes Di Usia Muda poliphagia atau sering merasa lapar merupakan gejala diabetes melitus yang utama juga. Keadaan ini disebabkan kurangnya kadar insulin yang ada dalam darah sehingga membuat otot kekurangan asupan gula dan menjadi lemah. Hal ini akan membuat otak merespon bahwa Anda membutuhkan asupan makanan.

 

  • Cepat lelah

Selain mudah lapar Gejala Diabetes Di Usia Muda lainnya adalah cepat lelah. Walaupun sering makan tapi Anda akan merasa cepat lelah dan kehabisan energi. Hal ini disebabkan oleh insulin yang berkurang dalam darah sehingga otot menjadi lemah dan cepat lelah.

 

  • Berat badan menurun

Walaupun penderita diabetes sering lapar dan juga sering makan tapi berat badannya tidak bertambah tapi justru malah berkurang. Gejala Diabetes Di Usia Muda yang seperti ini adalah Gejala Diabetes Di Usia Muda dari penyakit diabetes melitus, seberapa banyak makanan yang dikonsumsi akan habis terbakar dalam tubuh. Tubuh juga akan membakar semua lemak yang ada karena harus melakukan kerja berat akibat gula darah yang tinggi.

 

  • Luka sulit kering

Luka yang sulit kering merupakan Gejala Diabetes Di Usia Muda yang paling perlu untuk diwaspadai. Jika Anda mengalami luka dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk kering sebaiknya langsung saja periksa kadar gula darah Anda. Gejala Diabetes Di Usia Muda ini tidak bisa dibiarkan karena sangat berpotensi mengalami diabetes.

 

  • Muncul bintik hitam di kulit

Gejala Diabetes Di Usia Muda pada kaki yang sering dialami adalah munculnya bintik hitam pada kulit kaki. Bintik-bintik ini tidak hanya muncul di kaki saja tapi juga disekitar ketiak dan leher. Selain bintik hitam juga akan mengalami beberapa lipatan pada bagian tubuh tertentu.

 

Jika Anda mengalami Gejala Diabetes Di Usia Muda seperti yang sudah dijelaskan segera saja memeriksakan diri ke dokter untuk tes gula darah. Dengan demikian, akan terlihat apakah Anda menderita diabetes melitus atau tidak. Untuk Anda yang sudah terindikasi menderita penyakit ini sebaiknya segera lakukan pengobatan agar penyakit tidak semakin parah. Semakin cepat Anda mengetahui gejala diabetes, maka semakin cepat Anda akan mendapatkan pertolongan dan kemungkinan untuk sembuh juga semakin besar.

 

Gejala Diabetes Di Usia Muda

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mencegah Diabetes Di Usia Muda

Cara Mencegah Diabetes Di Usia Muda

Cara Mencegah Diabetes Di Usia Muda

Perlu diketahui, gaya hidup orang dahulu dengan sekarang sudah sangat jauh berbeda. Jika di masa lalu, orang dalam beraktifitas sehari-hari melakukan segala sesuatu secara manual. Di jaman serba modern ini, semua dilakukan secara otomatis dan instan. Peralatan serba canggih dan modern membuat orang semakin malas beraktifitas fisik.

 

Dulu saat  berangkat kerja, kita harus berjalan kaki atau paling canggih bersepeda. Namun sekarang aktivitas menyehatkan itu sesudah ditinggalkan dan beralih ke alat transportasi bermesin. Jenis pekerjaannya pun lebih menggunakan otot sehingga penuh dengan aktivitas fisik. Sedang sekarang saat bekerja, kita lebih banyak menghabiskan waktu di depan komputer dan duduk di meja kerja.

 

Jenis makanan yang di konsumsi termasuk faktor yang sangat menentukan ada atau tidaknya penyakit diabetes di usia muda. Kenyataanya jenis makanan yang kita konsumsi dulu dan sekarang sudah sangat jauh berbeda. Dulu makanan berbahan alami menjadi menu keseharian. Namun kini semua berubah, orang lebih suka dengan makanan cepat saji dan cepat makan. Padahal makannan-makanan semacam itu begitu sangat tidak baik untuk tubuh. Karena banyak mengandung kalori dan kaya zat-zat tambahan yang mengandung pengawet, perasa, pemanis buatan dan lain-lain.

 

Celakanya gaya hidup seperti itulah yang kini mewabah di kalangan orang muda. Kita yang masih berada di usia produktif semakin gandrung dengan gaya hidup serba instan. Makanan tinggi kalori dan kurangnya tubuh bergerak membuat metabolisme gula terganggu. Pankreas tidak cukup memproduksi insulin yang mengendalikan kadar gula dalam darah. Yang menjadi pangkal terjadinya diabetes militus.

Sangat penting sekali untuk kita melakukan pencegahan terhadap penyakit diabetes agar tidak terjadi pada usia muda. Karena faktanya, sekarang sudah banyak penderita diabetes yang masih berusia muda.

 

Melakukan pencegahan sedini mungkin sangat penting ketimbang mengobati. Oleh karenanya, melakukan langkah-langkah pencegahan diabetes harus lebih diutamakan.

 

Cara Mencegah Diabetes Di Usia Muda

Ada banyak Cara Mencegah Diabetes Di Usia Muda yang bisa kita lakukan. Diantaranya adalah tetap aktif secara fisik dan salah satunya dengan melakukan olahraga secara teratur. Selain itu, Anda juga bisa melakukan beberapa cara di bawah ini. Diantaranya:

  • Cara Mencegah Diabetes Di Usia Muda dengan menjaga pola makan jangan sampai over eat (makan berlebihan)
  • Cara Mencegah Diabetes Di Usia Muda dengan menghindari konsumsi gula terlalu banyak dan lemak
  • Cara Mencegah Diabetes Di Usia Muda dengan mempertahankan berat badan yang sehat
  • Cara Mencegah Diabetes Di Usia Muda dengan menghindari kebiasaan mengemil tidak sehat saat menonton TV
  • Cara Mencegah Diabetes Di Usia Muda dengan memakan menu diet yang seimbang, rendah lemak dan gula
  • Cara Mencegah Diabetes Di Usia Muda dengan berhenti merokok dan berhenti konsumsi alkohol
  • Cara Mencegah Diabetes Di Usia Muda dengan tidak terlalu sering konsumsi soda dan minuman berkarbonasi lainnya. Karena di dalam minuman tersebut selain mengandung bahan kimia juga memiliki kandungan gula yang tinggi
  • Cara Mencegah Diabetes Di Usia Muda dengan meningkatkan konsumsi buah-buahan dan sayuran segar
  • Cara Mencegah Diabetes Di Usia Muda dengan memonitor tekanan darah secara teratur
  • Ketahui riwayat kesehatan keluarga, dan
  • Cara Mencegah Diabetes Di Usia Muda dengan melakukan pemeriksaan kesehatan.

 

Faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi:

  • Ras atau etnik.
  • Riwayat keluarga dengan diabetes.
  • Umur.
  • Riwayat melahirkan bayi dengan berat lahir bayi >4kg atau pernah menderita diabetes saat hamil.
  • Riwayat lahir dengan berat badan rendah (<2,5 kg).

 

Faktor risiko yang dapat dimodifikasi:

  • Overweight/berat badan lebih (Indeks Massa Tubuh >23kg/m2).
  • Aktivitas fisik kurang.
  • Merokok.
  • Hipertensi (TD >140/90 mmHg).
  • Dislipidemia atau kadar kolesterol abnormal (HDL <35 mg/dL, trigliserida >250 mg/dL).
  • Diet tidak sehat.
  • Obesitas.

 

Diabetes melitus adalah penyakit yang dapat dicegah. Segera kenali faktor risiko yang Anda miliki. Apabila Anda memiliki faktor risiko yang disebutkan di atas, segera lakukan usaha pencegahan penyakit diabetes dengan memeriksakan kadar gula darah Anda secara berkala, diet sehat, olahraga teratur, berhenti merokok, dan mengontrol penyakit yang mendasari.

 

 

Cara Mencegah Diabetes Di Usia Muda

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Diabetes Di Usia Muda

Penyebab Diabetes Di Usia Muda

Penyebab Diabetes Di Usia Muda

Masa muda adalah masa yang paling indah yang harus di nikmati dan masa muda hanya datang sekali dalam seumur hidup, di usia yang masih muda tentu saja banyak cita-cita atau keinginan yang ingin di capai dan impian untuk mendapatkan sesuatu dan hal itu memang wajar terjadi pada orang-orang yang masih berusia muda. Tetapi bagaimana bila di usia yang masih muda anda sudah terkena penyakit yang berbahaya? Tentunya masa muda anda tidak bisa di nikmati dengan baik dan anda tidak bisa bebas dalam melakukan semua hal yang di suka karena terhalang oleh sebuah penyakit. Gula darah atau diabetes adalah satu satu penyakit yang saat ini banyak terjadi pada orang yang masih berusia muda, penyakit ini memang dulu banyak di alami oleh orang yang sudah berusia 45 tahu keatas tetapi nyatanya saat ini banyak orang yang masih muda sudah mengalami gejala atau ciri-ciri penyakit diabetes. Penyakit ini merupakan penyakit yang menurun yang bisa di turunkan orang tua kepada anaknya, sangat di sayangkan bila di usia yang masih muda sudah mengalami penyakit seperti ini.

 

Faktor gaya hidup yang tidak sehat adalah salah satu penyebab diabetes di usia muda karena saat ini banyak anak muda yang tidak memperdulikan masalah kesehatan tubuhnya dengan melakukan gaya hidup yang tidak sehat, diabetes ada dua tipe yaitu tipe pertama sering di sebut diabetes kering dan tipe kedua sering disebut diabetes basah, dan diabetes yang banyak terjadi pada orang-orang yang masih berusia muda adalah diabetes tipe pertama atau diabetes kering. Penyakit ini sebenarnya bisa di cegah dan banyak pencegahan yang bisa di lakukan sejak usia dini karena mencegah lebih baik dari mengobati, saya akan memberitahu anda semua Penyebab Diabetes Di Usia Muda yang sering terjadi dan menjadi kebiasaan seseorang sehingga banyak anak muda yang saat ini sudah mengalami tanda-tanda penyakit diabetes.

 

Beberapa Penyebab Diabetes Di Usia Muda Adalah :

  • Penyebab Diabetes Di Usia Muda Karena Sering Konsumsi Gorengan

Salah satu makanan yang bisa meningkatkan risiko terkena diabetes adalah gorengan, tentunya anda semua pernah makanan gorengan karena gorengan merupakan cemilan yang paling banyak di sukai banyak orang terutama anak muda. Penyebab Diabetes Di Usia Muda adalah karena sering mengkonsumsi gorengan dan selain bisa meningkatkan risiko diabetes terlalu banyak makan gorengan bisa membuat seseorang terkena kolestrol.

  • Penyebab Diabetes Di Usia Muda Karena Sering Suka Ngemil

Kebiasaan yang sering dilakukan anak muda jaman sekarang adalah mengemil, cemilan seperti keripik kentang, biskuit, kue yang manis dan lainnya sangat di sukai anak-anak muda apalagi pada saat nonton televisi tidak lengkap rasanya bila tanpa cemilan yang bisa di makan, dan kebiasaan mengemil yang sering dilakukan merupakan Penyebab Diabetes Di Usia Muda yang bisa membuat anda terkena penyakit diabetes.

  • Penyebab Diabetes Di Usia Muda Karena Sering Minum Teh Manis

Dalam segelas teh manis bisa mengandung 300 kalori dan bila anda sering minum teh manis setiap harinya anda bisa bayangkan berapa jumlah kalori yang anda dapat dari minum satu gelas teh manis setiap hari, teh manis apalagi dengan di tambah es batu memang sangat segar untuk di minum pada siang hari saat cuaca panas, tetapi anda harus mengetahui bahwa mengkomsumsi teh manis secara berlebihan sangat tidak baik bagi kesehatan tubuh dan bisa menjadi Penyebab Diabetes Di Usia Muda apalagi anda bila anda sering mengkomsumsi makanan atau minuman yang mengandung pemanis buatan.

  • Penyebab Diabetes Di Usia Muda Karena Sering Jarang Bergerak

Kebanyakan dari anak muda jaman sekarang sangat malas untuk melakukan gerak, padahal dengan banyak bergerak bisa membantu membakar lemak di tubuh. Dan salah satu Penyebab Diabetes Di Usia Muda adalah karena seseorang jarang bergerak dan melakukan olahraga.

  • Penyebab Diabetes Di Usia Muda Karena Sering Merokok Dan Minum Bersoda

Kebiasaan yang banyak di lakukan anak muda saat ini adalah merokok. Merokok sangat tidak baik bagi kesehatan tubuh selain bisa menyebabkan penyakit diabetes merokok juga bisa menjadi Penyebab Diabetes Di Usia Muda dan penyakit-penyakit yang lainnya apalagi bila di barengi dengan mengkomsumsi minuman yang bersoda, selain bisa membuat gemuk anda juga mempunyai risiko yang tinggi untuk terkena penyakit diabetes.

 

Cara Mencegah Penyakit Diabetes Di Usia Muda :

  • Hindari makanan yang berlemak tinggi.
  • Kontrol asupan gula yang masuk kedalam tubuh.
  • Hindari makanan dan minuman yang mengandung pemanis buatan.
  • Lakukan olahraga secara rutin minimal 3 kali seminggu.
  • Perbanyak mengkomsumsi air putih dan kurangi teh manis.
  • Makan-makanan yang berserat dan sehat seperti buah dan sayuran.
  • Istirahat yang cukup dan hindari stres yang berlebihan.

 

Nah, saya sudah memberitahu Penyebab Diabetes Di Usia Muda dan bagaimana cara untuk mencegah penyakit diabetes di usia muda. Bagi anda yang tidak ingin mengalami penyakit ini di usia muda anda bisa mulai dengan merubah gaya hidup anda yang tidak sehat menjadi gaya hidup yang sehat, karena hanya diri anda sendiri yang bisa mencegah penyakit ini terjadi pada anda dan jangan sia-siakan masa muda anda dengan melakukan hal-hal yang tidak berguna.

 

Penyebab Diabetes Di Usia Muda

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Diabetes Tipe 2

Gejala Diabetes Tipe 2

Gejala Diabetes Tipe 2

Gejala Diabetes Tipe 2 – Diabetes adalah penyakit jangka panjang yang ditandai dengan kadar gula darah yang sangat tinggi. Sel-sel dalam tubuh manusia membutuhkan energi dari gula (glukosa) untuk bisa berfungsi dengan normal. Yang biasanya mengendalikan gula dalam darah adalah hormon insulin. Jika tubuh kekurangan insulin atau muncul resistansi terhadap insulin pada sel-sel tubuh, kadar zat gula (glukosa) darah akan meningkat drastis. Inilah yang memicu dan menjadi penyebab penyakit diabetes (diabetes melitus).

Diabetes memiliki dua jenis utama, yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2. Jenis diabetes yang paling umum terjadi adalah diabetes tipe 2. Sekitar 80% pengidap diabetes di Indonesia menderita tipe ini. Diabetes tipe 2 terjadi karena penurunan produksi insulin dalam tubuh sehingga fungsinya tidak maksimal atau tubuh mulai menjadi kurang peka terhadap insulin. Reaksi ini dikenal dengan istilah resistansi terhadap insulin.

Jenis ini biasanya menyerang orang-orang berusia di atas 40 tahun. Tetapi usia pengidapnya akhir-akhir ini bertambah muda. Diabetes tipe 2 juga lebih sering dialami oleh etnis Asia dibanding etnis lain.

Gejala diabetes bervariasi dan ada beberapa yang sama antara gejala diabetes tipe 1 dan Gejala Diabetes Tipe 2. Di antaranya:

  • Sering buang air kecil, terutama di malam hari.
  • Sering merasa haus dan sering kelelahan.
  • Berkurangnya massa otot.
  • Turunnya berat badan.

Gejala Diabetes Tipe 2 yang lain adalah:

  • Gejala Diabetes Tipe 2 terdapat rasa gatal serta infeksi ragi di sekitar vagina atau penis.
  • Gejala Diabetes Tipe 2 pandangan menjadi kabur akibat lensa mata yang kering.
  • Gejala Diabetes Tipe 2 terdapat infeksi pada kulit.

 

Tingkat keparahan gejala yang di alami tiap penderita berbeda-beda. Selain itu, tidak semua orang mengalami gejala-gejala di atas. Gejala Diabetes Tipe 2 awalnya cenderung ringan. Oleh sebab itu banyak penderitanya yang sering tidak menyadari penyakit yang mereka idap selama bertahun-tahun.

Diagnosis dan pengobatan diabetes secara dini dapat mengurangi risiko komplikasi. Konsultasikanlah kepada dokter secepatnya jika Anda mengalami Gejala Diabetes Tipe 2.

 

Kadar Gula darah yang Terlalu Tinggi (Hiperglikemia)

Gejala Diabetes Tipe 2 disebabkan oleh kurangnya produksi insulin dari pankreas atau sel-sel tubuh yang kurang sensitif terhadap insulin. Sebagai hasilnya, kadar gula darah dapat meningkat drastis.

Kadar gula darah yang terlalu tinggi (hiperglikemia) dapat terjadi karena beberapa sebab seperti terlalu banyak makan, turunnya kondisi kesehatan, atau kurangnya dosis obat yang diberikan. Gejala utama hiperglikemia antara lain:

  • Mulut kering
  • Merasa sangat haus
  • Mengantuk
  • Pandangan kabur
  • Sering buang air kecil
  • Pusing

 

Penderita diabetes tipe 2 sebaiknya menjaga kesehatan dengan cermat. Melalui sebuah pemantauan kesehatan, proses pengobatan yang dijalani penderita akan lebih lancar, sekaligus dapat meminimalisasi risiko komplikasi. Langkah-langkah berikut ini juga bisa membantu bagi penderita diabetes.

  • Menerapkan pola makan yang sehat dan seimbang.
  • Teratur dalam berolahraga.
  • Membatasi konsumsi minuman keras.
  • Berhenti merokok.

 

Langkah-langkah Pengobatan Diabetes Tipe 2

Meski diabetes tidak bisa disembuhkan, diagnosis dini sangat penting agar diabetes dapat segera ditangani. Pendeteksian dini memungkinkan kadar gula darah penderita diabetes untuk dikendalikan.

Tujuan pengobatan diabetes adalah untuk mempertahankan keseimbangan kadar zat gula darah dan mengendalikan gejala untuk mencegah komplikasi yang mungkin terjadi. Mengubah gaya hidup juga bisa mengendalikan gejala-gejala diabetes tipe 2, misalnya dengan menerapkan pola makan sehat.

Tetapi jenis diabetes ini adalah penyakit yang progresif. Karena itu penderita diabetes tipe 2 biasanya akan membutuhkan obat-obatan untuk menjaga keseimbangan kadar zat gula darahnya. Proses pengobatan umumnya diawali dengan obat dalam bentuk tablet yang kemudian bisa diikuti dengan terapi suntikan, misalnya insulin.

 

Gejala Diabetes Tipe 2

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Diabetes Turunan

Diabetes Turunan

Diabetes Turunan

Diabetes Turunan – Diabetes atau yang sering disebut dengan penyakit kencing manis merupakan salah satu jenis penyakit yang terjadi akibat berlebihnya kadar gula dalam darah seseorang yang disebabkan karena hormon insulin dalam tubuhnya tak mampu untuk mengontrol kandungan gula tersebut.

 

Bagaimana Bisa Terjadi Diabetes Turunan ??

Diabetes Turunan Pada tubuh yang normal, asupan makanan yang mengandung karbohidrat yang dikonsumsi akan diubah menjadi glukosa oleh sistem pencernaan yang nantinya zat tersebut akan diangkut oleh darah untuk disebarkan ke seluruh tubuh. Glukosa ini nantinya akan terserap oleh sel-sel tubuh lalu diproses menjadi sumber energi. Insulin merupakan sejenis hormon yang dihasilkan oleh organ pankreas yang berfungsi untuk membantu proses penyerapan glukosa dalam sel. Pada saat sel-sel tubuh tidak dapat merespon hormon insulin, maka glukosa akan sulit bahkan tidak bisa diserap oleh sel-sel tersebut yang pada akhirnya dapat terjadi penumpukan glukosa dalam darah, dan pada akhirnya glukosa tersebut akan dikeluarkan melalui urine.

 

Gangguan tersebut dapat mengakibatkan tubuh kekurangan energi, sehingga pada penderita Diabetes Turunan biasanya akan memiliki tubuh yang lemah dan mudah capek. Selain itu Diabetes Turunan dapat menimbulkan beberapa jenis komplikasi penyakit seperti penyakit jantung, stroke, disfungsi seksual, katarak, hipertensi, kebutaan, bahkan dapat menimbulkan kematian.

 

Penyebab Penyakit Diabates Turunan

Seseorang yang memiliki riwayat keluarga pengidap diabetes, dapat beresiko lebih tinggi untuk terkena Diabetes Turunan, baik itu diabetes tipe 1 maupun diabetes tipe 2. Namun tak semua anak yang memiliki orangtua dengan diabetes, akan mengembangkan penyakit yang sama dikemudian hari. Hal ini sangat tergantung pada faktor lain yang tak kalah penting yaitu faktor lingkungan serta kebiasaan gaya hidup yang kita jalani.

Meskipun seseorang memiliki riwayat keluarga dengan diabetes, akan tetapi ia bisa menerapkan pola hidup yang dapat mencegah perkembangan Diabetes Turunan ini. Maka kemungkinan besar orang tersebut tidak akan mengalami Diabetes Turunan. Faktor-faktor Diabetes Turunan tersebut diantaranya adalah:

 

  1. Berat badan

Diabetes Turunan dapat terjadi pada orang-orang yang memiliki kelebihan berat badan (obesitas). Untuk itu, sebaiknya orang-orang yang beresiko terkena penyakit membahayakan ini selalu menjaga berat badannya agar tetap ideal.  Hal ini dapat dilakukan dengan olah raga secara rutin, maupun mengkonsumsi makanan kaya serat seperti buah-buahan, sayuran, maupun biji-bijian.

  1. Pola makan

Faktor ini juga sangat berpengaruh pada besarnya resiko penyebab Diabetes Turunan. Dimana seseorang yang rajin mengkonsumsi makanan maupun minuman yang terlalu manis, mengandung banyak lemak, serta kolesterol dapat beresiko lebih tinggi untuk mengembangkan Diabetes Turunan.

  1. Istirahat

Seseorang yang memiliki frekuensi dan kualitas istirahat yang buruk juga dapat mengembangkan resiko timbulnya diabetes. Hal ini disebabkan oleh kurangnya istirahat dapat mempengaruhi atau meningkatkan nafsu makan seseorang, sehingga pada akhirnya dapat menimbulkan bahaya obesitas.

  1. Stress

Stress yang berlebihan akan menimbulkan dampak terjadinya obesitas maupun tekanan darah tinggi (hipertensi) yang memicu peningkatan resiko Diabetes Turunan. Dengan mendapatkan istirahat yang cukup, berolahraga, maupun melakukan refresing dapat membantu terhindar dari gangguan stress.

  1. Gerakan fisik

Seseorang yang kurang gerak dapat meningkatkan resiko terkena gangguan diabetes. Karena kurang gerak dapat menyebabkan terjadinya obesitas, maupun tidak lancarnya peredaran darah dalam tubuh yang pada akhirnya dapat memicu stress maupun hipertensi. Untuk itu, sangat dianjurkan bagi kita untuk meluangkan waktu disela-sela kesibukan untuk melakukan latihan (olah raga) seperti aerobik, senam, jogging, berenang, maupun olah raga lainnya yang pada akhirnya dapat membantu meningkatkan jumlah maupun aktivitas insulin dalam tubuh.

 

Faktor Eksternal Penyebab Diabetes Turunan

Dalam sebuah buku yang berjudul “The Genetic Landscape of Diabetes”, para peneliti telah mengungkapkan hubungan faktor genetik sebagai salah satu penyebab Diabetes Turunan. Dalam buku tersebut diungkapkan bahwa selain pemicu eksternal seperti diet dan infeksi, faktor keturunan juga memegang peranan dalam perkembangan Diabetes Turunan.

 

  • Faktor Resiko Diabetes Turunan tipe 1

Dalam tubuh manusia terdapat gen yang dinamakan gen HLA  yang mengkodekan molekul yang sangat penting untuk sistem kekebalan tubuh. Molekul-molekul ini bertindak sebagai rantai kecil asam amino pada permukaan sel. Ketika sel-sel kekebalan menemukan rantai yang tidak pantas, maka mereka akan mulai menyerangnya. Tanpa gen HLA, sel-sel kekebalan tubuh tidak akan menemukan rantai virus, bakteri, atau sel-sel tumor. Di sisi lain, dengan mewarisi jenis tertentu dari gen HLA dapat meningkatkan kemungkinan bahwa sel-sel kekebalan akan menyerang sel-sel sehat dalam tubuh. Ini adalah bagaimana IDDM1 berkontribusi terhadap serangan kekebalan sel beta sehingga tercipta diabetes tipe 1 (diabetes kering).

 

  • Faktor Resiko Diabetes Turunan tipe 2

Jenis diabetes tipe ini bisa terjadi pada kalangan usia berapapun. Faktor lingkungan seperti asupan makanan dan olahraga memainkan peran penting dalam pengembangan penyakit ini. Mayoritas individu dengan diabetes tipe 2 memiliki kelebihan berat badan atau obesitas. Faktor Diabetes Turunan juga memegang peranan penting dalam kasus ini, yaitu dengan keterlibatan beberapa gen yang didefinisikan dapat memperburuk kondisi.

 

Mutasi yang terjadi dari satu gen dapat mengakibatkan penyakit. Dan pada diabetes tipe 2 (diabetes basah), diduga banyak sekali gen yang terlibat. Salah satu metode yang digunakan untuk menemukan hubungan antara gen dengan kerentanan Diabetes Turunan adalah dengan studi yang menghubungkan seluruh genom dari anggota keluarga yang terkena. Sampai saat ini hanya dua gen yaitu calpain 10 (CAPN10) dan hepatosit faktor nuklir 4 alpha (HNF4A) yang telah diidentifikasi dengan metode ini.

 

Tips Mencegah Resiko Diabetes Turunan

  • Mengontrol Kadar gula

Dengan melakukan pengontrolan secara berkala terhadap kadar gula darah, dapat membantu menurunkan resiko berkembangnya penyakit diabetes. Pada saat seseorang telah divonis dokter memiliki kadar gula darah yang melebihi batas normal yaitu 150 mg/dl, maka sebaiknya ia segera berusaha untuk menormalkan kembali kadar gulanya.

  • Melakukan kegiatan fisik

Seperti penjelasan diatas tadi bahwa seseorang yang kurang gerak dapat memiliki resiko yang tinggi akan penyakit Diabetes Turunan. Untuk itu, sebaiknya jangan ragu lagi untuk melakukan berbagai macam kegiatan fisik seperti berolahraga secara teratur. Karena dengan berolahraga, dapat melindungi tubuh dari gangguan obesitas, penyebab stress, serta dapat melancarkan peredaran darah dalam tubuh.

  • Menjaga pola makan

Pola makan yang buruk, seperti terlalu banyak mengkonsumsi makanan maupun minuman yang terlalu manis, mengkonsumsi junk food, maupun jenis-jenis makanan yang banyak mengandung lemak dan makanan yang mengandung kolesterol dapat meningkatkan resiko berkembangnya penyakit Diabetes Turunan. Maka sebaiknya pilihlah jenis-jenis makanan yang bersumber dari bahan-bahan alami, mengandung gula yang sederhana, mengandung banyak serat, rendah lemak, serta rendah kolesterol untuk menjaga agar sistem pencernaan dalam tubuh dapat berfungsi dengan normal.

  • Menghindari rokok maupun minuman beralkohol

Bahaya merokok dan mengkonsumsi alkohol dapat menurunkan kemampuan tubuh untuk memanfaatkan hormon insulin dalam menyebarkan glukosa ke seluruh organ. Hal inilah yang dapat meningkatkan resiko seseorang untuk memiliki diabetes.

  • Mendapatkan istirahat yang cukup

Kebiasaan begadang dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti pekerjaan yang menumpuk, atau hanya sekedar untuk memenuhi gaya hidup yang pada akhirnya akan mengakibatkan tubuh kurang mendapatkan istirahat. Hal ini dapat meningkatkan nafsu makan serta dapat menimbulkan stress yang pada akhirnya dapat meningkatkan resiko diabetes. Untuk itu, sebaiknya kita memberikan jeda waktu agar tubuh dapat beristirahat setelah melakukan aktivitas fisik seharian. Usahakan untuk memberikan tubuh waktu +/- 7 hingga 8 jam untuk beristirahat setiap harinya.

 

Waspadai gejala diabetes yang bisa ditimbulkan oleh kondisi Diabetes Turunan ini, antara lain adalah :

  • Mudah merasa lapar dan haus
  • Sering buang air kecil
  • Kaburnya penglihatan
  • Penurunan berat badan secara drastis
  • Kesemutan pada bagian tangan dan kaki
  • Gatal-gatal pada kulit
  • Terganggunya koordinasi gerak tubuh
  • Jika timbul luka akan sangat sulit disembuhkan

 

Jadi pada intinya, penyakit diabetes bisa menyerang siapa saja, baik itu yang memiliki riwayat keluarga dengan diabetes ataupun tidak. Hal tersebut tergantung pada gaya hidup dan kondisi lingkungan sekitar. Akan tetapi bagi mereka yang memiliki keluarga dengan riwayat diabetes perlu untuk selalu waspada agar ia tidak turut mengembangkan penyakit berbahaya ini.

 

Diabetes Turunan

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Diabetes Tipe 1

Gejala Diabetes Tipe 1

 

Gejala Diabetes Tipe 1

Diabetes tipe 1 adalah kondisi autoimun. Pada umumnya sistem kekebalan tubuh manusia berfungsi untuk melawan dan menghancurkan apa saja yang dianggap asing atau berbahaya. Dalam kasus Gejala Diabetes Tipe 1, sistem kekebalan tubuh telah keliru menyerang sel-sel dalam pankreas sehingga produksi insulin pun berhenti. Ini karena kekebalan tubuh mengira sel-sel pankreas tersebut membahayakan tubuh.

Gejala-gejala umum diabetes yang sama untuk Gejala Diabetes Tipe 1 dan tipe 2 adalah:

  • Sering buang air kecil, terutama di malam hari.
  • Sering haus.
  • Sering lelah.

Sedangkan Gejala Diabetes Tipe 1 adalah:

  • Sering merasa lapar.
  • Rasa gatal serta infeksi ragi di sekitar vagina atau penis.
  • Turunnya berat badan dan massa otot.
  • Pandangan kabur karena perubahan bentuk lensa pada mata.
  • Infeksi kulit.

 

Gejala Diabetes Tipe 1 dapat berkembang dengan cepat dalam beberapa minggu bahkan beberapa hari. Jika penderita mengalami muntah-muntah dan napas dalam yang berat, berarti kondisi diabetesnya berada pada tahap berbahaya dan segeralah temui dokter.

 

Kadar Gula Darah yang Terlalu Tinggi (Hiperglikemia)

Kadar gula darah yang terlalu tinggi (hiperglikemia) dapat terjadi karena produksi insulin dalam tubuh terhenti atau tidak cukup sehingga tidak ada hormon insulin yang dapat memindahkan glukosa dari darah ke dalam sel-sel yang kemudian mengolahnya menjadi energi.

Gejala Diabetes Tipe 1 karena hiperglikemia mirip dengan diabetes, tapi biasanya terjadi secara tiba-tiba dengan tingkat keparahan tinggi. Di antaranya:

  • Mulut kering
  • Merasa sangat haus
  • Mengantuk
  • Pandangan kabur
  • Sering buang air kecil
  • Pusing

 

Jika tidak diobati, hiperglikemia dapat menyebabkan kondisi serius di mana sel-sel tubuh akan berpaling pada lemak dan otot sebagai sumber energi alternatif. Ini dapat berujung pada ketoasidosis diabetik yang kemudian memicu peningkatan kadar asam dalam darah dan mengakibatkan penderita muntah-muntah, mengalami dehidrasi, kehilangan kesadaran, bahkan kematian.

 

Kadar Gula Darah yang Terlalu Rendah (Hipoglikemia)

Selain kadar gula darah yang tinggi, penderita diabetes juga bisa mengalami kadar gula darah yang sangat rendah yang disebut hipoglikemia. Gejala Diabetes Tipe 1 ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, tapi umumnya karena insulin dalam tubuh memindahkan terlalu banyak glukosa dari darah.

Sebagian besar Gejala Diabetes Tipe 1 karena hipoglikemia disebabkan oleh efek samping pemakaian insulin yang berlebihan. Kondisi ini juga bisa terjadi akibat lupa makan, olahraga serta aktivitas fisik yang terlalu berat, atau minum alkohol saat perut kosong.

 

Gejala Diabetes Tipe 1 hipoglikemia adalah:

  • Jantung berdebar-debar.
  • Gemetaran
  • Berkeringat
  • Cepat emosi
  • Lemas
  • Sensasi kesemutan pada bibir
  • Mual
  • Lapar

Cara sederhana untuk mengatasinya adalah dengan mengkonsumsi makanan atau minuman manis. Jika dibiarkan, Gejala Diabetes Tipe 1 hipoglikemia dapat berdampak buruk pada otak dan mengakibatkan:

  • Rasa linglung.
  • Pandangan kabur atau terlihat ganda.
  • Bicara tidak jelas.
  • Kehilangan kesadaran.

Untuk menangani gejala di atas, Anda membutuhkan suntikan hormon glukagon yang dapat meningkatkan kadar gula darah sesegera mungkin.

Para penderita diabetes tipe 1 yang berencana untuk berpuasa juga diharapkan selalu berwaspada karena memiliki risiko terkena hipoglikemia. Kondisi ini biasa terjadi pada sore hari menjelang berbuka puasa dan terutama pada penderita diabetes manula.

Jika merasakan gejala-gejala hipoglikemia seperti yang sudah dijelaskan di atas, penderita diabetes dianjurkan untuk segera membatalkan puasa dengan minum air bergula, seperti sirup atau teh manis, lalu makan nasi seperti biasa.

Segera Cari Bantuan Bantuan Medis

 

Penderita diabetes sebaiknya segera mencari bantuan medis jika mengalami:

  • Napas berbau seperti buah-buahan.
  • Mual atau muntah.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Sakit perut.
  • Demam tinggi.

 

Gejala Diabetes Tipe 1

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mencegah Diabetes Melitus

Cara Mencegah Diabetes Melitus

Cara Mencegah Diabetes Melitus

Indonesia termasuk dalam salah satu negara yang berpotensi memiliki angka penderita diabetes dengan jumlah yang sangat tinggi. Pada awalnya penderita penyakit diabetes banyak dijumpai pada negara-negara maju seperti Amerika Serikat. Tapi sekarang beberapa negara berkembang seperti Indonesia juga termasuk dalam resiko tinggi. Ada dua jenis tipe diabetes yang dikenal yaitu diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Diabetes tipe 1 menjadi kasus yang paling sering ditemukan pada anak-anak dan orang dewasa yang mengalami masalah pada sel penghasil insulin dalam pankreas. Kondisi ini sering ditemukan sejak lahir. Sementara itu jenis diabetes yang paling umum adalah diabetes tipe 2 yang banyak dialami oleh orang dewasa dan orang tua.

 

Resiko Tinggi Penyakit Diabates, Jika anda ?

Seringkali orang yang menderita diabetes sama sekali tidak menyadari jika terkena penyakit ini. Hampir semua gejala yang sering dirasakan terlalu diremehkan sehingga diabetes tidak bisa dicegah. Pada dasarnya diabetes bisa dicegah sejak awal jika memang disadari oleh penderita. Untuk mencegah agar tidak diabetes sebaiknya orang yang termasuk dalam resiko tinggi juga harus waspada. Berikut ini adalah beberapa resiko tinggi terkena diabetes.

  • Orang yang memiliki berat badan berlebih atau masuk dalam katergori obesitas.
  • Orang yang memiliki keturunan atau riwayat diabetes dalam keluarga.
  • Orang yang menderita beberapa penyakit seperti darah tinggi, stroke, dan penyakit jantung.
  • Orang dewasa yang sudah berusia lebih dari 45 tahun dan memiliki riwayat tinggi kolesterol dan hipertensi.
  • Orang yang sudah pernah menjalani tes gula darah dan termasuk dalam kategori pra diabetes atau dengan gejala diabetes.
  • Orang yang menderita penyakit resistensi insulin atau ketidakmampuan tubuh dalam menghasilkan insulin.

 

Diabates biasanya terjadi setelah melalui beberapa tahapan termasuk ketika penderita masuk dalam tahap pre diabetes. Pemeriksaan kadar gula darah secara teratur bisa menjadi usaha pencegahan yang sangat baik. Kadar gula darah yang normal adalah sekitar 70 – 100 mg/dl (dengan pemeriksaan setelah puasa selama 8 jam) dan < 140 mg/dl (pemeriksaan dua jam setelah makan). Dibawah ini adalah beberapa Cara Mencegah Diabetes Melitus (bagi orang yang memiliki kadar gula darah normal dan pra diabetes).

  1. Cara Mencegah Diabetes Melitus dengan Berhenti Merokok.

Jika Anda memiliki kebiasaan merokok maka Cara Mencegah Diabetes Melitus adalah berhenti mulai sekarang. Rokok meninggalkan nikotin dalam saluran pernafasan kemudian akan diambil oleh darah. Darah yang mengandung nikotin akan merusak sistem insulin pada pankreas sehingga resiko diabetes menjadi semakin tinggi. Bahaya merokok selain menjadi penyebab diabetes juga dapat menimbulkan ratusan penyakit paling mematikan di dunia lainnya.

  1. Cara Mencegah Diabetes Melitus Berhenti Minum Alkohol.

Cara Mencegah Diabetes Melitus dengan tidak meminum alkohol. Alkohol adalah salah satu pemicu beberapa jenis penyakit dalam tubuh seperti jantung, stroke, kanker hati dan beberapa jenis penyakit lain. Jantung menjadi salah satu potensi besar untuk merusak kemampuan tubuh dalam menghasilkan insulin. Karena itulah bahaya alkohol bisa meningkatkan potensi diabetes.

  1. Cara Mencegah Diabetes Melitus dengan Hindari Kebiasaan Tidak Melakukan Aktivitas Apapun.

Ketika Anda sedang menonton televisi maka jangan menggunakan remote kontrol. Terlalu banyak duduk akan memicu timbunan lemak dalam tubuh sehingga Anda bisa menjadi lebih gemuk. Jadi, membuat tubuh selalu bergerak paling tidak hanya berjalan-jalan akan membuat simpanan kalori dalam tubuh bisa dibakar menjadi tenaga.

  1. Cara Mencegah Diabetes Melitus dengan Turunkan Berat Badan

Obesitas adalah salah penyebab diabetes yang paling tinggi. Memiliki berat badan yang berlebih akan memicu beberapa penyakit seperti jantung. Ketika tubuh beresiko memiliki penyakit jantung maka potensi diabetes juga akan semakin tinggi. Jika kondisi ini terjadi maka Anda bisa menurunkan berat badan dengan melakukan olahraga secara teratur dan diet.

  1. Cara Mencegah Diabetes Melitus dengan Ganti Sumber Karbohidrat dengan Biji-Bijian

Sumber karbohidrat yang berasal dari tanaman gandum dan biji-bijian bisa membuat enzim pencernaan sulit merubah pati menjadi glukosa. Proses ini akan membuat tubuh mendapatkan kadar gula dalam darah dengan proses yang lebih lama. Jika hal ini terjadi maka tubuh akan memproses insulin sesuai dengan kebutuhan. Dengan Cara Mencegah Diabetes Melitus ini maka resiko diabetes bisa dikurangi dan untuk mencegah terjadinya diabetes. beberapa jenis makanan yang bisa digunakan untuk menggantikan karbohidrat lembut seperti nasi adalah gandum, sereal, jagung dan ubi.

  1. Cara Mencegah Diabetes Melitus dengan Hindari Terlalu Sering Konsumsi Minuman Manis

Minuman manis yang mengandung gula dan bahan pemanis lain telah meningkatkan resiko diabetes. Minuman manis memang dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber tenaga tapi dalam jumlah yang kecil. Selain minuman manis maka minuman yang mengandung soda dan berbagai bahan pengawet juga harus dihindari. Minuman manis akan meningkatkan kadar glikemik dalam tubuh sehingga bisa meningkatkan resiko obesitas dan diabetes.

  1. Cara Mencegah Diabetes Melitus dengan Konsumsi Lemak Tak Jenuh Ganda

Lemak tak jenuh ganda adalah jenis lemak yang ditemukan pada beberapa jenis kacang-kacanga, biji-bijian, ikan salmon, ikan sarden dan beberapa jenis ikan lain . Cara Mencegah Diabetes Melitus dengan Lemak ini dapat membantu tubuh dalam mencegah diabetes. Sementara jenis minyak trans seperti minyak sawit dan margarin akan meningkatkan resiko penyakit jantung dan meningkatkan resiko diabetes.

  1. Cara Mencegah Diabetes Melitus dengan Batasi Konsumsi Daging Merah

Daging merah yang berasal dari domba, sapi , dan babi ternyata bisa meningkatkan resiko diabetes. Daging merah tidak mudah diterima oleh tubuh termasuk dalam proses metabolisme. Untuk menghindari resiko ini maka Cara Mencegah Diabetes Melitus sebaiknya ganti daging merah dengan daging unggas.

  1. Cara Mencegah Diabetes Melitus dengan Lakukan Berbagai Macam Aktifitas Fisik

Berbagai macam gerakan dan latihan fisik bisa menghindari tubuh dari penumpulan lemak, resiko obesitas dan membuat jantung menjadi lebih sehat. Cara Mencegah Diabetes Melitus dengan gaya hidup seperti ini maka tubuh akan meningkatkan produksi insulin dan digunakan untuk membantu menormalkan kadar gula dalam darah. Anda bisa memilih beberapa aktifitas fisik seperti berenang, senam dan lari. Latihan fisik 20 menit setiap hari sudah bisa menurunkan resiko terkena diabetes.

  1. Cara Mencegah Diabetes Melitus dengan Konsumsi Makanan Berserat

Makanan yang mengandung serat akan membuat sistem metabolisme dalam tubuh berjalan lebih lancar. Organ pencernaan bisa bekerja secara maksimal dan zat-zat penting yang berasal dari makanan bisa digunakan oleh tubuh dengan cepat. Makanan berserat juga bisa menurunkan resiko penyakit jantung dan menjaga organ pencernaan. Dengan Cara Mencegah Diabetes Melitus ini maka resiko diabetes akan menjadi lebih rendah. beberapa makanan berserat antara lain adalah sayuran hijau, kacang-kacangan, buah-buahan, dan biji-bijian.

  1. Cara Mencegah Diabetes Melitus dengan Atur Porsi Makan

Konsumsi makanan yang seimbang dengan kebutuhan nutrisi tubuh adalah langkah yang sangat bijak. Pada dasarnya dalam setiap satu piring makan harus terdapat sekitar seperempat bagian protein, sayuran, buah, dan karbohidrat. Ini adalah salah satu pengaturan porsi makan yang paling sehat. Namun kita sering lupa bahwa makan hanya untuk membuat perut menjadi kenyang namun ternyata bukan hal itu yang dibutuhkan oleh tubuh. Cara Mencegah Diabetes Melitus dengan mengatur porsi makanan dengan jumlah yang kecil dan sesuai dengan kebutuhan nutrisi bisa mengurangi resiko diabetes.

  1. Cara Mencegah Diabetes Melitus dengan Batasi Makanan yang Digoreng

Makanan yang digoreng adalan salah satu jenis makanan favorit semua orang. Namun tanpa disadari ternyata minyak yang berasal dari minyak sawit mengandung lemak yang cukup tinggi. Lemak bisa meningkatkan resiko penyakit jantung yang berarti bahwa resiko diabetes juga akan meningkat. Untuk menggantikan makanan yang digoreng Cara Mencegah Diabetes Melitus sebaiknya ganti cara memasak dengan direbus atau dikukus.

  1. Cara Mencegah Diabetes Melitus dengan Batasi Makanan Olahan

Makanan olahan memang rasanya sangat enak dan mudah ditemukan dimana saja. Namun ternyata makanan olahan belum tentu sehat untuk tubuh dan bisa meningkatkan resiko penyakit jantung dan diabetes. Makanan olahan juga mengandung berbagai jenis bahan makanan tambahan yang bisa mengacaukan sistem metabolisme dalam tubuh. Karena itu Cara Mencegah Diabetes Melitus adalah hindari makanan olahan dan pilih makanan sehat.

  1. Cara Mencegah Diabetes Melitus dengan Selalu Perhatikan Label Makanan

Jika Anda membeli makanan dalam kemasan maka sebaiknya selalu perhatikan dengan label nutrisi yang tercantum. Biasanya beberapa nutrisi akan dicantumkan dalam daftar makanan seperti kalori, gula, karbohidrat, dan berbagai jenis vitamin lain. Untuk menghindari makanan yang terlalu banyak mengandung kalori maka amati semua daftar dalam label. Cara Mencegah Diabetes Melitus sebaiknya juga jangan terlalu sering mengkonsumsi makanan dalam kemasan.

  1. Cara Mencegah Diabetes Melitus dengan Berolahraga secara rutin

Ada banyak Cara Mencegah Diabetes Melitus dengan berolahraga yang membakar kalori super banyak yang dapat anda manfaatkan untuk mencegah terjadinya diabetes dan memperkecil risiko tersebut.

 

Diabetes masih menjadi penyakit yang sangat menakutkan bagi semua orang. Diabetes bisa meningkatkan beberapa resiko penyakit lain sehingga terkadang penderita merasa sangat depresi. Hidup sehat dengan menghindari semua resiko diabetes akan memberikan kesempatan untuk memiliki kehidupan yang lebih baik. Selain itu penting bagi semua orang untuk memeriksa kadar gula darah

 

Cara Mencegah Diabetes Melitus

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Diabetes Tipe 2

Diabetes Tipe 2

Diabetes adalah penyakit jangka panjang yang ditandai dengan kadar gula darah yang sangat tinggi.

Diabetes Tipe 2

Sel-sel dalam tubuh manusia membutuhkan energi dari gula (glukosa) untuk bisa berfungsi dengan normal. Yang biasanya mengendalikan gula dalam darah adalah hormon insulin. Jika tubuh kekurangan insulin atau muncul resistansi terhadap insulin pada sel-sel tubuh, kadar zat gula (glukosa) darah akan meningkat drastis. Inilah yang memicu dan menjadi penyebab penyakit diabetes (diabetes melitus).

 

Penderita Diabetes di Indonesia

Pada tahun 2013, penderita diabetes di Indonesia diperkirakan mencapai 8,5 juta orang dengan rentang usia 20-79 tahun (dikutip dari Federasi Diabetes Internasional). Tetapi kurang dari setengah dari mereka yang menyadari kondisinya. Jadi pada umumnya diabetes merupakan penyakit yang banyak menyerang orang Indonesia.

Pada tahun 2011, orang dewasa yang mengidap diabetes di Asia Tenggara diperkirakan mencapai 71,4 juta jiwa atau sekitar 8,3% dari total populasi dewasa di wilayah ini.

 

Apa Sajakah Jenis-jenis Diabetes?

Diabetes memiliki dua jenis utama, yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2. Jenis diabetes yang paling umum terjadi adalah Diabetes Tipe 2. Sekitar 80% pengidap diabetes di Indonesia menderita tipe ini.

Diabetes Tipe 2 terjadi karena penurunan produksi insulin dalam tubuh sehingga fungsinya tidak maksimal atau tubuh mulai menjadi kurang peka terhadap insulin. Reaksi ini dikenal dengan istilah resistansi terhadap insulin.

Jenis ini biasanya menyerang orang-orang berusia di atas 40 tahun. Tetapi usia pengidapnya akhir-akhir ini bertambah muda. Diabetes Tipe 2 juga lebih sering dialami oleh etnis Asia dibanding etnis lain.

 

Apa Sajakah Gejala-gejala Diabetes?

Gejala diabetes bervariasi dan ada beberapa yang sama antara gejala diabetes tipe 1 dan Diabetes Tipe 2. Di antaranya:

  • Sering buang air kecil, terutama di malam hari.
  • Sering merasa haus dan sering kelelahan.
  • Berkurangnya massa otot.
  • Turunnya berat badan.

Konsultasikanlah kepada dokter jika Anda merasakan gejala-gejala di atas sehingga diagnosis serta pendeteksian dini dapat dilakukan.

 

Kondisi-kondisi yang Menjadi Penyebab Diabetes Tipe 2

Kadar gula darah biasanya dikendalikan oleh hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas, organ yang terletak di belakang lambung. Insulin berfungsi untuk memindahkan zat gula dari darah ke sel-sel tubuh yang akan mengubahnya menjadi energi.

Tetapi organ pankreas dalam tubuh penderita Diabetes Tipe 2 tidak memproduksi cukup insulin untuk menjaga keseimbangan kadar zat gula darah. Hal ini juga dapat terjadi karena tubuh tidak bisa menggunakan insulin secara efektif.

 

Langkah-langkah Pengobatan Diabetes Tipe 2

Meski Diabetes Tipe 2 tidak bisa disembuhkan, diagnosis dini sangat penting agar diabetes dapat segera ditangani. Pendeteksian dini memungkinkan kadar gula darah penderita diabetes untuk dikendalikan.

Tujuan pengobatan diabetes adalah untuk mempertahankan keseimbangan kadar zat gula darah dan mengendalikan gejala untuk mencegah komplikasi yang mungkin terjadi. Mengubah gaya hidup juga bisa mengendalikan gejala-gejala Diabetes Tipe 2, misalnya dengan menerapkan pola makan sehat.

Tetapi jenis diabetes ini adalah penyakit yang progresif. Karena itu penderita Diabetes Tipe 2 biasanya akan membutuhkan obat-obatan untuk menjaga keseimbangan kadar zat gula darahnya. Proses pengobatan umumnya diawali dengan obat dalam bentuk tablet yang kemudian bisa diikuti dengan terapi suntikan, misalnya insulin.

 

Komplikasi yang Diakibatkan oleh Diabetes Tipe 2

Diabetes dapat mengakibatkan sejumlah komplikasi jika diabaikan. Kadar zat gula darah yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah, saraf, dan organ tubuh. Peningkatan kadar gula yang ringan tanpa memicu gejala pun bisa mengakibatkan dampak jangka panjang.

 

Saran-saran Bermanfaat bagi Penderita Diabetes Tipe 2

Penderita Diabetes Tipe 2 sebaiknya menjaga kesehatan dengan cermat. Melalui sebuah pemantauan kesehatan, proses pengobatan yang dijalani penderita akan lebih lancar, sekaligus dapat meminimalisasi risiko komplikasi. Langkah-langkah berikut ini juga bisa membantu bagi penderita diabetes.

  • Menerapkan pola makan yang sehat dan seimbang.
  • Teratur dalam berolahraga.
  • Membatasi konsumsi minuman keras.
  • Berhenti merokok.

 

 

Diabetes Tipe 2

Posted in Uncategorized | Leave a comment