DIABETES MELITUS, MENGENAL DIABETES MELITUS

DIABETES MELITUS, MENGENAL DIABETES MELITUS

DIABETES MELITUS – Diabetes melitus, DM (bahasa Yunani:, diabaínein, tembus atau pancuran air) (bahasa Latin: mellitus, rasa manis) yang juga dikenal di Indonesia dengan istilah penyakit kencing manis adalah kelainan metabolik yang disebabkan oleh banyak faktor, dengan simtoma berupa hiperglikemia kronis dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein, sebagai akibat dari defisiensi sekresi hormon insulin, aktivitas insulin atau keduanya, defisiensi transporter glukosa atau keduanya.
Berbagai penyakit, sindrom dan simtoma dapat terpicu oleh diabetes melitus, antara lain: Alzheimer, ataxia-telangiectasia, sindrom Down, penyakit Huntington, kelainan mitokondria, distrofi miotonis, penyakit Parkinson, sindrom Prader-Willi, sindrom Werner, sindrom Wolfram, leukoaraiosis, demensia, hipotiroidisme, hipertiroidisme, hipogonadisme, dan lain-lain.
MACAM-MACAM PENYAKIT DIABETES MELLITUS
American Diabetes Association membedakan diabetes melitus menjadi 4 berdasarkan penyebabnya. Berikut adalah penjelasan Singkatnya.
1. Diabetes Tipe I.
Pada diabetes melitus tipe I hormon insulin sudah tidak bisa diproduksi lagi. Sel beta pada pankreas sudah mengalami kerusakan yang sangat parah. Diabetes dengan jenis ini hanya bisa ditolong dengan suntik insulin secara rutin. Anak-anak maupun orang dewasa sangat berpotensi menderita diabetes dengan tipe ini. Kondisi diabetes ini adalah diabetes yang paling parah diantara diabetes-diabetes yang lain. Diabetes Tipe I ini diidap oleh sekitar 10-15% penderita diabetes di Amerika Serikat. Penderitanya harus mendapatkan suntikan insulin setiap hari selama hidupnya, sehingga dikenal dengan istilah Insulin-dependent diabetes mellitus (IDDM) atau diabetes mellitus yang tergantung pada insulin untuk mengatur metabolisme gula dalam darah.
Diabetes Melitus2. Diabetes Tipe 2
Diabetes melitus dengan tipe 2 disebabkan oleh resistensi hormon insulin. Hal ini bisa terjadi karena reseptor pada permukaan sel berkurang. Resistensi hormon insulin tidak mengarah pada produksi insulin yang berkurang. Namun lebih cenderung karena fungsi hormon yang tidak bisa bekerja secara maksimal. Kondisi pada diabetes tipe ini lebih disebabkan karena obesitas, diet tinggi lemak, kurang olahraga dan faktor keturunan. diabetes dengan tipe ini sangat efektif dicegah dan diobati dengan obat herbal diabetes. Diabetes Tipe II ini dapat menurun dari orangtua yang penderita diabetes. Tetapi risiko terkena penyakit ini akan semakin tinggi jika memiliki kelebihan berat badan dan memiliki gaya hidup yang membuat anda kurang bergerak. Jadi pada Diabetes Tipe II ini yang menjadi pencetus utama adalah faktor obesitas (gemuk berlebih). Faktor penyebab lain adalah pola makan yang salah, proses penuaan, dan stress yang mengakibatkan terjadinya resistensi insulin. Juga mungkin terjadi karena salah gizi (malnutrisi) selama kehamilan, selama masa anak-anak, dan pada usia dewasa.
3. Diabetes Tipe Spesifik
Tipe diabetes ini merupakan gabungan dari diabetes tipe 1 dan tipe 2. Hal ini terjadi ketika penderita diabetes melitus 1 secara terus menerus disuntik insulin, ada sebagian penderita menjadi resisten terhadap hormon dari luar tersebut sehingga dia menderita tipe 2 sekaligus.
Diabetes melitus tipe 3 juga bisa terjadi karena penderita diabetes melitus tipe 2 mengkonsumsi obat-obatan yang merangsang produksi insuline lebih banyak sehingga pankreas menjadi lelah, lemas, dan akhirnya ambruk. Jangka panjangnya pankreas menjadi rusak sehingga produksi menjadi sangat sedikit atau terhenti sama sekali. Maka jadilah tipe diabetes gabungan yaitu tipe 2 dan 1 yang dinamakan diabetes melitus tipe 3.Diabetes melitus tipe spesifik disebabkan karena kelainan genetik spesifik, penyakit pankreas, gangguan endokrin, efek obat-obatan dan lain sebagainya. Diabetes dengan jenis seperti ini efektif juga disembuhkan dengan obat herbal.
4. Diabetes Kehamilan
Diabetes melitus kehamilan merupakan penyakit diabetes yang khusus terjadi pada wanita hamil. Diabetes kehamilan adalah kondisi seorang wanita hamil yang memiliki tingkat glukosa darah lebih tinggi dari normal yang terdiagnosa pertama kali saat hamil.
Hanya 2 sampai 10 persen saja wanita hamil yang mengalami diabetes kehamilan.Penanganan untuk diabetes tipe ini harus di bawah bimbingan para ahli.
FAKTOR PENYEBAB DIABETES MELLITUS
Ada beberapa faktor resiko penyakit diabetes melitus yang harus mendapatkan perhatian serius untuk Anda bisa terhindar dari penyakit yang bisa dibilang sangat mematikan ini diantara nya :
1. Riwayat Keluarga
2. Obesitas Atau Kegemukan
3. Usia Yang Semakin Bertambah
4. Kurangnya Aktivitas Fisik
5. Merokok

 

Diabetes Melitus

6. Mengkonsumsi Makanan Berkolesterol Tinggi
7. Stres Dalam Jangka Waktu Lama
8. Hipertensi Atau Darah Tinggi
9. Kehamilan
10. Ras
11. Terlalu Sering Konsumsi Obat-Obatan Kimia
Sekian informasi mengenai diabetes melitus. Semoga artikel mengenai diabetes melitus diatas bermanfaat untuk anda

DIABETES MELITUS, MENGENAL DIABETES MELITUS

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*