Diabetes Melitus Dan Obatnya

Diabetes Melitus Dan Obatnya

 

Diabetes Melitus adalah penyakit yang mempengaruhi gula darah, hal ini terjadi karena glukosa (gula sederhana) di dalam darah terlalu tinggi. Sehingga tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan benar atau tidak sempurna. Dalam kinerjanya, makanan setelah cenderung membuat glukosa darah meningkat dan akan merangsang pankreas untuk memproduksi insulin. Insulin bergerak membuat gula ke dalam sel untuk diubah menjadi energi atau sebagai cadangan energi. Namun, jika terlalu banyak glukosa dalam darah sulit untuk membuat insulin bekerja dengan baik. Hal ini dapat terjadi biasanya pada orang yang memiliki usia lebih dari 30 tahun atau lebih tua. Dengan kurangnya aktivitas yang mengeluarkan energi dapat menjadi pemicu tumbuhnya penyakit diabetes melitus. Kadar gula darah dalam batasan normal adalah antara 70-110mg/liter.

Patut diketahui bahwa ada banyak tanaman di sekitar kita yang bisa dijadikan sebagai obat anti-diabetes yang aman, bebas dari berbagai bahan kimiawi yang berbahaya apabila dikonsumsi dalam jangka waktu lama. Tanaman obat ini memiliki kinerja yang konstruktif karena dapat membangun kembali jaringan sel yang rusak serta dapat menyembuhkan komplikasi akibat diabetes. Fungsinya ialah menurunkan kadar gula darah dengan cara menghambat penyerapan gula di dalam tubuh. Hal itu bisa dilakukan karena tanaman herbal memiliki kadar serat yang tinggi. Berikut merupakan beberapa tanaman herbal yang bisa dimanfaatkan sebagai obat diabetes melitus:

Diabetes Melitus Dan ObatnyaMahkota Dewa

Obat diabetes melitus ini memiliki efek farmakologi seperti obat disentri, anti-peradangan, sakit kulit, menurunkan kadar gula darah. Cara penggunannya yakni menyeduh irisan buah Mahkota dewa ke dalam segelas air panas (200 cc). Kemudian, tutuplah gelas tersebut dan biarkan sebentar supaya larut. Barulah setelah itu, diminum secukupnya. Disarankan untuk meminumnya 2-3 kali dalam sehari.

Brotowali

Obat diabetes melitus ini memiliki efek farmakologis seperti dapat menghilangkan rasa sakit (analgesik) dan menurunkan panas (anti-piretik), disamping sering digunakan untuk mengatasi diabetes.

Lidah Buaya

Obat diabetes melitus yaitu lidah buaya. Cara penggunaannya, cuci bersih Lidah buaya yang sudah disiapkan. Lalu, potong-potong dan kemudian rebus Lidah buaya tersebut di dalam tiga gelas air sampai susut kira-kira setengahnya. Jika sudah, tiriskan dan minum air rebusan Lidah buaya itu 3 x 1,5 gelas setiap habis makan.

Tanaman Pare

Obat diabetes melitus ini memiliki senyawa aktif charantin dan polypeptide-P yang dapat merangsang sel beta pankreas. Cara penggunannya ialah dengan memotong buah Pare seberat 200 gram. Kemudian, buat menjadi jus atau direbus. Minumlah airnya secara teratur setelah makan.

Teh Hijau

Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan tanaman yang satu ini. Barangkali, Teh hijau senantiasa menjadi teman setia Anda ketika membaca koran. Teh hijau diketahui memiliki sensitifitas sel terhadap insulin. Anda dapat mengonsumsi Teh hijau setelah makan.

Gejala Diabetes Melitus

Mengenali gejala penyakit diabetes melitus tipe satu pada anak tak selalu mudah karena gejala-gejalanya sering disalah artikan sebagai penyakit flu. Selain itu gejala yang timbul terkadang baru muncul setelah penyakit berjalan cukup panjang. Anak dengan diabetes melitus tipe 1 biasanya memiliki gejala awal sebagai berikut :

  • Sering Buang Air Kecil Hal ini terjadi karena ginjal ingin membersihkan kelebihan glukosa dalam sirkulasi darah. Anak jadi lebih sering buang air kecil dan dalam jumlah yang besar. Mengompol juga bisa menjadi gejala adanya penyakit diabetes mellitus, terutama jika sebelumnya anak tak pernah mengompol.
  • Sering Haus dan Banyak Minum Karena banyak cairan yang dikeluarkan, anak menjadi gampang haus.
  • Berat Badan Menurun Tubuh tidak lagi bisa memproses glukosa untuk energi dan mulai memecah otot dan cadangan lemak untuk menghasilkan energi bagi sel-sel yang lapar. Karenanya meski nafsu makan anak normal tetapi berat badannya sulit naik.
  • Mudah lelah Anak tampak kelelahan karena tubuhnya tidak mampu memproses glukosa untuk energi.

Diabetes Melitus Dan Obatnya

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*