Cara Mencegah Diabetes Turunan

Cara Mencegah Diabetes Turunan

 

Cara Mencegah Diabetes TurunanCara Mencegah Diabetes Turunan – Apakah Anda percaya dengan pernyataan kalau penyakit diabetes itu bisa diturunkan? Atau secara lebih sederhana, apakah benar orang yang orang tuanya menderita diabetes akan menurunkan penyakit tersebut kepada anak-anaknya? Patut diketahui bahwa memang faktor genetik atau turunan memiliki peranan yang besar terhadap keterjangkitan penyakit diabetes pada seseorang.

Orang sering menyebutnya dengan penyakit diabetes keturunan karena adanya hubungan genetik sebagai faktor penyebab diabetes. Meskipun diketahui bahwa ada pengaruh yang cukup signifikan, namun mekanisme kerjanya sendiri cenderung rumit dan sulit untuk diketahui oleh kalangan ahli sekalipun.

Namun sebetulnya hal lainnya yang tak kalah penting ialah faktor lingkungan yang turut andil dalam keterjangkitan diabetes tersebut. Banyak sekali faktor lingkungan yang dimaksud mulai dari obesitas atau kegemukan, pola makan yang tidak sehat, kurangnya berolahraga, banyak mengonsumsi kalori, lemak, dan minim mengonsumsi makanan berserat seperti buah, sayuran, dan terlalu banyak duduk. Ada beberapa Cara Mencegah Diabetes Turunan yang bisa Anda lakukan untuk anak Anda diantaranya :

 

  1. Fasilitas Perubahan Diet Anak

Cara Mencegah Diabetes Turunan yang pertama adalah dengan melakukan perubahan diet anak, buah hati biasanya sangat suka sekali dengan makanan yang memiliki rasa manis, padahal makanan tersebut sangat berbahaya untuk kesehatan mereka, salah satunya adalah mengakibatkan penyakit diabetes, terlebih jika Anda merupakan orang tua yang mengalami diabetes melitus, maka anak Anda akan lebih beresiko terkena penyakit diabetes apabila banyak mengonsumsi makanan manis. Cara Mencegah Diabetes Turunan yang tepat Anda dapat memberikan nasihat kepada buah hati atau anak agar mengonsumsi buah dan sayur. Jika anak tidak mau Anda dapat mengolah sayuran dan buah tersebut dalam bentuk yang menarik, sehingga memicu daya tarik tersendiri untuk anak Anda, dengan begitu anak akan suka makan buah dan sayuran yang akan berakibat penyakit diabetes melitus turunan tidak menyerangnya nanti.

 

  1. Berikan Suplemen Vitamin

Anak yang berasal dari keturunan biasanya memerlukan suntikan insulin untuk mencegah penyakit diabetes melitus agar tidak timbul kelak, karena jika tidak dilakukan suntikan hormon insulin penyakit diabetes akan muncul dan menimbulkan segala macam komplikasi seperti gagal ginjal, jantung dan masih banyak lagi, namun apabila Anda enggan memberikan suntikan insulin ada Cara Mencegah Diabetes Turunan yang efektif yaitu Anda bisa mengganti cairan tersebut dengan Cara Mencegah Diabetes Turunansuplemen multivitamin, seperti suplemen yang banyak mengandung kronium, tembaga, vitamin B kompleks, seng, Vitamin C; D dan E, magnesium, mangan, dan asam lemak omega 3.

Walaupun tidak suplemen multivitamin tersebut tidak lebih efektif dari suntikan insulin, akan tetapi suplemen tersebut mampu mengendalikan gula dalam darah si anak, sehingga mampu sebagai Cara Mencegah Diabetes Turunan secara efektif, Cara Mencegah Diabetes Turunan sebaiknya sebelum memberikan multivitamin lebih baik Anda berkonsultasi kepada dokter mengenai multivitamin yang tepat untuk anak.

 

  1. Lebih Aktif Berolahraga

Olahraga juga bisa menjadi salah satu Cara Mencegah Diabetes Turunan yang alternatif. Dengan melakukan olahraga secara aktif maka kadar glukosa, karbohidrat ataupun gula dalam tubuh dapat diproses menjadi sebuah energi, sehingga tidak mengendap dalam pembuluh darah atau menjadi lemak yang menyebabkan kenaikan berat badan atau obesitas. Karena obesitas merupakan faktor terbesar penyebab penyakit diabetes melitus.

Cara Mencegah Diabetes TurunanJika anak tidak suka berolahraga, Cara Mencegah Diabetes Turunan yang baik yaitu Anda dapat mengajaknya untuk melakukan permainan-permainan menyenangkan seperti bermain bola, bulu tangkis, bermain lari-larian dan masih banyak lagi, sehingga anak lebih aktif dalam melakukan gerakan dan hal tersebut mampu menjadi Cara Mencegah Diabetes Turunan secara lebih baik.

Nah itulah beberapa Cara Mencegah Diabetes Turunan pada anak. Untuk mengetahui tingkat resiko keturunan terkena penyakit diabetes melitus, lebih baik Anda melakukan tes gula darah ke dokter atau rumah sakit, sehingga Anda bisa melakukan pencegahan yang lebih baik dan sedini mungkin.

 

 

Cara Mencegah Diabetes Turunan

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2 – Dua jenis paling umum dari diabetes adalah diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Pada diabetes tipe 1, tubuh memproduksi lebih sedikit insulin atau sama sekali tidak memproduksi insulin karena sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif. Jadi orang-orang dengan diabetes tipe 1 harus mengambil insulin setiap hari. Diabetes tipe 1 biasanya terjadi pada anak-anak dan orang dewasa muda, tetapi juga dapat muncul pada orang dewasa yang lebih tua. Sedangkan pada diabetes tipe 2, tubuh anda mencegah insulin itu agar tidak bekerja dengan  tepat. Tubuh anda mungkin memproduksi beberapa insulin tetapi itu tidak cukup. Kebanyakan orang sekitar 90% sampai 95% memiliki penyakit diabetes tipe 2. Ini jenis diabetes biasanya terjadi pada orang yang lebih tua, meski orang dewasa yang lebih muda juga bisa saja mengalami nya. Diabetes tipe 2 juga biasanya terjadi pada orang yang kelebihan berat badan. Bahkan, sekitar 8 dari 10 orang dengan diabetes tipe 2 kelebihan berat badan. Di bawah ini ada beberapa Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2 yang bermanfaat untuk Anda yang masih sulit membedakannya, diantaranya :

 

  1. Diabetes tipe 1 penyakit autoimun sedangkan diabetes tipe 2 bukan

Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2 yang pertama jika Anda memiliki penyakit diabetes tipe 1, tubuh Anda tidak memproduksi insulin sama sekali. Itu karena tipe 1 adalah penyakit autoimun dimana serangan sistem kekebalan tubuh dan menghancurkan sel-sel insulin dalam pankreas. Tidak ada yang tahu persis apa yang menyebabkan hal itu, tetapi jika faktor genetika mungkin bisa saja. Orang dengan penyakit diabetes tipe 2 menghasilkan insulin, tetapi itu tidak akan cukup karena memiliki kesulitan untuk menggunakan nya secara efisien. Faktor risiko utama untuk penyakit diabetes tipe 2 yaitu obesitas (terutama jika anda kelebihan berat badan di sekitar perut). Memiliki riwayat keluarga dengan penyakit diabetes juga bisa meningkatkan risiko anda.

  1. Gula darah rendah akan lebih berbahaya untuk diabetes tipe 1 tapi tidak untuk tipe 2

Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2 yang kedua pada penderita diabetes tipe 1 jika gula darah sangat rendah (hipoglikemia) dapatPerbedaan Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2 menyebabkan kelemahan, pusing, dan berkeringat. Sedangkan diabetes tipe 2 tidak akan menyebabkan pusing atau lemah jika gula darah Anda rendah. Dalam kasus yang parah, diabetes tipe 1 dapat membuat Anda pingsan dan bahkan dapat mengancam jiwa. Itu alasannya kenapa Anda harus berhati-hati untuk mengetahui berapa banyak insulin yang di ambil melalui suntikan berdasarkan asupan makanan Anda dan tingkat aktivitas sehari-hari Anda.

 

  1. Mengkonsumsi makanan manis akan lebih berisiko untuk diabetes tipe 2

Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2 berikutnya mungkin ini akan cocok untuk penyakit diabetes tipe 1 tapi tidak untuk penyakit diabetes tipe 2 karena jika Anda mengkonsumsi makanan yang manis dapat menyebabkan penambahan berat badan. Untuk itu jika Anda memiliki penyakit diabetes tipe 2 maka Anda harus berhati-hati dengan makanan yang manis, tetapi mengkonsumsi makanan yang manis akan sangat baik untuk penderita diabetes tipe 1 untuk mengambil insulin dan memerangi kadar gula yang rendah dalam tubuh.  – Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

 

  1. Pengobatan diabetes tipe 2 sangat bervariasi tetapi tidak dengan diabetes tipe 1

Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2 selanjutnya mungkin untuk penyakit diabetes tipe 2 lebih mudah pengobatannya karena banyak cara yang bisa dilakukan seperti menjalani diet, mengkonsumsi vitamin bahkan berolahraga untuk menurunkan berat badan. Beda lagi dengan diabetes tipe 1 yang sangat di haruskan untuk mengambil insulin untuk tubuh, karena jika penderita penyakit diabetes tipe 1 tidak memproduksi insulin mungkin yang akan terjadi adalah kematian.

 

  1. Gejala yang di timbulkan

Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2 sering pada gejala yang muncul untuk diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2, meski sebenarnya ada gejala yang sama. Untuk penyakit diabetes tipe 1, biasanya gejala datang pada satu atau dua hari, sedangkan gejala diabetes tipe 2 bisa memperburuk keadaan tubuh selama bertahun tahun karena belum terdeteksi. Namun dari keduanya, terdapat juga gejala yang sama seperti rasa haus yang berlebihan, buang air kecil meningkat, infeksi meningkat, kelelahan, penurunan berat badan, dan penglihatan kabur.

 

  1. Diabetes tipe 1 lebih sering menyerang anak-anak

Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2 terakhir yaitu jika dibandingkan dengan penyakit diabetes tipe 2, maka diabetes tipe 1 lebih rentan untuk menyerang anak-anak, sedangkan diabetes tipe 2 lebih cenderung untuk menyerang orang dewasa. Meski diabetes tipe 1 juga mungkin saja menyerang orang dewasa. Terlepas dari ketika Anda mencari tahu penyakit diabetes tipe berapa yang anda derita, tetapi sangat penting untuk menganggapnya serius. – Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

 

 

 

Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Obat Alami Diabetes

Obat Alami Diabetes

 

Obat Alami DiabetesObat Alami Diabetes – Sebenarnya ada sangat banyak tanaman herbal yang berkhasiat untuk menurunkan gula darah bahkan juga memperbaiki sel beta pankreas yang rusak. Sebagian orang hanya menggunakannya sebagai alternatif penyembuhan penyakit diabetes mellitus atau menurunkan kadar gula darah dengan cepat. Atau juga yang seumur hidupnya berobat dengan herbal, murni obat herbal diabetes tanpa obat dokter karena negara kita terkenal dengan pengobatan tradisional yang terkenal turun-temurun.

Apa saja tanaman penurun gula darah tersebut? Berikut ini adalah beberapa tanaman herbal untuk menurunkan kadar gula darah dalam tubuh yang menjadi Obat Alami Diabetes, diantaranya :

 

  • Daun Yakon

Menurut Dr. Sri Widowati (peneliti Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian Bogor), daun yakon mengandung, bahkan kaya dengan insulin yang tidak dapat dicerna oleh enzim pencernaan tetapi dapat difermentasi oleh usus besar maka dari itu daun yakon ini dipercaya sebagai Obat Alami Diabetes.

Pakar penelitian yakon, Michael Herman dari Research Project leader of the Andean roots and tubers, mengungkapkan yakon sendiri kandungan fruktosanya 35% free dan 25% terikat. Sehingga karbohidrat tetap didapat meskipun konsentrasi gula darah rendah. Keadaan inilah yang mencegah penderita diabetes dari hiperglikemia (over-aktivitas) dan karenanya dengan konsumsi yakon tak mungkin meningkatkan kadar gula dalam darah. Daun yakon terkenal juga sebagai daun insulin (seperti halnya daun paitan), tapi seringkali disamakan dengan daun paitan, padahal keduanya berbeda. Tanaman yakon memiliki umbi, air rebusan daun yakon tidak terlalu pahit seperti paitan, tapi kedua-duanya disebut daun insulin karena bekerja cepat untuk menurunkan kadar gula darah.

  • Lidah Buaya

Lidah buaya memiliki manfaat sebagai ramuan herbal untuk mengatasi penyakit wasir, sebagai penghilang noda bekas jerawat, bisa juga dimanfaatkan sebagai bahan makanan (campuran es dan makanan lainnya), dan ternyata manfaat lidah buaya tidak berhenti sampai di situ. Lidah buaya juga sangat efektif untuk menurunkan gula darah atau penyembuhannya. Dan fungsi utamanya adalah sebagai antiradang atau pencahar. Oleh karena itu lidah buaya juga dipercaya menjadi Obat Alami Diabetes walaupun masih banyak yang belum mengetahuinya.

  • Mengkudu

Mengkudu, mungkin Anda masih ingat, bahwa buah Obat Alami Diabetesmengkudu adalah salah satu alternatif untuk menyembuhkan penyakit darah tinggi atau hipertensi, dan ternyata bukan hanya itu. Mengkudu adalah buah yang termasuk ke dalam salah satu jenis tanaman herbal untuk menurunkan gula darah. Karena mengkudu dapat memperbaiki sel beta pankreas dan reseptor insulin yang tidak berfungsi dengan baik. Buah mengkudu ini juga diakui bisa digunakan sebagai Obat Alami Diabetes.

  • Pare

Pare, adalah salah satu jenis sayuran yang memiliki rasa yang khas, ya rasa pahit adalah salah satu sifat yang dimiliki pare. Selain digunakan sebagai bahan-bahan masakan, pare ternyata memiliki manfaat untuk menurunkan kadar gula darah. Fakta ilmiahnya, pare memiliki kandungan zat yang berperan aktif sebagai penurun gula darah dalam tubuh, diantaranya adalah sebagai Antiradang, sifatnya dingin. Charantin dan polypeptide-P di dalam pare merangsang sel beta pankreas untuk mengeluarkan insulin. Maka dari itu pare juga digunakan sebagai Obat Alami Diabetes.

  • Air Tebu

Air perasan tebu memiliki efek anti diabetic. “Bila diminum ia mampu mengatasi diabetes”. Air tebu mengandung sakaran, senyawa anti diabetik. Sayangnya dalam pengolahan menjadi gula pasir, senyawa itu hilang saat proses pemanasan. Yang bertahan justru sakarosa, senyawa pencetus diabetes. Air tebu ini disarankan oleh penderita diabetes sebagai Obat Alami Diabetes.

  • Biji Alpukat

Alpukat memiliki unsur asam lemak tak jenuh sebagaimana juga pada buah zaitun, dan minyak zaitun. Dan Alpukat terbukti mampu menurunkan risiko sindrom metabolik, termasuk diabetes karena kandungan asam lemaknya dan dipercaya juga sebagai Obat Alami Diabetes sampai sekarang. Asam lemak tak jenuh merupakan komponen penting dari mengelola kadar gula darah.

Demikian ulasan mengenai Obat Alami Diabetes semoga bermanfaat…

 

 

Obat Alami Diabetes

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pengaruh Buruk Diabetes

Pengaruh Buruk Diabetes

 

Pengaruh Buruk DiabetesPengaruh Buruk Diabetes – Setelah kita makan dan minum, tubuh memecah gula dalam darah dan mengubahnya menjadi glukosa. Glukosa bekerja melalui aliran darah dan memberikan energi pada tubuh. Untuk mencapai hal ini, pankreas dalam tubuh harus menghasilkan hormon yang disebut insulin. Pada orang yang mengalami diabetes, pankreas yang baik menghasilkan terlalu sedikit insulin bahkan tidak sama sekali atau tidak dapat digunakan secara efektif. Hal inilah yang memungkinkan kadar glukosa meningkat sementara sel-sel oleh energi yang sangat dibutuhkan bagi tubuh. Sehingga hal ini menyebabkan datangnya berbagai masalah yang hampir mempengaruhi setiap bagian dari tubuh.

 

Pengaruh Buruk Diabetes

Diabetes dapat dikategorikan menjadi dua jenis, yakni diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Diabetes tipe 1 merupakan gangguan sistem kekebalan tubuh, dimana pasien sendiri menyerang sel-sel yang memproduksi insulin di pankreas. Dimana hidup pada penderita diabetes tipe 1 bergantung terhadap insulin. Diabetes tipe 1 biasanya sering menyerang pada anak atau remaja.

Sedangkan pada jenis diabetes tipe 2, dimana kondisi ini terjadi pada pankreas yang mulain ketat dalam memproduksi insulin. Namun sel-sel yang membutuhkan energi tidak merespon secara normal untuk memproduksi jumlah insulin. Selain itu, jenis diabetes tipe 2 lebih mempunyai sifat yang berbahaya bagi tubuh dibandingkan dengan diabetes tipe 1. Diabetes yang terjadi pada ibu hamil, mereka lebih dikenal dengan sebutan diabetes gestasional.

Sebagian besar penyakit diabetes dapat ditangani sejak dini, jika mereka melakukan pola hidup sehat. Dimana hal ini dapat dilakukan dengan sering berolahraga, menjaga asupan makanan yang baik dan lainnya.

 

Inilah beberapa Pengaruh Buruk Diabetes, diantaranya :

  1. Endokrin, Ekskresi, dan Sistem Pencernaan

Pengaruh Buruk Diabetes yang pertama yaitu berefek pada endokrin, ekskresi dan sistem pencernaan. Pankreas berperan dalam memproduksi dan melepaskan insulin untuk membuat energi dari gula. Jika pankreas menghasilkan insulin sedikit atau bahkan tidak, hal ini membuat hormon alternatif yang digunakan untuk mengubah lemak menjadi energi. Dimana Pengaruh Buruk Diabetes ini juga menciptakan tingkat tinggi bahan kimia beracun, termasuk asam dan badan keton yang dapat menyebabkan kondisi yang disebut ketoasidosis diabetikum. Ini adalah komplikasi serius yang dapat ditandai dengan gejala haus yang ekstrim, sering buang air kecil dan kelelahan. Bahkan jika mereka tidak ditangani dengan segera, maka Pengaruh Buruk Diabetes tersebut dapat menyebabkan hilangnya kesadaran bahkan kematian.

  1. Pengaruh Buruk Diabetes terhadap organ ginjal

Dimana Pengaruh Buruk Diabetes pada organ tubuh untuk menyaring produk limbah dari darah. Jumlah peningkatan protein dalam urin dapat menjadi salah satu tanda bahwa ginjal tidak berfungsi dengan baik. Penyakit ginjal yang terkait dengan diabetes disebut nefropati diabetik.

  1. Diabetes Hiperglikemik Hiperosmolar Syndrome (HHS) terjadi pada diabetes tipe 2

Dimana Pengaruh Buruk Diabetes ini melibatkan kadar glukosa darah menjadi sangat tinggi tetapi tanpa keton. Mereka sering ditandai dengan gejala dehidrasi dan kehilangan kesadaran. Kadar glukosa darah yang tinggi dapat membuat sulit bagi perut Anda untuk benar-benar kosong (gastroparesis). Pada gilirannya, penundaan menyebabkan kadar glukosa darah meningkat.  – Pengaruh Buruk Diabetes

  1. Sistem sirkulasi

Kadar glukosa darah yang tinggi dapat berkontribusi untuk pembentukan deposit lemak di dinding pembuluh darah. Seiring waktu, Pengaruh Buruk Diabetes ini dapat membatasi aliran darah dan meningkatkan risiko pengerasan pembuluh darah (aterosklerosis). Kurangnya aliran darah dapat mempengaruhi tangan dan kaki. Sirkulasi yang buruk juga dapat menyebabkan nyeri pada betis saat Anda sedang berjalan (klaudikasio intermiten).

Orang dengan diabetes sangat rentan terhadap masalah kaki karena pembuluh darah menyempit di kaki dan kaki. Kaki Anda mungkin merasa dingin, dan Anda mungkin tidak dapat merasakan panas karena kurangnya sensasi. Pengaruh Buruk Diabetes juga dapat meningkatkan risiko mengembangkan infeksi atau ulkus kaki. Aliran darah yang buruk dan kerusakan saraf meningkatkan kemungkinan mengharuskan kaki untuk diamputasi. Diabetes meningkatkan risiko Anda terkena tekanan darah tinggi, Pengaruh Buruk Diabetes ini dapat memberikan tekanan pada jantung. Menurut National Information Diabetes Clearinghouse, orang dengan diabetes memiliki dua kali lipat risiko penyakit jantung atau stroke dibandingkan orang tanpa diabetes.

  1. Sistem integumenPengaruh Buruk Diabetes

Dimana Pengaruh Buruk Diabetes dapat mempengaruhi kondisi terhadap kulit. Kurangnya kelembaban dapat menyebabkan kulit pada kaki menjadi kering dan retak. Namun terlalu lembab, juga dapat memicu kulit rentan terhadap infeksi jamur atau ragi.    – Pengaruh Buruk Diabetes

  1. Sistem syaraf pusat

Pengaruh Buruk Diabetes juga dapat menyebabkan kerusakan saraf atau lebih dikenal dengan neuropati perifer yang dapat mempengaruhi persepsi Anda dari panas, dingin, dan rasa sakit, sehingga membuat Anda lebih rentan terhadap cedera.

  1. Pengaruh Buruk Diabetes dapat berpengaruh terhadap mata

Pengaruh Buruk Diabetes ini biasanya menyebabkan pembengkakan dimana pembuluh darah bocor dimata atau lebih dikenal retinopati diabetik, dimana hal tersebut dapat menyebabkan kondisi kebutaan.

  1. Sistem reproduksi

Hormon-hormon kehamilan dapat menyebabkan diabetes gestational. Ini juga meningkatkan risiko tekanan darah tinggi (preeklampsia atau ecclampsia). Dalam kebanyakan kasus, diabetes gestasional mudah dikontrol, dan kadar glukosa kembali normal setelah bayi lahir. Pengaruh Buruk Diabetes pada wanita dengan diabetes gestasional mungkin memiliki bayi dengan berat lahir lebih tinggi, membuat pengiriman lebih rumit. Pengaruh Buruk Diabetes pada wanita yang telah memiliki diabetes gestasional harus dipantau, karena ada peningkatan risiko mengembangkan diabetes dalam waktu sepuluh tahun.   – Pengaruh Buruk Diabetes

 

Itulah sedikit informasi mengenai Pengaruh Buruk Diabetes, semoga informasinya bermanfaat ..

 

 

 

Pengaruh Buruk Diabetes

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Dampak Diabetes Pada Organ Tubuh

Dampak Diabetes Pada Organ Tubuh

 

Dampak Diabetes Pada Organ TubuhDampak Diabetes Pada Organ Tubuh menjadi masalah yang serius. Diabetes adalah gangguan metabolisme yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah. Tingginya tingkat gula darah secara konsisten dapat memiliki konsekuensi yang serius bagi berbagai organ tubuh, termasuk organ-organ vital seperti jantung dan ginjal.

Diabetes umumnya mengacu pada diabetes melitus, suatu kondisi yang ditandai kadar gula darah yang tinggi atau hiperglikemia. Kondisi ini dapat disebabkan karena kekurangan hormon insulin, atau kegagalan sel-sel tubuh untuk merespon insulin. Insulin adalah hormon yang disekresikan oleh sel beta yang ditemukan dalam pankreas. Hormon ini memungkinkan sel-sel tubuh untuk menyerap glukosa dari aliran darah.

Pankreas bertugas untuk memantau tingkat gula darah dan pasokan insulin yang sesuai sehingga dapat menjaga kadar gula darah tetap berada dalam kisaran normal. Kelebihan glukosa di dalam alirah darah diubah mejadi lemak dan kemudian disimpan dalam jaringan adiposa. Di lain sisi, jika cukup glukosa tidak terdapat dalam tubuh, maka tubuh memecah lemak dan disimpan untuk menghasilkan energi.

Kekurangan insulin atau ketidakmampuan sel-sel tubuh untuk merespon insulin dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat. Diabetes dan tingkat gula darah abnormal dapat menyebabkan beberapa komplikasi serius. Kadar gula darah yang tinggi karena diabetes secara konsisten dan tidak terkontrol dapat memengaruhi pembuluh darah dan saraf. Penyakit ini benar-benar dapat memengaruhi setiap organ dari tubuh.

 

  • Dampak Diabetes Pada Organ Tubuh Ginjal

Dampak Diabetes Pada Organ TubuhDampak Diabetes Pada Organ Tubuh yang tidak dapat diobati dapat memengaruhi fungsi ginjal dan menyebabkan nefropati diabetes. Pada nefropati, pembuluh darah kecil pada ginjal mengalami kerusakan. Dampak Diabetes Pada Organ Tubuh ginjal yaitu kadar gula darah yang tinggi membuat ginjal menyaring lebih banyak darah, dan beban kerja tambahan ini pada akhirnya dapat menguras kemampuan ginjal untuk menyaring darah.

Hiperglikemia juga dapat mengakibatkan kadar bahan kimia tertentu di ginjal meningkat. Bahan kimia ini dapat membuat filter kecil atau ginjal bocor. Sebagai akibat, penderita yang terkena mulai kehilangan protein dalam urin. Pada akhirnya ginjal tidak mampu untuk menyaring produk limbah dengan efektif dan menyebabkan gagal ginjal.   – Dampak Diabetes Pada Organ Tubuh

 

  • Dampak Diabetes Pada Organ Tubuh Saraf

Neuropati atau kerusakan saraf adalah salah satu komplikasi yang paling umum dan terkait dengan diabetes. Kerusakan saraf yang berhubungan dengan diabetes disebut dengan neuropati diabetes. Kelebihan gula dalam darah dapat merusak pembuluh darah kecil yang memasok darah ke saraf.   – Dampak Diabetes Pada Organ Tubuh

Saraf pada tangan dan kaki lebih rentan terhadap kondisi ini. Dampak Diabetes Pada Organ Tubuh saraf ini dapat memengaruhi semua saraf prefier, serta sistem saraf otonom. Neuropati diabetik dapat mengakibatkan beberapa gejala seperti kesemutan dan mati rasa tangan dan kaki, mual, muntah, diare, masalah buang air kecil, konstpasi dan disfungsi seksual.   – Dampak Diabetes Pada Organ Tubuh

 

  • Dampak Diabetes Pada Organ Tubuh Mata

Dampak Diabetes Pada Organ TubuhPembuluh darah dalam retina dapat mengalami kerusakan jika tingkat gula darah tetap tinggi secara konsisten untuk jangka waktu yang panjang. Kapiler kecildi retina dapat melemah dan membengkak sedemikian rupa. Meskipun pembuluh darah baru berkembang, kebanyakan mengalami cacat. Dampak Diabetes Pada Organ Tubuh mata ini dapat menyebabkan retinopati diabetes, salah satu dari banyak komplikasi yang terkait dengan diabetes yang tidak terkontrol. Selain itu, diabetes juga dapat menyebabkan pembengkakanlensa, yang dapat memengaruhi penglihatan. Hiperglikemia juga dapat menyebabkan penglihatan kabur, glaukoma, meningkatkan risiko terkena katarak dan bahkan kebutaan.

 

  • Dampak Diabetes Pada Organ Tubuh Jantung

Diabetes secara signifikan dapat meningkatkan resiko penyakit arteri koroner, penyakit jantung, dan penyakit kardiovaskular dalam jangka panjang. Kondisi ini dapat menyebabkan pengendapan bahan lemak dalam dinding pembuluh darah. Dampak Diabetes Pada Organ Tubuh jantung ini dapat menyumbat pembuluh darah dan membuatnya mengeras dan kaku. Kondisi ini pada akhirnya dapat mengganggu sirkulasi darah melalui pembuluh darah, dan menyebabkan hipertensi atau tekanan darah tinggi, aterosklerosis, penyakit pembuluh darah otak, penyakit arteri koroner, serangan jantung, stroke.   – Dampak Diabetes Pada Organ Tubuh

 

  • Dampak Diabetes Pada Organ Tubuh Kulit dan Tulang

Orang yang menderita diabetes mudah untuk menderita kondisi kulit seperti infeksi jamur dan bakteri, bersama dengan masalah tulang seperti osteoporosis. Seperti yang sudah disebutkan, kadar gula darah yang tinggi dapat merusak saraf dan pembuluh darah. Dampak Diabetes Pada Organ Tubuh ini pada akhirnya dapat menyebabkan beberapa masalah pada kaki seperti mati rasa. Bahkan luka ringan pada kaki, seperti lecet dapat menjadi hal yang serius, karena pasokan oksigen dan darah ke kaki dapat terganggu.

 

 

Dampak Diabetes Pada Organ Tubuh

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mengobati Luka Kaki Diabetes

Cara Mengobati Luka Kaki Diabetes

 

Cara Mengobati Luka Kaki DiabetesCara Mengobati Luka Kaki Diabetes – Karena luka kaki diabetes memang bisa sangat berbahaya. Karena luka kaki diabetes memang bisa sangat berbahaya dan patut untuk diwaspadai, maka ada baiknya anda mencegahnya, namun jika memang sudah terlanjur terkena penyakit luka kaki diabetes, maka perlu untuk perawatan luka diabetes. Oleh karena itu kali ini akan membahas mengenai Cara Mengobati Luka Kaki Diabetes agar nantinya tidak menyebar dan bisa disembuhkan sedikit demi sedikit. Berikut ini adalah beberapa Cara Mengobati Luka Kaki Diabetes :

 

  1. Mengontrol luka

Di dalam luka diabetes tentu saja terdapat dua jenis yaitu luka basah dan juga luka kering, di dalam penanganannya sendiri juga berbeda. Jika luka kering, maka sebaiknya dibalut dengan perban agar nantinya tidak terkena debu dan juga air agar bisa lebih cepat kering dan tidak menimbulkan infeksi. Namun jika luka diabetes tersebut basah, maka bisa sedikit diangin-anginkan sebentar agar terkena angin dan segera sembuh. Cara Mengobati Luka Kaki Diabetes memang sangat penting agar luka tersebut bisa dipantau setiap saat agar nantinya juga tidak menimbulkan infeksi baru dan tidak semakin lebar serta menyebar ke jaringan yang lainnya. Untuk mengontrol luka diabetes sendiri bisa dilakukan sendiri, namun jika Anda belum berpengalaman dan kurang tahu cara atau langkah-langkahnya, maka sebaiknya rutin untuk dibawa ke dokter agar bisa ditangani dengan lebih baik.

  1. Menghentikan pendarahan

Jika luka kaki diabetes melitus tersebut basah dan juga mengalami pendarahan, maka Cara Mengobati Luka Kaki Diabetes yang baik jika Anda menghentikan pendarahan tersebut dengan cara menekan luka yang menimbulkan darah tersebut dengan kain kasa steril sampai pendarahan tersebut berhenti.

  1. Menggunakan antiseptic

Penggunaan antiseptic ini merupakan Cara Mengobati Luka Kaki Diabetes yang membantu Anda untuk membersihkan luka diabetes tersebut, karena di dalam luka kaki diabetes tersebut bisa terdapat virus dan bakteri yang bisa menginfeksi jaringan lain. Dengan penggunaan antiseptic nantinya akan bisa mencegah dan menghambat kuman serta virus dan bakteri berkembang dan menyebar ke jaringan yang lainnya.

  1. Membalut luka

Cara Mengobati Luka Kaki DiabetesJika luka kaki diabetes tersebut basah dan juga bernanah, maka harus sering dibersihkan agar nantinya bisa selalu bersih dan tidak terjadi penyebaran infeksi dari kuman dan bakteri. Bersihkan setiap hari dengan rivanol dengan menggunakan kain kasa steril jangan menggunakan kapas. Selain itu taburkan bubuk norit yang halus ke dalam luka tersebut kemudian balut lagi dengan kain kasa dan juga perban agar tertutup dan tidak terkena debu. Yang perlu diperhatikan adalah lakukan hal tersebut dengan rutin dan juga diperiksa setiap hari.

 

Luka kaki diabetes memang memberikan dampak yang sangat berbahaya, jika salah dalam penanganan dan tidak ditangani dengan baik maka bisa diamputasi. Oleh karena itu selain informasi tentang Cara Mengobati Luka Kaki Diabetes, informasi tentang cara penanganan luka kaki diabetes juga sangat penting untuk diketahui. Oleh karena itu berikut ini adalah beberapa Cara Mengobati Luka Kaki Diabetes diabetes yang bisa Anda lakukan:

  1. Pada saat akan tidur, ada baiknya jika anda selalu dan rutin mencuci kaki anda dengan air hangat serta membersihkan sela-sela kaki. – Cara Mengobati Luka Kaki Diabetes
  2. Menggunakan lotion untuk mencegah kaki agar tidak pecah-pecah dan tidak terlalu kering, namun pada sela-sela kaki usahakan untuk tidak menggunakan lotion karena sela-sela kaki merupakan salah satu daerah yang lembab.
  3. Jika ingin bepergian jauh dan menggunakan sepatu dan juga kaos kaki, maka sebaiknya menggunakan bedak terlebih dahulu agar nantinya kaki tidak terlalu lembab.
  4. Di dalam menggunting kuku, sebaiknya dengan lurus, hal tersebut untuk menghindari potongan kuku yang bisa menusuk kulit dan menimbulkan luka.
  5. Selalu menggunakan alas kaki seperti sandal saat bepergian, namun gunakan yang agak longgar jangan yang terlalu pas agar nantinya tetap ada sirkulasi udaranya.
  6. Setiap habis dipakai, maka seringlah mencuci kaos kaki, dan gunakan kaos kaki yang tidak terlalu ketat.   – Cara Mengobati Luka Kaki Diabetes
  7. Pada saat udara sedang dingin dan juga kaki merasakan dingin, maka sebaiknya anda menggunakan kaos kaki sebagai penghangat.  – Cara Mengobati Luka Kaki Diabetes
  8. Jangan terlalu lama untuk duduk bersila, hal tersebut karena dapat mengganggu sirkulasi darah dan kadang kala gerak-gerakan kaki agar sirkulasi darah menjadi kembali lancar.  – Cara Mengobati Luka Kaki Diabetes
  9. Melakukan aktivitas fisik secara rutin dan teratur minimal setengah jam dalam satu hari.  – Cara Mengobati Luka Kaki Diabetes
  10. Menjalankan pola hidup sehat dengan pola makan yang teratur dan terkontrol, rutin dan teratur berolahraga, menghindari rokok, tidak menkonsumsi gula secara berlebihan dan masih banyak lagi yang lainnya.

 

Cara Mengobati Luka Kaki Diabetes

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Fakta Seputar Diabetes

Fakta Seputar Diabetes

 

Fakta Seputar DiabetesFakta Seputar Diabetes – Pasien diabetes Melitus khususnya tipe II kerap datang ke dokter dalam kondisi sudah mengalami komplikasi. Kebanyakan pasien cenderung tidak menyadari kondisi pre-diabetes yang dialaminya. Selain itu, banyak pula yang mempercayai informasi serta mitos-mitos yang tidak benar seputar diabetes.

Berikut ini adalah beberapa Fakta Seputar Diabetes. Mitos diabetes yang berkembang memang banyak, namun yang disajikan berikut informasi yang dirangkum dari berbagai sumber :

 

  1. Diabetes diturunkan menyilang, dari ibu ke anak lelakinya, atau dari ayah ke anak perempuannya.

Fakta Seputar Diabetes yang pertama punya riwayat keluarga menderita diabetes memang menaikkan resiko diabetes. Tetapi, punya golongan darah yang sama dengan ayah belum tentu membuat Anda otomatis terkena diabetes. Demikian juga diabetes yang ditularkan secara menyilang hanya mitos. Terkena diabetes atau tidak itu tergantung pola makan dan gaya hidup. Kalau gaya hidup yang diikuti sehat, risiko diabetes dapat dihindari.  – Fakta Seputar Diabetes

  1. Diabetes itu penyakit orang tua

Fakta Seputar Diabetes yang kedua diabetes yang diderita orang tua berlaku untuk diabetes tipe 2, karena pada umumnya dijumpai pada orang dewasa. Tapi, kini semakin banyak anak dan remaja yang didiagnosis menderita diabetes tipe 2 terutama mereka yang mengalami kelebihan berat badan. Diabetes bisa menimpa usia berapa saja, meski paling banyak menimpa orang berusia di atas 40 tahun. Namun, karena perubahan gaya hidup modern yang kurang sehat membuat prevalensi penderita diabetes berusia 20 tahun atau 30 tahun.  – Fakta Seputar Diabetes

  1. Sering makan manis menyebabkan diabetes

Fakta Seputar Diabetes tipe I disebabkan faktor genetik danFakta Seputar Diabetes masih terus diteliti pemicunya. Sedangkan diabetes tipe 2 disebabkan faktor genetik yang dipicu gaya hidup tidak sehat. Diabetes tipe 1 disebabkan oleh kerusakan sel-sel di pankreas yang memproduksi insulin, yang tidak berhubungan dengan konsumsi gula. Diet tinggi kalori, baik dari gula atau dari lemak, dapat meningkatkan berat badan yang pada akhirnya meningkatkan resiko terkena diabetes tipe 2.

  1. Penyandang diabetes harus berhenti total konsumsi gula

Fakta Seputar Diabetes lainnya jika dikonsumsi sebagai bagian dari rencana diet yang sehat atau dikombinasikan dengan olahraga, makanan dan minuman manis boleh dikonsumsi oleh penderita diabetes. Namun, meski bukan pantangan, penderita diabetes tetap perlu membatasi makanan minuman yang manis. Untuk menjaga glukosa darah, makanan atau minuman yang manis sebaiknya dikonsumsi setelah makanan rendah karbohidrat, itupun dibatasi. Kemudian, jangan lupa lakukan cek gula darah untuk memonitor perubahan glukosa tubuh. – Fakta Seputar Diabetes

  1. Diabetes bisa sembuh

Fakta Seputar Diabetes ini kadangkala individu mengira bahwa gula darah yang selalu stabil dan normal dalam jangka waktu lama, dianggap diabetesnya sembuh. Padahal, gangguan fungsi pankreas sifatnya permanen dan irreversible. Diabetes memang tidak dapat disembuhkan, namun dengan pengelolaan yang baik maka gula darah dapat dijaga tetap normal. Gula darah yang dijaga dalam batas normal membuat penyandang diabetes tidak berbeda sama sekali dengan orang sehat, serta menjauhkan diabetisi dari resiiko komplikasi.  – Fakta Seputar Diabetes

  1. Obat tradisional lebih baik dari obat dokter

Fakta Seputar Diabetes untuk hal ini beda obat tradisional dengan obat medis yang paling mencolok adalah adanya bukti penelitian klinis atau tidak. Setiap obat modern yang beredar di pasaran telah melewati fase uji klinis. Berbeda obat tradisional umumnya tidak mengalami fase uji klinis, sehingga belum diketahui secara ilmiah dampaknya bagi manusia.

  1. Penyandang diabetes tidak perlu alat ukur khusus

Fakta Seputar Diabetes gejalanya seseorang yang mengalami gula darah tinggi atau hiperglikemia bisa jadi dirasakan. Namun, justru banyak pula pasien diabetes melaporkan mereka tidak menyadari sama sekali. Jika tidak diukur, kondisi hiperglikemia ekstrim berpotensi menimbulkan ketoasidosis yang bisa mengakibatkan koma pada pasien.

  1. Diabetes bikin umur pendek

Fakta Seputar Diabetes ini memang disarankan mendapat vaksinasi flu. Hal ini dikarenakan penyakit apapun yang menimbulkan infeksi, bisa menyebabkan diabetes lebih sulit dikontrol. Sehingga lebih rawan untuk mengalami hiperglikemia yang bisa memacu perkembangan komplikasi serius. Dengan pola makan dan gaya hidup sehat, penyandang diabetes  bisa mengurangi risiko terkena berbagai macam penyakit.

  1. Pakai insulin, diabetes berarti sudah parah

Fakta Seputar Diabetes ini hanya berlaku untuk pasien diabetes tipe I. Untuk penderita diabetes tipe II, biasanya dapat menjaga glukosa darah dengan menjaga pola makan dan berolahraga. Apabila itu tidak cukup, dokter menyarankan pasien untuk mengonsumsi obat oral penurun glukosa. Seiring waktu, tubuh pasien bertahap menghasilkan insulin lebih sedikit dan akhirnya obat-obatan tidak cukup menjaga kadar glukosa darah yang normal. Suntikan insulin diperlukan untuk mengendalikan kadar glukosa darah ke tingkat normal.

  1. Yang paling penting menjaga gula darah puasa

Fakta Seputar Diabetes untuk hal ini gula darah tinggi baik sebelum atau sesudah makan sama bahayanya untuk jangka panjang. Gula darah yang tinggi sesudah makan merupakan pemicu utama bagi timbulnya komplikasi makrovaskuler (gangguan jantung dan pembuluh darah). Banyak penyandang diabetes meninggal karena komplikasi jantung dan pembuluh darah.

 

Beberapa ulasan diatas adalah mitos yang kita cari kebenaran Fakta Seputar Diabetes, karena kita hanya mengetahui sebuah penyakit dari beberapa rumor yang menyebar. Semoga bermanfaat…

 

 

Fakta Seputar Diabetes

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Faktor Penyebab Diabetes Di Usia Muda

Faktor Penyebab Diabetes Di Usia Muda

Faktor Penyebab Diabetes Di Usia Muda

Faktor Penyebab Diabetes Di Usia Muda –  Diabetes adalah salah satu penyakit jangka panjang yang ditandai dengan kadar gula darah yang meningkat tinggi. Kadar gula darah yang meningkat ini bisa disebabkan oleh banyak faktor. Salah satunya adalah faktor pola hidup yang tidak sehat.

Pola hidup yang tidak sehat dan konsumsi makanan yang tidak teratur merupakan salah satu penyebab datangnya diabetes. Mengkonsumsi makanan juga perlu memperhatikan kandungan gizinya. Kandungan gizi yang tidak sempurna dapat memicu kenaikan kadar gula dalam darah. Dan ini biasa dialami oleh sebagian orang di usia lanjut atau tua.

 

Faktor Penyebab Diabetes Di Usia Muda

Ada beberapa Faktor Penyebab Diabetes Di Usia Muda yang harus diketahui terutama bagi Anda yang juga termasuk usia muda atau remaja yang jarang memperdulikan asupan makanan yang ternyata berakibat buruk bagi tubuh Anda sendiri. Berikut diantaranya :

  1. Gorengan

Faktor Penyebab Diabetes Di Usia Muda yang pertama yaitu gorengan. Gorengan mengandung banyak minyak yang berlebihan. Meskipun merupakan salah satu makanan yang disukai oleh sebagian besar orang, gorengan ternyata dapat meningkatkan resiko diabetes. Bukan hanya mengancam kesehatan seseorang diusia muda yang menyebabkan terjadinya diabetes, tapi juga dapat membuat seseorang terkena kolesterol tinggi.

  1. Teh manis

Faktor Penyebab Diabetes Di Usia Muda yang kedua yaitu teh manis. Segelas teh manis yang biasa diminum memiliki kandungan sekitar 300 kalori. Apabila sering diminum setiap hari, akan dapat menambah jumlah kalori dengan cepat dalam tubuh anda. Teh manis apalagi jika ditambah dengan es batu memang terasa sangat segar, tapi tidaklah baik untuk kesehatan jika dikonsumsi terlalu banyak dan sering. Teh manis ini mampu menyebabkan penyakit diabetes pada seseorang di usia muda karena terlalu sering mengkonsumsi teh manis.

  1. Sering merokok dan minum bersoda

Faktor Penyebab Diabetes Di Usia Muda yang berikutnya yaitu sering merokok dan minum minuman bersoda. Kebiasaan merokok memang bukanlah kebiasaan yang baik. Sebab kebiasaan merokok ini dapat menyebabkan berbagai macam penyakit, salah satunya adalah diabetes. Begitu juga minuman soda. Apalagi kalau keduanya dilakukan secara bersamaan dengan sering, akan lebih beresiko tinggi mengalami serangan diabetes.

  1. Suka ngemil

Faktor Penyebab Diabetes Di Usia Muda selanjutnya yaitu suka ngemil.Faktor Penyebab Diabetes Di Usia Muda Memang kebiasaan yang paling menyenangkan adalah kebiasaan menyemil makanan ringan. Cemilan seperti biskuit, kripik kentang, kue manis, dan lainnya sangat disukai oleh anak-anak juga anak muda. Apalagi kalau ngemil sambil nonton televisi, pasti akan lebih menyenangkan. Tapi anda juga harus ingat, sering ngemil akan dapat memudahkan seseorang terserang diabetes. Apalagi jika yang menjadi santapan camilan yang rasanya terlalu manis dan terlalu asin.

  1. Jarang gerak

Faktor Penyebab Diabetes Di Usia Muda yang satu ini jarang dianggap serius. Kebanyakan orang atau anak muda jaman sekarang memang malas atau jarang gerak karena kerja di kantor atau sebagainya. Tahukah Anda kalau jarang gerak ternyata dapat memudahkan seseorang terkena diabetes? Diusia muda ini sangat dianjurkan untuk memperbanyak aktivitas fisik. Apapun aktivitas atau pekerjaan Anda, perbanyaklah aktivitas fisik agar terhindar dari diabetes dan penyakit lainnya.

  1. Obesitas

Faktor Penyebab Diabetes Di Usia Muda yang terakhir adalah obesitas. Obesitas merupakan salah satu penyakit yang dialami tubuh berat badannya mengalami kenaikan segnifikan akibat berbagai hal. Suka makanan berminyak dan berlemak, jarang olahraga, malas bergerak, dan sebagainya, bisa menyebabkan seseorang mengalami obesitas. Orang yang mengalami obesitas dapat membuat dirinya mudah terserang diabetes. Konsumsilah makanan sehat secara rutin dan perhatikan kandungan gizi pada makanan yang dikonsumsi agar terhindar dari obesitas serta diabetes.

Demikianlah informasi mengenai Faktor Penyebab Diabetes Di Usia Muda. Semoga informasi diatas bermanfaat terlebih bagi Anda yang masih di usia muda atau bagi Anda yang mempunyai anak usia remaja, jika kita sudah mengetahui apa saja yang menjadi Faktor Penyebab Diabetes Di Usia Muda, kita bisa mengambil langkah tindakan mencegahnya yaitu dengan mengurangi takaran makanan penyebab diabetes dan lain sebagainya..

 

Faktor Penyebab Diabetes Di Usia Muda

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Komplikasi Diabetes

Komplikasi Diabetes

Komplikasi DiabetesKomplikasi Diabetes – Sangatlah penting bahwa setiap orang dengan diabetes menyadari dan mengetahui Komplikasi Diabetes yang dapat terjadi, agar mereka dapat mengetahui secara dini gejala awal dari setiap penyakit yang merupakan Komplikasi Diabetes sebelum berkembang menjadi penyakit yang lanjut. Komplikasi Diabetes melibatkan gangguan berbagai sistem tubuh. Begitu banyaknya Komplikasi Diabetes sehingga penyakt ini dijuluki sebagai “Mother of Diseases” alias “Induknya Penyakit”. Komplikasi Diabetes dapat terjadi selama rentang waktu yang berbeda, dari tanggal diagnosis, atau bertahun-tahun setelah diagnosis diabetes ditegakkan.

Diabetes tipe 2 dapat dengan mudah untuk diabaikan, terutama pada tahap awal ketika merasa baik-baik saja alias tidak bergejala. Tapi diabetes mempengaruhi organ utama, termasuk jantung, pembuluh darah, saraf, mata dan ginjal. Mengontrol kadar gula darah tetap dalam rentang normal dapat membantu mencegah Komplikasi Diabetes ini.

Meskipun Komplikasi Diabetes jangka panjang dari diabetes berkembang secara bertahap, mereka akhirnya dapat menonaktifkan atau bahkan mengancam jiwa. Beberapa komplikasi potensial dari diabetes meliputi:

  1. Jantung dan penyakit pembuluh darah

Diabetes secara dramatis meningkatkan risiko berbagai masalah kardiovaskular, termasuk penyakit arteri koroner dengan nyeri dada (angina), serangan jantung, stroke, penyempitan arteri (aterosklerosis) dan tekanan darah tinggi. Risiko stroke adalah dua sampai empat kali lebih tinggi pada penderita diabetes, dan tingkat kematian akibat penyakit jantung adalah 2-4 kali lebih tinggi untuk orang-orang dengan diabetes dibandingkan dengan orang tanpa penyakit ini, menurut American Heart Association.

  1. Kerusakan saraf

Kelebihan gula ini bisa melukai dinding pembuluh darah kecil (kapiler) akibatnya mempengaruhi saraf, terutama di kaki. Hal ini dapat menyebabkan kesemutan, mati rasa, terbakar atau nyeri yang biasanya dimulai di ujung jari-jari kaki atau jari dan secara bertahap menyebar ke atas. Gula darah yang Kurang terkontrol pada akhirnya dapat menyebabkan kehilangan semua rasa pada tungkai yang terkena. Kerusakan saraf yang mengendalikan pencernaan dapat menyebabkan masalah dengan mual, muntah, diare atau sembelit. Untuk pria, disfungsi ereksi mungkin menjadi masalah.

  1. Kerusakan ginjal

Ginjal mengandung jutaan cluster pembuluh darah kecil sebagai filter limbah dari darah. Diabetes dapat merusak sistem penyaringan halus ini. Kerusakan parah dapat menyebabkan gagal ginjal atau penyakit ginjal stadium akhir yang irreversible, yang memerlukan dialisis atau transplantasi ginjal.

  1. Kerusakan mata

Diabetes dapat merusak pembuluh darah retina (retinopati diabetik), berpotensi menyebabkan kebutaan. Diabetes juga meningkatkan risiko lainnya kondisi penglihatan yang serius, seperti katarak dan glaukoma.

  1. Kerusakan kaki

Kerusakan saraf di kaki atau aliran darah yang buruk ke kaki meningkatkan risiko berbagai Komplikasi Diabetes pada kaki. Jika tidak diobati, luka dan lecet dapat menjadi infeksi yang serius. Kerusakan parah mungkin memerlukan perawatan kaki, atau bahkan amputasi kaki.

  1. Kulit dan mulut

Diabetes dapat membuat Anda lebih rentan terhadap masalah kulit, termasuk infeksi bakteri dan jamur. Infeksi gusi juga dapat menjadi perhatian, terutama jika Anda memiliki riwayat kesehatan gigi yang buruk.

  1. Penyakit AlzheimerKomplikasi Diabetes

Diabetes tipe 2 dapat meningkatkan risiko penyakit Alzheimer dan Demensia Vaskular. Jadi apa hubungan diabetes dengan 2 kondisi ini? Masalah kardiovaskular yang disebabkan oleh diabetes dapat berkontribusi untuk terjadinya demensia dengan memblokir aliran darah ke otak atau menyebabkan stroke.

  1. Gangguan pendengaran

Diabetes juga dapat menyebabkan gangguan pendengaran. Itulah beberapa komplikasi diabetes yang utama, selalu kontrol gula darah anda dalam rentang normal agar komplikasi tersebut tidak terjadi.

 

 

Komplikasi Diabetes

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Dampak Negatif Diabetes

Dampak Negatif Diabetes

 

Dampak Negatif DiabetesDampak Negatif Diabetes – Diabetes merupakan penyakit yang memberikan ancaman yang serius bagi penderitanya. Dahulu penyakit ini diidentikkan dengan orang-orang yang telah memasuki usia lanjut. Namun, akibat pola hidup yang tidak sehat, penyakit diabetes kini bisa menjangkiti semua kalangan tanpa memandang batas usia. Penyakit diabetes sendiri merupakan penyebab kematian nomor 6 di dunia. Bahkan diperkirakan sebanyak 1,3 juta orang meninggal akibat penyakit ini. 4% di antaranya meninggal sebelum usia 70 tahun. Hal tersebut menunjukkan bahwa kasus diabetes dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia. Karena itulah, untuk mencegah penyakit tersebut, hendaknya kita melakukan tindakan pencegahan sejak dini.

 

Dampak Negatif Diabetes

Meningkatnya kadar gula dalam darah sekaligus akan meningkatkan resiko untuk memiliki penyakit diabetes. Berdasarkan penelitian, penyakit diabetes yang tidak segera ditangani akan menimbulkan dampak negatif dan juga komplikasi terhadap organ-organ di dalam tubuh penderitanya. Berikut beberapa Dampak Negatif Diabetes dan juga komplikasi akibat menderita penyakit diabetes:

 

  • Pembuluh darah akan mengalami kerusakan. Dampak Negatif Diabetes tersebut sekaligus akan meningkatkan resiko penyakit stroke dan juga penyakit kardiovaskuler lainnya. Kadar gula darah yang terlalu tinggi akan meningkatkan resiko kerusakan pembuluh darah arteri yang dapat memicu gangguan pada jantung.
  • Tingkat kepadatan tulang akan menurun. Dampak Negatif Diabetes kedua juga berakibat pada tingkat kepadatan tulang yang menurun sehingga resiko untuk terkena osteoporosis juga akan meningkat.Dampak Negatif Diabetes
  • Ginjal mudah mengalami kerusakan. Dampak Negatif Diabetes berikutnya yaitu semakin tinggi kadar gula dalam darah maka semakin berat pula kinerja yang harus dilakukan oleh ginjal. Akibatnya, ginjal akan lebih mudah mengalami kerusakan.
  • Kerusakan pembuluh darah mikro pada mata. Diabetes juga memicu kerusakan pembuluh darah mikro pada mata sehingga resiko gangguan penglihatan akan meningkat. Dampak Negatif Diabetes yang parah juga bisa menyebabkan kebutaan.
  • Diabetes akan memicu kerusakan saraf (neuropati). Dampak Negatif Diabetes itulah yang menyebabkan penderita diabetes sering mengalami kesemutan atau bahkan mati rasa pada kaki atau tangannya.
  • Lebih beresiko untuk mengalami infeksi kulit. Dampak Negatif Diabetes tersebut terjadi karena kerusakan jaringan sel kulit pada penderita diabetes tidak mudah disembuhkan. Hal tersebut akan menyebabkan ulkus/gangren yaitu luka yang susah untuk disembuhkan. Pada beberapa kasus, hal tersebut harus diatasi dengan metode amputasi.
  • Sistem kekebalan tubuh juga akan mengalami penurunan. Respon tubuh untuk memperbaiki jaringan yang mengalami kerusakan juga akan terganggu.
  • Kemandulan. Dampak Negatif Diabetes yang lainnya diabetes juga dapat menyebabkan kemandulan. Hal tersebut terjadi karena diabetes akan menyebabkan disfungsi ereksi pada pria.
  • Kadar gula yang terlalu tinggi akan menyebabkan aliran darah ke otak terganggu. Dampak Negatif Diabetes yang bisa ditimbulkan yaitu penderita diabetes akan lebih mudah pikun.
  • Kehilangan organ penting pada tubuh. Salah satu metode penyelesaian untuk mencegah penularan ulkus ke area tubuh yang lain, dokter sering mengambil langkah amputasi. Akibatnya, penderita diabetes akan kehilangan beberapa organ penting pada tubuhnya.

 

Demikian beberapa Dampak Negatif Diabetes sekaligus komplikasi yang disebabkan oleh penyakit diabetes. Sayangnya, penyakit diabetes tidak memandang usia seseorang dengan kata lain, siapa saja bisa beresiko untuk mengidap penyakit ini. Terutama bagi mereka yang tidak menerapkan pola hidup sehat. Menerapkan pola hidup sehat dengan rutin berolah raga dan juga mengontrol pola asupan makanan. Penuhi kebutuhan istirahat dengan tidur setidaknya 6 sampai 8 jam per hari. Penyakit diabetes merupakan penyakit yang bisa diderita oleh siapapun tanpa memandang usia. Karena itu, melakukan tindakan pencegahan sejak dini dapat menjadi metode paling efektif jika Anda tidak ingin terkena penyakit yang satu ini.

 

Dampak Negatif Diabetes

Posted in Uncategorized | Leave a comment