Obat Herbal Diabetes, Apa Saja ?

Obat Herbal Diabetes, Apa Saja ?

 

 

Obat Herbal Diabetes – Banyak pasien diabetes yang masih bergantung pada obat sepanjang hidupnya. Padahal obat sendiri membawa dampak ekonomi selain efek samping tentunya.

Oleh karena itu tidak heran banyak penderita yang mencoba obat herbal diabetes untuk mengontrol kadar gula dalam darahnya. Beberapa tanaman obat herbal diabetes yang selain telah digunakan secara tradisional juga telah diteliti secara ilmiah diantaranya adalah :

  • Gandum dan oatmeal : setengah cangkir oatmeal, menambah serat larut sebanyak 3 gram, dan 1 cangkir oatmeal masak mengandung 2gr serat larut, 1 saset oatmeal instan menambah 1gr serat.
  • Buncis : setengah kacang merah rebus, kacang kranberi, butterbean, kacang panggang kaleng, kacang hitam, kacang navy, lentil, kacang pinto. kacang great northern, kacang polong, kacang belah, dan kacang lima.
  • Gandum Hitam : Gandum jenis ini biasanya ada di wilayah Amerika, dan biasanya di masak sebagai sup.

Beberapa Obat Herbal diabetes berikutnya, yaitu :

Obat Herbal Diabetes, Apa Saja ?

Obat Herbal Diabetes, Apa Saja ?

 

  1. 1.      Buah Pare ( Momordica charantia)

Obat Herbal Diabetes ini telah lama dipakai sebagai obat di Cina sejak tahun 1578. Buah pare yang belum masak banyak mengandung saponin, flavonoid dan polifenol (antioksidan kuat) serta glikosida kukurbitasin, momordisin dan karantin. Selain itu obat herbal diabetes ini juga diduga mempunyai senyawa yang mirip sulfonylurea (obat antidiabetes yang palin tua dan banyak dipakai). Obat jenis ini menstimulir sel beta pancreas tubuh untuk memproduksi insulin lebih banyak.

          Dosis yang sering dipakai untuk mengatasi diabetes adalah dengan mengkonsumsi 50-60 ml jus obat herbal diabetes ini sehari. Penggunaan dosis yang lebih tinggi dari obat herbal diabetes ini dapat mengakibatkan sakit perut dan diare. Sedangkan bagi para ibu hamil, anak-anak dan orang-orang yang kadar gulanya cenderung rendah, tidak dianjurkan karena bisa membahayakan.

2. Bawang Merah  dan Bawang Putih (Allium cepa dan Allium sativum)

Obat Herbal diabetes ini mempunyai khasiat itu adalah allyl propil disulphide (APDS) dan diallyl disulphide oxide (Allicin), meskipun tentunya senyawa lain seperti flavonoid juga ikut berperan. Dari percobaan dilaboratorium  didapatkan hasil bahwa APDS menurunkan kadar gula dalam darah dengan cara berkompetisi di liver, sehingga dapat meningkatkan jumlah insulin bebas.

Ekstrak obat herbal diabetes ini diketahui dapat menurunkan kadar gula dalam darah,  baik bila dikonsumsi secara oral maupun bila diberikan secara injeksi intraperitonial. Dari pengamatan dapat diketahui bahwa bawang sudah dapat memberikan efek yang menguntungkan bagi penderita diabetes apabila dikonsumsi setiap hari sekitar 25 – 200 mg. Hasil penelitian bahkan memberikan efek yang sama apabila bawang tersebut dikonsumsi dalam bentuk mentah ataupun dimasak.  Jadi mengkonsumsi obat herbal diabetes ini sangatlah dianjurkan bagi para penderita diabetes.

3. Jamblang/juwet ( Syzygium cuminii)

 Jamblang yang berbuah putih (jamblang bawang) inilah yang merupakan obat herbal diabetes. Biji jamblang dipercaya mampu mempercepat penyembuhan luka pada penderita diabetes. Hal ini diduga karena adanya zat glukosida phytomellin dalam biji jamblang yang mampu mengurangi kerapuhan pembuluh darah kapiler. Berkat kandungan phytomelin biji juwet/jamblang ini , maka kerapuhan tubuh dapat diatasi dan luka yang ada bisa cepat sembuh. Kandungan alpha phytosterol dari biji jamblang juga mampu melibas gejala yang sering dialami oleh penderita diabetes seperti rasa cepat capai dan kekurangan tenaga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biji juwet mempunyai efek hipoglikemia yang signifikan. Hal ini akan dapat menurunkan kadar gula dalam darah, selain itu biji jamblang juga diketahui dapat menurunkan kadar gula dalam air seni.

Secara tradisional untuk mengatasi diabetes, anda dapat mengkonsumsinya dengan aturan pakai : 7 biji jamblang bawang segar, tumbuklah hingga halus dan kemudian rebus dengan 2 gelas air. Air rebusan ini dapat anda bagi untuk mengkonsumsinya menjadi 3 kali sehari. Pemberian ramuan ini biasanya berlangsung antara 2-3 hari, apabila badan sudah merasa segar, tidak lesu dan kekurangan tenaga lagi atau dalam artian kadar gula anda stabil/normal anda bisa menghentikan pengobatan.

Obat Herbal Diabetes, Apa Saja ?

Obat Herbal Diabetes, Apa Saja ?

 

 4. Biji Klabet  ( Trigonella foenum-graecum)

Dari hasil penelitian awal memperlihatkan bahwa terhadap penderita diabetes tipe 2 ( tidak tergantung insulin), obat herbal diabetes ini dapat menurunkan kadar gula serta memperbaiki segala problem yang berhubungan dengan tingginya kadar gula dalam darah. Problem itu diantaranya meliputi seringnya kencing, rasa haus pada malam hari, sakit pada saraf serta infeksi kulit. Hanya satu penelitian yang melaporkan bahwa biji klabet ini juga dapat memperbaiki kadar gula bagi para penderita diabetes tipe 1 (tergantung insulin). Senyawa aktif yang bertanggung jawab untuk mengatasi diabetes dari biji tanaman ini diduga adalah trigonelline alkaloid, asam nikotinat serta kumarin.

          Pemakaian biji klabet secara tradisional, dianjurkan agar tidak lebih dari 12 minggu. Selain takut timbul efek yang tidak diinginkan, hal ini juga karena penelitian tentang mengkonsumsi biji klabet untuk jangka panjang belum selesai dilakukan. Dosis yang biasa dipakai untuk penderita diabetes tipe 1 (tergantung insulin) usia diatas 18 th adalah 50 gr biji klabet, 2 kali sehari yang dikonsumsi secara oral.

Sedang bagi penderita diabetes tipe 2 (tidak tergantung insulin)  adalah 2,5 gram serbuk biji klabet, dua kali sehari secara oral. Bagi penderita diabetes yang usianya dibawah 18 th serta bagi para ibu hamil dan menyusui, tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi ramuan ini, karena dosis dan keamanannya belum diteliti.

Terimakasih telah membaca artikel mengenai obat herbal diabetes. Semoga artikel obat herbal diabetes diatas dapat bermanfaat untuk anda. Selamat mencoba … 🙂

Obat Herbal Diabetes, Apa Saja ?

This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*