Ciri Diabetes Melitus

Ciri Diabetes Melitus

Ciri Diabetes Melitus – Diabetes Mellitus bukanlah hal baru bagi sebagian besar orang. Bahkan ada teman atau keluarga kita yang terkena diabetes mellitus. Iklan di media berkaitan dengan diabetes juga sudah banyak. Sebenarnya, apa sih Diabetes mellitus itu? Diabetes mellitus sering dikenal dengan nama penyakit kencing manis. Penyakit ini merupakan kelainan atau gangguan metabolisme dalam tubuh.

Seiring bertambahnya usia dan penyakit diabetes yang terus dijalani dan berkembang. Penyakit diabetes kemudian menunjukkan ciri diabetes melitus yang mudah dikenali dan ciri diabetes melitus ini sangat ditakuti oleh banyak penderita diabetes.

Ciri Diabetes Melitus

Ciri Diabetes Melitus

Ciri diabetes melitus yang banyak ditakuti oleh para penderita diabetes melitus adalah timbulnya luka tau gangren yang menyebabkan bentuk lesi kulit mudah terpapar infeksi dn menimbulkan luka yang melebar dan terkadang timbul bau busuk yang keluar dari luka dan kemudian darah luka penderita penyakit diabetes melitus ini terlihat tidak biasa yakni merah kehitaman dan luka atau gangren yang ditimbulkan dari penyakit diabetes melitus ini umumnya jumlahnya lebih dari satu dan dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya yang merupakan jaringan tempat dimana terkumpulnya dan akumulasi dari kadar gula darah atau glukosa yang menumpuk.

Diabetes Melitus tidak menakutkan bila diketahui lebih awal. Ciri diabetes melitus yang timbul sangat tidak bijaksana untuk dibiarkan, karena justru akan menjerumuskan ke dalam komplikasi yang lebih fatal.Bagaimana kita mengenali Diabetes?

Berikut ini beberapa ciri diabetes melitus :

CIRI DIABETES MELITUS PADA TAHAP AWAL

Ciri Diabetes Melitus pada tahap awal biasa disebut dengan 3 P, yakni :

1.Poliuria (banyak kencing)

Hal ini terjadi ketika kadar gula melebihi ambang ginjal yang mengakibatkan glukosa dalam urin menarik air sehingga urin menjadi banyak. Maka acapkali para penderita diabetes mengalami buang air kecil dengan intensitas durasi melebihi volume normal (poliuria).

  1. Polidipsi (banyak minum)

Karena sering buang air kecil, acapkali para pasien diabetes (diabetesein) akan banyak minum, (polidipsi). Karena demikianlah kita sering mendapati para diabetesein mengalami keluhan lemas, banyak makan (polifagi).

  1. Polifagi (banyak makan)

Seorang diabetesein yang baru makan akan mengalami ketidakcukupan hormon insulin untuk memasukkan glukosa ke dalam sel, hal ini akan menyebabkan tubuh akan selalu ‘merasa’ kelaparan, sehingga tubuh sering terasa lemah. Kompensasinya seseorang diabetesein akan makan lebih banyak lagi.

CIRI DIABETES MELITUS LANJUTAN

  1. Berat badan berkurang.

Ketika proses sekresi pankreas kurang mencukupi jumlah hormon insulin untuk mengubah gula menjadi tenaga, tubuh akan menggunakan simpanan lemak dan protein yang ada. ‘Pengurasan’ simpanan lemak dan protein di tubuh ini menyebabkan berkurangnya berat badan.

  1. Penglihatan Menjadi Kabur.

Kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan perubahan pada lensa mata sehinggga penglihatan kabur walaupun baru saja mengganti kaca mata.

  1. Cepat Lelah.

Karena gula di dalam darah tidak dapat diubah menjadi tenaga sel-sel tubuh, maka badan ceoat merasa lelah, kurang bertenaga dan bahakan acapkali mengantuk.

  1. Gatal Di Daerah Kemaluan.

Infeksi jamur disekitar kemaluan menyebabkan rasa gatal terutama pada wanita.

  1. Luka Sulit Sembuh

Pada diabetesein, terjadi penurunan daya tubuh terhadap infeksi sehingga bila sulit timbul luka akan sulit sembuh. Tidak menutup kemungkinan, jika terjadi infeksi berat di daerah kaki, akan berpotensi untuk diamputasi hingga kecacatan permanen.

GEJALA KRONIS DIABETES MELITUS

  1. Impoten / Disfungsi Ereksi & Kesemutan di Kaki. Diabetes mampu merusak jaringan saraf dan pembuluh darah baik pada kemaluan maupun kaki, sehingga dapat menyebabkan impoten dan kesemutan di kaki.
  2. Kerusakan ginjal
  3. Gangren (infeksi berat pada kaki hingga membusuk)
  4. Kebutaan
  5. Serangan Stroke
  6. Serangan Jantung Koroner
  7. Kematian Mendadak

Ciri diabetes melitus lainnya yang dapat diungkapkan adalah tidak adanya pertumbuhan rambut di daerah distal, kuku-kuku yang menebal, lesi-lesi kulit nekrotik yang berukuran kecil dan daerah cekung karena artrofi jaringan subkutan sebagai akibat ulserasi mengarah kepada penyakit arteri kecil yang merupakan ciri khas dari penyakit diabetes melitus.

Lakukan pemeriksaan dini pada tubuh, tidak perlu menunggu hingga timbul ciri diabetes melitus seperti diatas. Karena dengan dilakukan diagnosis dini, dokter dan pasien dapat menanggulangi diabetes melitus dengan baik agar kita mampu mencegah tersebut sebaik-baiknya. lebih baik mencegah dari pada mengobati Diabetes.

Terimakasih telah membaca artikel mengenai ciri diabetes melitus. Semoga ciri diabetes melitus diatas dapat bermanfaat untuk anda.

Ciri Diabetes Melitus

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*