Diabetes Basah Adalah

Diabetes Basah Adalah

Diabetes Basah – Dalam keseharian, kita sering kali mendengar penyakit diabetes. Masyarakat awam menyebutnya dengan istilah “sakit gula” dan membaginya menjadi 2 kategori, yaitu : tipe basah dan kering. Nah berikut ini perbedaan diabetes tipe basah dan diabetes tipe kering. Diabetes basah adalah istilah yang dikenakan pada diabetes golongan 2 yang berada di fase lanjut. Diabetes ini biasanya terjadi pada orang-orang lanjut usia. Penyebabnya adalah kadar gula darah yang sangat tinggi dan biasanya jauh berada di atas kadar gula darah penderita diabetes kering.

Banyak masyarakat awam yang berpikiran seperti itu. Membagi diabetes menjadi 2 bagian yaitu “diabetes basah” dan “diabetes kering”. Bahkan ditambah anggapan bahwa “diabetes kering” lebih ringan atau tidak bahaya jika dibandingkan dengan “diabetes basah”.

Padahal sebenarnya dalam dunia medis tidak ada pembagian seperti itu. Yang namanya diabetes terbagi menjadi 4 jenis. Yaitu :

  • Diabetes tipe 1
  • Diabetes tipe 2
  • Diabetes gestasional
  • Diabetes tipe lain

Pada dunia medis atau kedokteran tidak di kenal istilah diabetes tipe basah dan diabetes tipe kering. Diabetes yang dikenal di dunia kedokteran adalah diabetes tipe I dan diabetes tipe II. Diabetes Mellitus atau sakit gula atau kencing manis merupakan suatu penyakit metabolik yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula (dalam) darah. Naiknya kadar gula darah disebabkan karena adanya gangguan sekresi hormon insulin, mekanisme kerja dari hormon insulin atau bahkan bisa kedua-duanya sekaligus. Hormon insulin berfungsi membantu glukosa dalam darah masuk ke dalam tubuh.

Pada diabetes tipe I terjadi gangguan sekresi hormon insulin atau istilahnya awamnya produksi hormon insulin ini sangat rendah, mengapa bisa terjadi hal seperti ini? Hal ini disebabkan karena suatu penyakit auto imun dimana tubuh dihambat untuk memproduksi insulin. Biasanya penderita sudah terdiagnosa diabetes tipe I ini sejak usia dini.

Diabetes tipe II, hormon insulin masih tetap dapat diproduksi namun jumlahnya sedikit atau kurang sensitif terhadap glukosa sehingga kemampuan untuk membantu glukosa masuk ke dalam tubuh menjadi rendah.Penderita biasanya terdiagnosa penyakit Diabetes tipe I ini setelah usianya di atas 30 tahun. Akibat hormon insulin yang tidak bekerja dengan baik, maka timbul berbagai macam gangguan.

Glukosa darah yang seharusnya dapat di pakai oleh tubuh untuk membuat energi untuk beraktivitas akhirnya menumpuk dalam dalam darah, sehingga menyebabkan meningkatnya kadar glukosa dalam darah.Sementara itu, tubuh tetap membutuhkan glukosa agar dapat menghasilkan energi. Karena tidak di dapatkan, maka tubuh mengambil cadangan glukosa yang ada di dalam lemak.

Diabetes Basah Adalah

Diabetes Basah Adalah

GEJALA DAN TANDA-TANDA DIABETES BASAH

Gejala dan tanda diabetes basah sebenarnya hampir mirip dengan gejala dan tanda diabetes kering. Hal yang membedakan memang fase dan juga keadaan fisik. Untuk lebih jelasnya, akan diuraikan semua gejala dan tanda-tanda diabetes basah.

  1. Gejala dan tanda-tanda yang sama antara diabetes basah dan kering diantaranya adalah :
  • adanya peningkatan rasa lapar;
  • peningkatan rasa haus dan seringnya buang air kecil;
  • mulut kering akibat dehidrasi;
  • napas berbau buah; penglihatan yang kabur;
  • pegal otot akibat dehidrasi;
  • sensitif;
  • sakit kepala akibat gula darah, penglihatan yang kabur, dan tekanan darah tinggi;
  • gatal-gatal;
  • penurunan berat badan yang drastis akibat dehidrasi dan pembakaran lemak terus menerus.
  1. Gejala yang hanya terjadi pada diabetes basah :

adalah adanya infeksi pada jaringan kulit, jaringan saraf, dan jaringan otot. Infeksi ini diakibatkan oleh bakteri Clostridium perfringens atau Bacillus fusiformis. Secara alami, infeksi biasanya terjadi pada daerah yang lembab, seperti mulut, usus, paru-paru, serviks, dan juga vulva. Sedangkan pada penderita diabetes basah, infeksi banyak terjadi di daerah kaki.

Gelaja dan tanda diabetes basah yang paling mudah terdeteksi adalah adanya infeksi yang sebenarnya berawal dari luka. Karena kadar gula darah yang tinggi, luka menjadi susah sembuh. Keadaan ini membuat bakteri hinggap dan akhirnya tumbuh berkembang sehingga infeksi bertambah parah. Jika dibiarkan, keadaan ini bisa berujung pada kebusukan sehingga bagian tersebut harus diamputasi (dipotong). Waspadai apabila mengalami gejala dan tanda-tanda diabetes, segera lakukan pemeriksaan sebelum mengalami diabetes yang lebih parah.

Diabetes Basah Adalah

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*