Pencegahan Diabetes Melitus

Pencegahan Diabetes Melitus

Pencegahan Diabetes Melitus – Mengenali sejak dini tentang penyakit diabetes merupakan suatu kesempatan bagi anda untuk mengendalikan gula darah bahkan mencegah timbulnya diabetes pada tubuh anda. Untuk mendeteksi pengidap diabetes yang utama yaitu dengan melakukan pemeriksaan gula darah. Kadar gula dengan pemeriksaan setelah berpuasa di atas 126 dan gula darah dengan pemeriksaan sewaktu-waktu di atas 200 disebut diabetes.

Pencegahan Diabetes Melitus

Pencegahan Diabetes Melitus

Pencegahan diabetes melitus terdapat tiga jenis:

1. Pencegahan Diabetes Melitus Secara Primer

Pencegahan diabetes melitus secara primer bertujuan untuk mencegah terjadinya diabetes. Untuk itu factor-faktor yang menyebabkan diabetes perlu diperhatikan, baik secara genetic ataupun lingkungan. Berikut beberapa hal yang harus dilakukan dalam pencegahan diabetes melitus secara primer:

  • Pola makan sehari-hari harus seimbang dan tidak berlebihan, namun cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dalam tubuh
  • Olahraga secara teratur, usahakan agar tubuh kita lebih banyak bergerak jangan banyak berdiam diri.
  • Usahakan berat badan dalam batas normal
  • Tidur yang cukup
  • Hindari stres
  • Hindari obat-obatan yang dapat menimbulkan diabetes (diabetogenik)

2. Pencegahan Diabetes Melitus Secara Sekunder

Pencegahan diabetes melitus secara sekunder bertujuan agar penyakit diabetes mellitus yang sudah terlanjur timbul tidak menimbulkan komplikasi penyakit lain, menghilangkan gejala dan keluhan penyakit diabetes. Pencegahan penyakit diabetes secara sekunder meliputi deteksi dini penderita diabetes mellitus, terutama bagi kelompok yang beresiko tinggi terkena diabetes. Bagi yang dicurigai terkena penyakit diabetes, perlu diteliti lebih lanjut untuk memperkuat diagnose.

Hal-hal yang harus dilakukan dalam pencegahan diabetes melitus secara sekunder yaitu :

  • Diet sehari-hari harus seimbang dan sehat
  • Menjaga berat badan agar tetap dalam batas normal, bila terlanjur melebihi normal usahakan untuk menurunkan berat badan.
  • Pantau gula darah harian anda
  • Olahraga teratur sesuai dengan kemampuan fisik dan usia anda

3. Pencegahan Diabetes Melitus Secara Tersier

Pencegahan diabetes melitus secara tersier bertujuan untuk mencegah kecacatan lebih lanjut dari komplikasi penyakit yang sudah terjadi, diantaranya:

  • Mencegah terjadinya kebutaan jika menyerang pembuluh darah mata
  • Mencegah gagal ginjal kronik yang menyerang pembuluh darah ginjal
  • Mencegah stroke bila menyerang pembuluh darah otak
  • Mencegah terjadinya gangrene bila terjadi luka.

Bila sudah terlanjur menderita diabetes jangan patah semangat lakukan tindakan pencegahan diabetes melitus agar tidak terjadi komplikasi yang dapat memperburuk anda. Namun agar proses pencegahan diabetes melitus berjalan dengan sempurna harus ada dukungan dari keluarga, kerabat, dan teman.

Gejala Diabetes Melitus

Mengenali gejala diabetes melitus tipe satu pada anak tak selalu mudah karena gejala-gejala diabetes sering disalah artikan sebagai penyakit flu. Selain itu gejala yang timbul terkadang baru muncul setelah penyakit berjalan cukup panjang.

Anak dengan diabetes melitus tipe satu biasanya memiliki gejala awal sebagai berikut:

Sering Buang Air Kecil

Hal ini terjadi karena ginjal ingin membersihkan kelebihan glukosa dalam sirkulasi darah. Anak jadi lebih sering buang air kecil dan dalam jumlah yang besar. Mengompol juga bisa menjadi gejala adanya diabetes, terutama jika sebelumnya anak tak pernah mengompol.

Sering Haus dan Banyak Minum

Karena banyak cairan yang dikeluarkan, anak menjadi gampang haus.

Berat Badan Menurun

Tubuh tidak lagi bisa memproses glukosa untuk energi dan mulai memecah otot dan cadangan lemak untuk menghasilkan energi bagi sel-sel yang lapar. Karenanya meski nafsu makan anak normal tetapi berat badannya sulit naik.

Mudah lelah

Anak tampak kelelahan karena tubuhnya tidak mampu memproses glukosa untuk energi.

Pencegahan Diabetes Melitus

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*