Diabetes Mellitus Pada Wanita

Diabetes Mellitus Pada Wanita

Diabetes Mellitus Pada WanitaDiabetes Mellitus – Penyakit diabetes mellitus atau gula darah adalah penyakit yang berbahaya karena bisa menyebabkan penderitanya mengalami stroke bahkan bisa berisiko terhadap nyawa penderita diabetes mellitus, gejala diabetes mellitus pada wanita sebenarnya sama saja dengan pria dan beberapa gejala diabetes pada wanita sering muncul akan membuat penderitanya merasa tidak nyaman dengan rasa sakit yang di timbulkan.

Diabetes mellitus tidak mengenal usia karena dari yang muda sampai tua bisa mengalami penyakit tersebut, jika banyak orang yang berpendapat bahwa penyakit diabetes hanya di alami oleh orang-orang yang lanjut usia maka pendapat tersebut salah karena banyak orang-orang yang masih berusia muda sudah mengalami beberapa gejala diabetes. Saat ini banyak masyarakat yang sering mengeluh tentang penyakit diabetes karena penyakit ini memang cukup membuat penderitanya menjadi tersiksa bahkan jumlah dari penderita diabetes selalu meningkat setiap tahunnya dan bukan hanya di Indonesia tetapi di negara lain juga mengalami hal sama, gejala diabetes pada wanita dan pria bisa dialami secara terus-menerus dan menyiksa penderita maka dari itu seseorang yang menderita diabetes atau gula darah harus mendapatkan pengobatan yang tepat untuk mengatasinya.

Berikut ini adalah gejala-gejala diabetes mellitus yang harus diketahui oleh para kaum wanita karena tanda diabetes pada wanita tidak sama dengan tanda diabetes pada pria.

  1. Sering lapar dan haus

Tingginya kadar gula darah bisa membuat Anda merasa lapar dan haus lebih cepat. Jika ini terus berlanjut mungkin baik untuk memeriksakan ke dokter.

  1. Sering buang air kecil

Tanda klasik dari diabetes dan cukup banyak umum dialami pria dan wanita, sering buang air kecil. Anda harus memeriksakan diri segera.

  1. Berat badan turun

Meski keinginan makan dan minum semakin tinggi, penderita diabetes justru akan mengalami penurunan berat badan. Dalam beberapa kasus, penambahan berta badan terjadi. Tapi jika tidak ada alasan yang jelas untuk variasi berat badan ini, bisa jadi gejala utama diabetes mellitus.

  1. Kelelahan

Diabetes bisa membuat Anda kelelahan, pandangan kabur dan mual serta infeksi kulit.

  1. Luka lama sembuh

Gejala umum diabetes mellitus adalah luka yang tidak kunjung sembuh dan memakan waktu lebih lama dari biasanya. Jika hal ini terjadi, itu adalah isyarat diabetes.

  1. Penyakit kulit

Infeksi kulit, ditambah dengan kesemutan di tangan dan kaki juga bisa jadi tanda-tanda diabetes. Perhatikan alarm tubuh yang membuat Anda harus memeriksakan diri ke dokter.

Pencegahan diabetes mellitus terdapat tiga jenis:

  1. Pencegahan Diabetes Melitus Secara Primer

Pencegahan diabetes melitus secara primer bertujuan untuk mencegah terjadinya diabetes. Untuk itu factor-faktor yang menyebabkan diabetes perlu diperhatikan, baik secara genetic ataupun lingkungan. Berikut beberapa hal yang harus dilakukan dalam pencegahan diabetes melitus secara primer:

  • Pola makan sehari-hari harus seimbang dan tidak berlebihan, namun cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dalam tubuh
  • Olahraga secara teratur, usahakan agar tubuh kita lebih banyak bergerak jangan banyak berdiam diri.
  • Usahakan berat badan dalam batas normal
  • Tidur yang cukup
  • Hindari stres
  • Hindari obat-obatan yang dapat menimbulkan diabetes (diabetogenik)
  1. Pencegahan Diabetes Melitus Secara Sekunder

Pencegahan diabetes melitus secara sekunder bertujuan agar penyakit diabetes mellitus yang sudah terlanjur timbul tidak menimbulkan komplikasi penyakit lain, menghilangkan gejala dan keluhan penyakit diabetes. Pencegahan penyakit diabetes secara sekunder meliputi deteksi dini penderita diabetes mellitus, terutama bagi kelompok yang beresiko tinggi terkena diabetes. Bagi yang dicurigai terkena penyakit diabetes, perlu diteliti lebih lanjut untuk memperkuat diagnose.

Hal-hal yang harus dilakukan dalam pencegahan diabetes melitus secara sekunder yaitu :

  • Diet sehari-hari harus seimbang dan sehat
  • Menjaga berat badan agar tetap dalam batas normal, bila terlanjur melebihi normal usahakan untuk menurunkan berat badan.
  • Pantau gula darah harian anda
  • Olahraga teratur sesuai dengan kemampuan fisik dan usia anda
  1. Pencegahan Diabetes Melitus Secara Tersier

Pencegahan diabetes melitus secara tersier bertujuan untuk mencegah kecacatan lebih lanjut dari komplikasi penyakit yang sudah terjadi, diantaranya:

  • Mencegah terjadinya kebutaan jika menyerang pembuluh darah mata
  • Mencegah gagal ginjal kronik yang menyerang pembuluh darah ginjal
  • Mencegah stroke bila menyerang pembuluh darah otak
  • Mencegah terjadinya gangrene bila terjadi luka.

Bila sudah terlanjur menderita diabetes mellitus jangan patah semangat lakukan tindakan pencegahan diabetes melitus agar tidak terjadi komplikasi yang dapat memperburuk anda. Namun agar proses pencegahan diabetes melitus berjalan dengan sempurna harus ada dukungan dari keluarga, kerabat, dan teman.

Diabetes Mellitus Pada Wanita

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*