Diabetes Melitus Adalah

Diabetes Melitus Adalah

 

Diabetes Melitus -Penyakit diabetes melitus adalah penyakit yang berbahaya, dan jika didiamkan dalam waktu lama maka akan sulit untuk bisa disembuhkan. Penyakit diabetes melitus harus mendapatkan penanganan sedini mungkin dan pastinya tepat. Dan selain itu, supaya penyakit ini tidak kambuh lagi, maka hal yang harus dilakukan adalah dengan menjaga asupan dari makanan supaya kadar gula darah yang ada didalam tubuh tidak mengalami kenaikan sehingga akan menurunkan resiko keparahan penyakit.

Diabetes Melitus Adalah

Penyebab terjadinya diabetes melitus diantaranya sebagai berikut :

  • Makan yang berlebihan menyebabkan gula dan lemak dalam tubuh menumupuk secara berlebihan. Kondisi tersebut menyebabkan kelenajr pankreas terpaksa harus bekerja keras memproduksi hormon isnulin untuk mengolah gula yang masuk. Jika suatu saat pankreas tidak mampu memenuhi kebutuhan hormon insulin yang terus bertambah, maka kelebihan gula tidak dapat terolah lagi dan akan masuk ke dalam darah serta urine (air kencing). Data statistik di Amerika menunjukkan bahwa 70% dari total penderita diabetes melitus, merupakan orang yang memiliki berat berlebih (obessitas).
  • Pada saat tubuh melakukan aktivitas/gerakan, maka sejumlah gula ajan dibakar untuk dijadikan tenaga gerak. Sehingga jumlah gula dalam tubuh akan berkurang dan dnegan demikian kebutuhan akan hormon insulin juga berkurang.
  • Pada saat hamil, untuk memenuhi kebutuhan pertumbuahn janinnya, seorang ibu secara naluri akan menambah jumlah konsumsi makanannya, sehingga umumnya berat badan dan ibu hamil akan naik sekitar 7-10 kg. Pada saat penambahan jumlah konsumsi makanan tersebut terjadi, jika ternyata produksi inuslin kurang mencukupi, maka akan timbul gejala penyakit diabetes melitus.
  • Malasnya melakukan aktivitas fisik. Melakukan aktivitas disamping bekerja di kantor atau melakoni pekerjaan sehari-hari ternyata tidak selalu membuahkan hasil atau membantu mengurangi kadar gula darah. Aktivitas pendukung lainnya juga diperlukan untuk membantu mengendalikan kadar gula darah misalnya dengan olahraga ringan yang dapat dilakukan setidaknya 1 minggu sekali. Dengan melakukan olahraga kita dapat mengurangi risiko penyebab diabetes melitus.

Apabila anda suka mengonsumsi makanan yang manis-manis, maka anda patut untuk mewaspadai gejala siabetes, karena siapapun itu diabetes bisa menyerang siapa saja. Dengan pengetahuan mengenai gejala penyakit diabetes ini kita diharapkan untuk mampu melakukan pencegahan awal penyakit diabetes melitus dengan baik sebelum mengalaminya.

Berikut adalag beberapa ciri-ciri dari diabetes melitus :

Rasa Lemas

Rasa lemas pada penderita diabetes melitus timbul akibat seringnya penderita buang air kecil. Hal ini karena gula yang dibuang bersama dengan urin seharusnya dicerna oleh sel dan diubah menjadi energi dan cadangan makanan bagi tubuh. Namun karena rusaknya sel beta pankreas dan/atau resistensi terhadap insulin, gula tidak dapat diserap oleh sel. Insulin dalam hal ini ibarat sebuah kunci bagi sel yang nantinya akan membantu penyerapan gula ke dalam sel. Dengan tidak terproduksinya insulin dan/atau adanya resistensi terhadap insulin, maka gula akan tetap berada dalam aliran darah karena gagal diserap oleh sel sehingga tubuh kekurangan nutrisi.

Cepat Merasa Lapar

Penderita diabetes melitus cenderung merasa cepat lapar. Hal ini disebabkan oleh kurangnya nutrisi akibat terbuangnya gula bersama dengan urin. Seperti telah dijelaskan sebelumnya bahwa gula seharusnya diserap oleh tubuh untuk diubah menjadi energi dan cadangan makanan. Akibat terbuangnya gula bersama dengan urin maka tubuh tidak mendapat nutrisi yang dibutuhkannya. Otak sebagai pusat saraf kemudian menangkap pesan lapar yang dikirim tubuh sehingga penderita akan cepat sekali merasa lapar.

Berat Badan Menurun

Penurunan berat badan terjadi karena gula yang dibuang bersama urin seharusnya diserap oleh sel karena nantinya akan diubah menjadi energi dan cadangan makanan bagi tubuh. Akibat terbuangnya gula bersama urin maka otomatis tubuh tidak mendapat suplai nutrisi yang seharusnya diterimanya sehingga terjadi penurunan berat badan penderita.

Sering Buang Air Kecil (Poliuri)

Penderita diabetes melitus akan sering sekali buang air kecil, terutama di malam hari. Hal ini karena tubuh sedang berusaha menstabilkan kadar gula darah yang meningkat drastis dengan cara membuang kelebihan gula melalui urin. Dalam hal ini ginjallah yang bertugas menyaring gula dalam darah lalu membuangnya bersama dengan urin. Dengan tambahan tugas tersebut tugas ginjal bertambah berat. Pada suatu waktu jika hal ini terus menerus terjadi ginjal akan mengalami kerusakan.

Intinya kadar gula yang tinggi dapat memicu kerusakan organ vital lainnya. Inilah yang disebut dengan komplikasi akibat diabetes. Komplikasi diabetes sebenarnya dapat dicegah jika penderita segera melakukan perubahan gaya hidup, perubahan pola makan dan penambahan aktifitas fisik ketika divonis menderita diabetes melitus.

Cepat Haus

Kadar gula darah yang meningkat drastis memaksa tubuh untuk membuangnya lewat urin sehingga membuat penderita sering buang air kecil. Akibatnya penderita akan mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh sehingga penderita akan merasa cepat haus.

Diabetes Melitus Adalah

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*